Wamenaker Soroti Profesi Jurnalis, Berharap Industri Media Hindari PHK

- Penulis

Senin, 23 Desember 2024 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan. Sumber: ANTARA

Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan. Sumber: ANTARA

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan berharap industri media untuk tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tenaga kerja jurnalistik. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin 23 Desember 2024.

“Kita berharap buat kawan-kawan tenaga kerja jurnalistik, kita berharap industri media untuk tidak melakukan PHK,” ujar Immanuel Ebenezer dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan Jakarta, dikutip dari ANTARA.

Menurutnya, pers merupakan pilar kelima demokrasi yang dilindungi undang-undang. Oleh karena itu, kesejahteraan para jurnalis harus diperhatikan demi menjaga keberlangsungan demokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga mengimbau jurnalis yang mengalami PHK untuk segera menghubungi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“jika ada pemutusan hubungan kerja di kantornya, bisa coba komunikasi ke kita,” tegasnya.

Immanuel juga menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap profesi jurnalis. “Kita harus berpihak, bukan soal buruh saja. Pekerjaan jurnalistik juga penting, harus dapat perhatian khusus juga,” ujarnya.

Kondisi ini menjadi sorotan karena badai PHK tengah melanda banyak sektor industri di berbagai negara akibat percepatan digitalisasi.

Perubahan besar ini, kata Immanuel, menciptakan tantangan baru bagi dunia kerja.

“Tatanan dunia yang baru pasti ada sesuatu yang baru juga. Walaupun ke depan, kita berharap tidak ada yang namanya badai PHK atau monster PHK,” imbuhnya.

Kemnaker mencatat, sepanjang Januari hingga Juni 2024, sebanyak 32.064 pekerja kehilangan pekerjaan.

Dampak tersebut terasa pada daya beli kelas menengah, yang berimbas pada anjloknya penjualan di sektor ritel.

Sementara itu, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pengangguran mencapai 7,47 juta orang pada Agustus 2024, naik dibandingkan Februari 2024 yang mencatat 7,20 juta orang.

Meski begitu, angka tersebut turun dibandingkan Agustus 2023, yang mencatatkan 7,99 juta penganggur.

Immanuel berharap kolaborasi antara pemerintah dan industri dapat menekan angka PHK dan meningkatkan kesejahteraan pekerja, terutama di sektor media yang berperan vital dalam mendukung demokrasi.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai
Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur
Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur
Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur
TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:17 WIB

IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru

Minggu, 19 April 2026 - 22:53 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800