Jokowi ke Lampung: Silaturahmi atau Menjaga Api Politik Tetap Menyala?

Oleh: H. Ma'ruf Abidin, M.Si

- Penulis Berita

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Karikatur Ketua Pokjawas Kemenag Lampung Timur, Drs. H. Ma’ruf Abidin, M.Si./Hadi Jakariya

Karikatur Ketua Pokjawas Kemenag Lampung Timur, Drs. H. Ma’ruf Abidin, M.Si./Hadi Jakariya

OPINI – Janji Joko Widodo untuk menikmati masa tua dengan tenang sembari mengemong cucu di Solo tampaknya harus runtuh oleh kenyataan. Rencana “turun gunung” Presiden ke-7 RI tersebut ke Provinsi Lampung pada akhir Juni 2026 memicu skeptisisme publik.

Mengapa seorang mantan panglima eksekutif begitu agresif melakukan penetrasi elektoral ke daerah, justru ketika estafet kepemimpinan nasional telah resmi beralih?

Narasi resmi yang diamplifikasi oleh mesin relawan—seperti Barisan Rakyat Nusantara (BRN)—terdengar sangat klise dan sentimental. Agenda ini diklaim murni sebagai ekspresi kerinduan, silaturahmi, dan kunjungan balasan bagi warga Lampung yang pernah menyambanginya di Sumber, Solo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dalam anatomi politik praktis, tidak ada panggung tanpa kalkulasi dan tidak ada mobilisasi massa tanpa motif kekuasaan. Membungkus penetrasi politik berkedok “karnaval budaya” dan “jalan sehat” hanyalah eufemisme naif untuk menutupi konsolidasi kekuatan yang nyata di tingkat akar rumput.

Komodifikasi Mantan Presiden dan Penyelamatan PSI

Sinyal paling benderang dari syahwat politik ini adalah keterlibatan mutlak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam safari tersebut.

Alih-alih menempatkan diri sebagai negarawan senior (elder statesman) yang berdiri netral mengayomi seluruh elemen bangsa, Jokowi justru memilih “turun kelas” menjadi promotor utama (booster) sebuah partai politik partisan.

Langkah mendampingi struktur PSI di Lampung memperlihatkan bias kepentingan yang sangat telanjang: sebuah operasi penyelamatan darurat untuk partai yang kini dinakhodai oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

Fenomena ini melahirkan preseden buruk bagi etika politik pasca-presidensial (post-presidential etiquette) di Indonesia. Publik disuguhi tontonan di mana marwah mantan kepala negara dikomodifikasi secara pragmatis demi kepentingan faksional.

Eksploitasi geopolitik Lampung seolah menjadi harga mati agar PSI tidak kembali menjadi partai gurem yang gagal menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2029 mendatang.

Peta Politik Lampung: Mengapa Bumi Ruwa Jurai?

Pilihan Lampung sebagai titik mula safari politik nasional ini bukanlah sebuah kebetulan geografis belaka. Lampung adalah pintu gerbang strategis Pulau Sumatra dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai lebih dari 6,5 juta pemilih.

Secara geopolitik, siapa pun yang mengunci Lampung, ia memegang kunci kendali suara untuk koridor selatan Sumatra.

Mari kita bedah angka perolehan suara Pilpres 2024 di Lampung untuk memahami mengapa Jokowi bernostalgia ke wilayah ini:

– Total suara sah Pilpres 2024: 5.110.688 suara.
– Dominasi Prabowo-Gibran: menang sebesar 69,55 persen atau 3.554.310 suara, sekaligus menyapu bersih kemenangan di seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
– Kantung suara utama: wilayah perlintasan transmigrasi yang menjadi basis loyalis Jokowi, seperti Lampung Tengah dengan 578.731 suara atau 73,3 persen, serta Lampung Timur dengan 459.374 suara atau 72,8 persen.

Angka-angka kemenangan telak tersebut menunjukkan bahwa Lampung merupakan “tanah subur” bagi loyalis Jokowi. Safari ini adalah upaya sistematis untuk merekatkan kembali jaring-jaring elektoral tersebut agar tidak pudar, sekaligus mengonversinya menjadi modal politik masa depan bagi PSI dan Gibran Rakabuming Raka.

Analogi Sejarah: Bayang-Bayang Shadow King dan Dinasti

Secara historis, keengganan penguasa untuk benar-benar melepaskan kendali bukanlah barang baru.

Kita bisa berkaca pada sejarah pasca-Restorasi Meiji di Jepang, ketika muncul fenomena Insei atau “pemerintahan dari balik biara”. Dalam sistem tersebut, seorang kaisar secara resmi turun takhta, namun tetap memegang kendali riil di balik layar untuk mendikte penerus dan mengamankan garis keturunan keluarganya.

Di panggung modern, manuver Jokowi ini juga mengingatkan pada strategi Lee Kuan Yew di Singapura maupun Mahathir Mohamad di Malaysia setelah mundur dari kursi perdana menteri. Mereka bertransformasi menjadi Senior Minister atau mentor politik yang tetap memiliki pengaruh kuat untuk mengintervensi arah kebijakan negara dan menjaga dinasti politik mereka tetap relevan.

Bedanya, di Indonesia, intervensi tersebut dilakukan secara informal melalui mobilisasi massa relawan di luar koridor institusi resmi.

Klaim bahwa safari ini steril dari kepentingan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah pembodohan logika publik. Bagi mentor politik sekelas Jokowi, merawat konstituen agar tetap solid secara organik di daerah strategis merupakan bentuk investasi defensif sekaligus ofensif.

Secara defensif, langkah itu menjadi perisai politik untuk menjaga posisi tawar (bargaining power) Gibran di kabinet saat ini agar tidak tergerus dinamika koalisi.

Secara ofensif, ini merupakan langkah awal untuk mengunci basis elektoral demi memuluskan suksesi kepemimpinan nasional di masa depan.

Bahaya Post-Power Syndrome bagi Demokrasi

Secara institusional, fenomena “presiden membayangi presiden” mengirimkan sinyal bahaya bagi kesehatan demokrasi Indonesia.

Gerakan aktif Jokowi di lapangan mengonfirmasi gejala akut ketidakmampuan mantan penguasa untuk melepaskan takhta (post-power syndrome). Ketika seorang mantan presiden terus memelihara faksi massa secara mandiri, hal ini berisiko menciptakan dualisme patronase politik di tingkat bawah yang berpotensi memicu keretakan stabilitas pemerintahan yang sah.

Demokrasi yang sehat menuntut adanya estafet yang tuntas, bukan pergantian formalitas yang menyisakan bayang-bayang masa lalu.

Publik kini disodori ironi. Di saat seorang tokoh bangsa seharusnya sibuk merumuskan cetak biru kebangsaan yang visioner atau aktif di panggung diplomasi internasional, ia justru memilih bermanuver di tingkat lokal.

Safari di Lampung ini bukan lagi soal romantisme hubungan rakyat dan pemimpinnya, melainkan sebuah unjuk kekuatan (power show) bahwa sang mantan penguasa belum benar-benar rela untuk digantikan.

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Drama Comeback : Persib Bungkam Bhayangkara FC 4-2
Bhayangkara FC Kunci Mahkota Persib Bandung Raih Treble Winner
DPD PGK Lamsel Apresiasi A Burhanuddin Masuk Dewan Pendidikan Lampung
Saatnya Indonesia Menggerakkan GNB untuk Meredakan Konflik Iran–Israel dan AS
HMI Lampung Selatan Bersihkan Gedung Eks Kolonial 1883, Dorong Jadi Cagar Budaya
Alasan Tekanan Demonstran, HMI Pertanyakan Konsistensi Kepemimpinan Wali Kota
Pilkada oleh DPRD sebagai Jalan Tengah Memperbaiki Demokrasi dan Menekan Biaya Politik
Mengukur Urgensi Pilkada melalui DPRD

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jokowi ke Lampung: Silaturahmi atau Menjaga Api Politik Tetap Menyala?

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:33 WIB

Drama Comeback : Persib Bungkam Bhayangkara FC 4-2

Kamis, 30 April 2026 - 09:10 WIB

Bhayangkara FC Kunci Mahkota Persib Bandung Raih Treble Winner

Selasa, 14 April 2026 - 01:01 WIB

DPD PGK Lamsel Apresiasi A Burhanuddin Masuk Dewan Pendidikan Lampung

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:41 WIB

Saatnya Indonesia Menggerakkan GNB untuk Meredakan Konflik Iran–Israel dan AS

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Strategi Oura Menang Starlight Princess 1000 Pragmatic Play Medan Tuntungan Rahasia Multiplier Besar Mahjong Ways 2 Pg Soft Paling Gacor Medan Cara Analisa Tepat Gates Of Olympus Petir Merah X500 Viral Terbaru Trik Pecahan Besar Wild Bounty Showdown Cair Ratusan Juta Sumatera Utara Bocoran Jam Hoki Koi Gate Habanero Wilayah Delitua Paling Akurat Kisah Viral Gamer Binjai Tembus Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Hari Ini Update Rtp Live Sweet Bonanza Terpercaya 2026 Dan Teknik Simbol Emas Keberanian Rekt Main Game Digital Di Tanjung Morawa Cair Fantastis Pola Gacor Mahjong Ways Ala Pro Player Mobile Legends Indonesia Ampuh Teknik Rahasia Menang Besar Wild Bandito Pg Soft Jam Tiga Subuh Medan Bocoran Pola Mahjong Ways 2 Pecahan Besar Percut Sei Tuan Viral Rahasia Scatter Naga Mahjong Wins 3 Gacor Malam Ini Deli Serdang Trik Jitu Starlight Princess 1000 Pragmatic Play Paling Cair Medan Analisa Akurat Rtp Live Gates Of Olympus Terbaru Tahun 2026 Jam Gacor Bermain Wild Bounty Showdown Pg Soft Medan Helvetia Strategi Menang Permainan Digital Sweet Bonanza X100 Terbukti Ampuh Kisah Sukses Gamer Stabat Tembus Ratusan Juta Lewat Mahjong Ways Panduan Fitur Simbol Emas Koi Gate Habanero Paling Lengkap Medan Teknik Pancingan Multiplier Besar Mahjong Wins 3 Medan Marelan Bocoran Jam Hoki Main Game Online Terpercaya Di Sumatera Utara Makna Bermain Game Online Sebagai Bagian Dari Hiburan Dan Interaksi Digital Game Online Mengajarkan Arti Kerja Sama Komunikasi Dan Kebersamaan Memahami Arti Game Online Dari Sudut Pandang Hiburan Dan Pengalaman Sosial Bermain Game Online Bukan Sekadar Hiburan Tetapi Juga Ruang Belajar Digital Game Online Dan Makna Kebersamaan Yang Tumbuh Di Dalam Komunitas Pemain Makna Game Online Bagi Generasi Digital Yang Terbiasa Dengan Interaksi Virtual Game Online Sebagai Media Ekspresi Kreativitas Dan Relasi Di Era Modern Arti Bermain Game Online Dilihat Dari Pengalaman Tantangan Dan Proses Belajar Game Online Membawa Makna Baru Dalam Cara Pengguna Menikmati Waktu Luang Bermain Game Online Dengan Bijak Membantu Menciptakan Pengalaman Digital Yang Positif Game Online Terviral 2026 Mulai Ramai Dibahas Di Komunitas Digital Fenomena Game Online Viral Yang Mendadak Mencuri Perhatian Pengguna Internet Game Online Paling Viral Jadi Topik Hangat Di Tengah Tren Hiburan Digital Deretan Game Online Terviral Yang Mulai Dikenal Luas Oleh Pengguna Mobile Game Online Viral Membawa Tren Baru Dalam Dunia Hiburan Digital Modern Popularitas Game Online Terviral Tumbuh Seiring Ramainya Komunitas Gaming Game Online Yang Sedang Viral Muncul Dengan Konsep Dan Gaya Yang Berbeda Tren Game Online Terviral Mulai Mengubah Kebiasaan Pengguna Digital Game Online Viral Jadi Sorotan Setelah Ramai Diperbincangkan Di Media Sosial Gelombang Game Online Terviral Membawa Warna Baru Ke Ekosistem Hiburan Online Penghasilan Dari Game Online Mulai Dilirik Sebagai Bagian Dari Ekonomi Digital Game Online Membuka Peluang Penghasilan Melalui Streaming Konten Dan Komunitas Dari Hobi Ke Penghasilan Game Online Mendorong Munculnya Profesi Digital Baru Peluang Penghasilan Dari Game Online Tumbuh Bersama Industri Kreator Digital Content Creator Game Online Mulai Memanfaatkan Komunitas Untuk Membangun Penghasilan Streaming Game Online Jadi Salah Satu Jalur Penghasilan Di Era Digital Modern Esports Dan Kompetisi Game Online Membuka Peluang Penghasilan Bagi Pemain Keahlian Bermain Game Online Bisa Dikembangkan Menjadi Peluang Kerja Digital Komunitas Game Online Mendorong Munculnya Peluang Monetisasi Dan Kolaborasi Industri Game Online Membawa Peluang Penghasilan Baru Bagi Generasi Digital Etika Bermain Game Online Membantu Menciptakan Komunitas Digital Yang Lebih Sehat Sikap Sportif Menjadi Dasar Penting Dalam Interaksi Di Dunia Game Online Berkomunikasi Dengan Sopan Membuat Pengalaman Game Online Lebih Nyaman Menghargai Pemain Lain Jadi Bagian Dari Etika Dalam Game Online Modern Etika Digital Dalam Game Online Dimulai Dari Sikap Tanggung Jawab Pemain Menghindari Perilaku Toxic Membantu Menjaga Lingkungan Game Online Tetap Positif Bermain Game Online Dengan Bijak Juga Berarti Menjaga Batas Dan Waktu Privasi Dan Keamanan Akun Menjadi Bagian Penting Dari Etika Bermain Game Online Kerja Sama Dan Rasa Hormat Membentuk Budaya Positif Dalam Komunitas Game Online Aturan Sederhana Yang Membantu Pemain Menjaga Etika Saat Bermain Game Online