57 Persen Warga Indonesia Andalkan Media Sosial sebagai Sumber Berita, Pemerintah Dorong Regulasi Lindungi Jurnalis

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 57 persen masyarakat Indonesia kini menjadikan media sosial sebagai sumber utama berita. Bahkan, 40 persen di antaranya mengandalkan platform digital ini sebagai rujukan informasi harian. Tren ini makin kuat di kalangan usia muda 18–24 tahun, dengan proporsi pengguna mencapai lebih dari 50 persen.

Perubahan signifikan ini menjadi sorotan utama dalam Forum Internasional CTRL+J Asia Pacific (APAC) yang digelar di Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025). Dalam forum tersebut, pemerintah Indonesia menyatakan komitmennya untuk melindungi hak-hak penerbit dan jurnalis, di tengah derasnya transformasi digital dan dominasi kecerdasan artifisial (AI).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa Indonesia tengah mendorong terbentuknya ekosistem digital yang adil dan inklusif, yang mendukung jurnalisme berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan bahwa teknologi, termasuk AI, tidak menjadi perusak nilai-nilai dasar jurnalistik, tetapi justru menjadi penguat bagi jurnalisme yang independen dan bertanggung jawab,” tegas Nezar.

Baca Juga :  Fitur Nearby Feed Hadir di TikTok, Hanya Bisa Diakses Pengguna Dewasa

Di tengah arus konsumsi berita yang kian beralih ke platform digital, industri media nasional menghadapi tekanan serius. Penurunan pendapatan iklan, berkurangnya kepercayaan publik, hingga kecenderungan masyarakat menghindari berita arus utama menjadi tantangan besar.

“Pergeseran ini membuat industri media nasional menghadapi tantangan serius, yaitu menurunnya pendapatan iklan, turunnya kepercayaan publik, dan kecenderungan menghindari berita arus utama,” ujarnya.

Selain itu, Nezar juga menyoroti dominasi platform digital global yang diperkirakan akan menguasai 81 persen belanja iklan kawasan Asia Pasifik (APAC) pada 2028. Ia menilai perlunya regulasi yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis dan perlindungan hak ekonomi maupun moral para jurnalis.

“Pemerintah Indonesia tengah memperkuat upaya regulatif yang mendukung hak penerbit di platform digital. Ini bukan hanya soal keberlanjutan ekonomi, tetapi juga menjaga integritas informasi publik,” kata Nezar.

Baca Juga :  Fitur Nearby Feed Hadir di TikTok, Hanya Bisa Diakses Pengguna Dewasa

Forum CTRL+J APAC menghadirkan para pemangku kepentingan dari pemerintah, industri teknologi, media, hingga masyarakat sipil. Diskusi berfokus pada penciptaan model bisnis baru yang berkelanjutan, kemitraan media-platform yang lebih setara, serta pengembangan AI yang inklusif dan tidak bias terhadap bahasa-bahasa minoritas di Asia Pasifik.

“Kami ingin teknologi menjadi fasilitator, bukan pengganti nilai-nilai jurnalisme. Ini saatnya membangun kolaborasi yang kuat antara media dan raksasa teknologi agar konten berkualitas mendapatkan pengakuan dan kompensasi yang layak,” tutup Nezar.

Forum ini menjadi kelanjutan dari diskusi global tentang masa depan jurnalisme yang sebelumnya telah digelar di Johannesburg dan São Paulo. Indonesia terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan regional Asia Pasifik karena lonjakan signifikan konsumsi berita digital di kawasan ini, terutama melalui media sosial dan perangkat mobile.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina
BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa
Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta
ASN Kemenag Dilarang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas
Lansia di Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Diduga Wafat Sepekan Sebelumnya
HMNI dan IWO Lampung Timur Bagikan Takjil Ramadan untuk Pengendara
Dari Jatim ke Sintang, HLY Dibekuk Bawa 1,38 Kg Sisik Trenggiling

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:04 WIB

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 09:22 WIB

Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina

Minggu, 5 April 2026 - 16:07 WIB

BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa

Sabtu, 4 April 2026 - 09:58 WIB

Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta

Senin, 16 Maret 2026 - 23:16 WIB

ASN Kemenag Dilarang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800
PETIR800 LOGIN PETIR800
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot