Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta

Pemanggilan kedua dilayangkan usai penundaan, terkait kepatuhan aturan pelindungan anak di ruang digital

- Penulis Berita

Sabtu, 4 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ilustrasi sketsa perlindungan konten digital anak./Kreasi AI

Ilustrasi sketsa perlindungan konten digital anak./Kreasi AI

Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Google (YouTube) dan Meta (Facebook, Instagram, Threads) terkait kepatuhan terhadap aturan pelindungan anak di ruang digital.

Langkah ini diambil setelah kedua platform belum memenuhi panggilan pemeriksaan sebelumnya dalam kerangka Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Dikutip dari laman KOMDIGI, direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyebut penundaan terjadi karena alasan internal dari masing-masing platform.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permohonan penjadwalan ulang telah kami terima, sehingga kewajiban untuk memenuhi panggilan pemeriksaan belum dijalankan” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di Jakarta, Kamis (02/04/2026).

Komdigi menegaskan pemanggilan kedua ini merupakan bagian dari tahapan penegakan kepatuhan yang tidak bisa ditunda.

“Hari ini kami menerbitkan surat pemanggilan kedua kepada pihak terkait.Sesuai ketentuan, pemanggilan dapat dilakukan hingga maksimal tiga kali sebelum penjatuhan sanksi. Proses ini dilaksanakan mengacu pada Pasal 32 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 serta Pasal 44 ayat (2) Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026,” tegasnya.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan platform digital memenuhi kewajiban pelindungan anak, termasuk pembatasan akses bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.

Komdigi mengingatkan bahwa penundaan kepatuhan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bagi anak di ruang digital.

“Setiap penundaan memperpanjang risiko yang dihadapi anak di ruang digital. Karena itu, kami menuntut kepatuhan yang konkret dan tepat waktu dari seluruh platform, termasuk platform global,” ujar Alexander.

Komdigi memastikan proses pengawasan akan terus berjalan, termasuk langkah lanjutan apabila ketidakpatuhan tetap terjadi.

“Pemanggilan ini adalah bagian dari proses. Jika kewajiban tidak dipenuhi, mekanisme penegakan akan berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Secara terpisah, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemanggilan terhadap Google dan Meta merupakan bagian dari penegakan hukum yang terukur.

“Pemanggilan ini adalah bagian dari proses penegakan hukum yang terukur dan sesuai prosedur. Negara hadir dan tegas. Tidak ada toleransi terhadap ketidakpatuhan yang berpotensi membahayakan anak di ruang digital,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid, Senin (30/3) lalu.

Dalam tahapan yang sama, Komdigi juga telah mengirimkan surat peringatan kepada TikTok dan Roblox agar segera menunjukkan kepatuhan penuh terhadap regulasi yang berlaku. Jika tidak ada perbaikan, keduanya akan masuk ke tahap pemanggilan dan pemeriksaan.

Di sisi lain, pemerintah mengapresiasi Bigo Live dan X yang dinilai responsif karena telah menerapkan verifikasi usia dan menonaktifkan akun pengguna di bawah 16 tahun.

“Apresiasi kami sampaikan kepada platform yang responsif dan patuh. Ini menunjukkan bahwa kepatuhan bukan hal yang sulit jika ada komitmen,” ujar Meutya.

Komdigi menegaskan pelindungan anak di ruang digital merupakan prioritas yang tidak bisa dinegosiasikan. Pemerintah juga mengingatkan seluruh penyelenggara sistem elektronik untuk tunduk pada regulasi yang berlaku di Indonesia.

Ke depan, pengawasan akan diperketat, dengan opsi sanksi administratif bagi platform yang tetap abai.

Penulis : Hadi Jakariya

Editor : Hadi Jakariya

Sumber Berita: KOMDIGI

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:33 WIB

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Lucky Neko Masuk Radar Komunitas Di Tengah Tren Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Mencuri Perhatian Dalam Pembahasan Game Penghasil Uang Laporan Industri Mengulas Gates Of Olympus Dan Tren Game Penghasil Uang Tren Game Penghasil Uang Membawa Mahjong Ways 2 Ke Pusat Perbincangan Starlight Princess Kembali Jadi Sorotan Dalam Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Masuk Headline Media Saat Game Penghasil Uang Semakin Dibahas Media Online Mengulas Sweet Bonanza Di Tengah Tren Game Penghasil Uang Game Penghasil Uang Jadi Topik Hangat Gates Of Olympus Kembali Mencuat Mahjong Ways 2 Dan Perubahan Tren Game Penghasil Uang Di Era Mobile Sugar Rush Kembali Dilirik Dalam Perkembangan Game Penghasil Uang Digital Laporan Gaming Menyoroti Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Gates Of Olympus Masuk Sorotan Saat Game Penghasil Uang Semakin Populer Tren Game Penghasil Uang Kembali Membawa Mahjong Ways 2 Ke Radar Media Sweet Bonanza Mencuri Perhatian Dalam Perbincangan Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Hangat Di Tengah Tren Game Penghasil Uang Media Gaming Mengupas Lucky Neko Dalam Fenomena Game Penghasil Uang Starlight Princess Masuk Perbincangan Media Sebagai Game Penghasil Uang Mahjong Ways 2 Kembali Mencuat Saat Tren Game Penghasil Uang Asia Menguat Gates Of Olympus Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Ramai Di Komunitas Perkembangan Game Penghasil Uang Kembali Menempatkan Mahjong Ways Di Sorotan Laporan Media Menyoroti Sweet Bonanza Dalam Tren Game Penghasil Uang Mahjong Ways 2 Jadi Perbincangan Baru Di Tengah Fenomena Game Penghasil Uang Sugar Rush Dan Perjalanan Tren Game Penghasil Uang Yang Menarik Perhatian Game Penghasil Uang Semakin Dicari Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Media Gaming Menyoroti Gates Of Olympus Dalam Tren Game Penghasil Uang Mahjong Ways 2 Masuk Radar Media Di Tengah Booming Game Penghasil Uang Lucky Neko Kembali Dibahas Dalam Perkembangan Game Penghasil Uang Mobile Tren Game Penghasil Uang Membawa Starlight Princess Ke Pusat Perhatian Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Terus Jadi Perbincangan Laporan Terbaru Mengulas Sweet Bonanza Dan Tren Game Penghasil Uang Gates Of Olympus Kembali Mencuri Perhatian Dalam Fenomena Game Penghasil Uang Media Digital Menempatkan Mahjong Ways 2 Dalam Sorotan Game Penghasil Uang Sugar Rush Kembali Jadi Topik Hangat Dalam Tren Game Penghasil Uang Mahjong Ways Muncul Lagi Di Media Setelah Tren Game Penghasil Uang Menguat Starlight Princess Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Ramai Dibicarakan Laporan Industri Menyoroti Mahjong Ways 2 Dalam Pasar Game Penghasil Uang Sweet Bonanza Masuk Radar Komunitas Sebagai Game Penghasil Uang Yang Populer Tren Game Penghasil Uang Kembali Membawa Gates Of Olympus Jadi Perbincangan Mahjong Ways Jadi Headline Dalam Perkembangan Game Penghasil Uang Mobile Media Gaming Mengulas Lucky Neko Dan Fenomena Game Penghasil Uang Digital Mahjong Ways 2 Kembali Masuk Sorotan Saat Game Penghasil Uang Makin Dibahas Gates Of Olympus Jadi Perbincangan Dalam Tren Game Penghasil Uang Modern Perkembangan Game Penghasil Uang Kembali Membawa Sugar Rush Ke Radar Media Mahjong Ways Mencuri Sorotan Baru Dalam Fenomena Game Penghasil Uang Asia Laporan Media Membahas Starlight Princess Di Tengah Tren Game Penghasil Uang Sweet Bonanza Kembali Jadi Sorotan Dalam Perkembangan Game Penghasil Uang Mahjong Ways 2 Masuk Headline Saat Fenomena Game Penghasil Uang Kian Populer Media Gaming Menyoroti Gates Of Olympus Dan Mahjong Ways Dalam Tren Game Penghasil Uang Gates Of Olympus Kembali Dibahas Dalam Fenomena Game Penghasil Uang Mobile Mahjong Ways 2 Jadi Headline Saat Tren Game Penghasil Uang Kembali Menguat Sweet Bonanza Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Menarik Perhatian Media Sugar Rush Masuk Sorotan Di Tengah Meningkatnya Tren Game Penghasil Uang Media Digital Menyoroti Mahjong Ways Dalam Perkembangan Game Penghasil Uang Game Penghasil Uang Kembali Ramai Mahjong Ways 2 Jadi Perbincangan Komunitas Laporan Terbaru Menyoroti Starlight Princess Dalam Tren Game Penghasil Uang Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Kian Populer Di Mobile Tren Game Penghasil Uang Membuat Sweet Bonanza Kembali Menarik Perhatian Media Gaming Mengulas Mahjong Ways 2 Di Tengah Fenomena Game Penghasil Uang Gates Of Olympus Masuk Radar Media Sebagai Game Penghasil Uang Yang Ramai Dibahas Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Dalam Tren Game Penghasil Uang Di Era Digital