Komdigi Blokir Enam Grup Facebook Bermuatan Fantasi Dewasa

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memutus akses terhadap enam grup Facebook yang dinilai menyebarkan konten meresahkan dan bertentangan dengan norma sosial. Pemblokiran dilakukan setelah Komdigi mengidentifikasi adanya pelanggaran serius terhadap hak anak di ruang digital.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan terhadap generasi muda dari paparan konten yang berpotensi merusak mental dan emosional anak.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Meta untuk melakukan pemblokiran atas grup komunitas tersebut. Grup ini tergolong pada penyebaran paham yang bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat,” jelasnya, Jumat (16/5/2025), dikutip dari KOMDIGI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alexander, isi dari grup-grup tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengarah pada eksploitasi terhadap anak-anak.

Baca Juga :  Fitur Nearby Feed Hadir di TikTok, Hanya Bisa Diakses Pengguna Dewasa

“Grup itu memuat konten fantasi dewasa anggota komunitas terhadap keluarga kandung, khususnya kepada anak di bawah umur,” tegasnya.

Komdigi menyebut kerja sama dengan Meta berjalan efektif. Respons cepat platform milik Meta dalam menindaklanjuti permintaan pemutusan akses ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang digital yang aman.

Pemblokiran ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas). Dalam regulasi tersebut, seluruh platform digital diwajibkan memastikan perlindungan terhadap anak dari konten berbahaya.

“Sehingga peran platform digital dalam memoderasi konten di ruang digital menjadi sangat krusial dalam memberikan pelindungan,” kata Alexander.

Baca Juga :  Fitur Nearby Feed Hadir di TikTok, Hanya Bisa Diakses Pengguna Dewasa

Komdigi menegaskan akan terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas digital yang menyimpang. Penguatan kerja sama lintas sektor juga tengah digencarkan demi menciptakan ruang digital nasional yang bersih, sehat, dan berpihak pada anak-anak.

Namun Alexander mengingatkan, menjaga ruang digital tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah ataupun penyedia platform. Peran serta masyarakat juga sangat diperlukan.

“Kami mengimbau agar masyarakat turut menjaga ruang digital yang aman dan terpercaya dan turut serta memberikan pengawasan atas konten manapun atau aktivitas digital yang membahayakan masa depan anak kita. Segera laporkan konten dan aktivitas digital negatif melalui kanal aduankonten.id,” ungkap Alexander.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina
BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa
Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta
ASN Kemenag Dilarang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas
Lansia di Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Diduga Wafat Sepekan Sebelumnya
HMNI dan IWO Lampung Timur Bagikan Takjil Ramadan untuk Pengendara
Dari Jatim ke Sintang, HLY Dibekuk Bawa 1,38 Kg Sisik Trenggiling

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:04 WIB

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 09:22 WIB

Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina

Minggu, 5 April 2026 - 16:07 WIB

BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa

Sabtu, 4 April 2026 - 09:58 WIB

Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta

Senin, 16 Maret 2026 - 23:16 WIB

ASN Kemenag Dilarang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800
PETIR800 LOGIN PETIR800
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot