PHE OSES Genjot Produksi Migas Lewat Penggantian Pipa dan Pengeboran

- Penulis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas anjungan lepas pantai Intan B di area North Business Unit yang dikelola oleh PHE OSES. Platform Intan ini merupakan lokasi sumur yang berada di area paling utara dan dkembangkan sejak tahun 1990-an. Sumber: Ist

Fasilitas anjungan lepas pantai Intan B di area North Business Unit yang dikelola oleh PHE OSES. Platform Intan ini merupakan lokasi sumur yang berada di area paling utara dan dkembangkan sejak tahun 1990-an. Sumber: Ist

Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) terus melakukan berbagai inisiatif untuk memperkuat keandalan fasilitas operasi dan menambah produksi migas sejak mengambil alih pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Offshore South East Sumatera dari CNOOC pada 2018.

Salah satu langkah signifikan dilakukan pada 2023 dengan menuntaskan penggantian jalur pipa utama yang menghubungkan beberapa anjungan lepas pantai. Jalur dari Anjungan Krisna P ke Anjungan Cinta P1 sepanjang 30 kilometer menjadi salah satu yang diganti.

Tak hanya itu, penggantian pipa lainnya juga melibatkan jaringan dari Anjungan Sundari-A ke Anjungan Yvone-A sejauh 6,5 kilometer, serta dari Anjungan Karmila-A ke Anjungan Titi-A dan dari Titi-A ke Zelda PC dengan total jarak masing-masing 11,5 dan 3,5 kilometer. Hingga saat ini, total jalur pipa yang diganti mencapai 51,5 kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, PHE OSES juga melakukan penggantian segmen jalur pipa di beberapa lokasi seperti dari Wanda B ke Wanda A dan Pabelokan ke Rama F. Penggantian pipa riser juga dilakukan di delapan jalur, yang semuanya bertujuan mendukung keberlanjutan produksi migas.

“Semua program penggantian pipa ini guna mendukung keberlanjutan produksi migas,” ujar Antonius Dwi Arinto, General Manager PHE OSES, dalam pernyataan resminya di Jakarta, Rabu 16 Oktober 2024.

Mengelola wilayah kerja yang mencakup 5.851 kilometer persegi, mulai dari perairan utara Kepulauan Seribu hingga Lampung Timur, bukanlah tugas mudah.

Untuk itu, tahun ini PHE OSES mengupayakan strategi pengeboran guna mencapai target produksi, termasuk pengeboran sumur pengembangan baru.

“Selain upaya peningkatan produksi minyak dan gas dari Anjungan Cinta, mulai pertengahan Oktober ini, kami menjadwalkan pengeboran Sumur Ambar-4 yang berada di dekat perairan Lampung Timur, dan sekitar 150 kilometer dari pesisir utara Jakarta,” jelasnya.

Pengeboran Sumur Ambar-4, yang terletak di dekat perairan Lampung Timur, sekitar 150 kilometer dari pesisir utara Jakarta, diharapkan mulai berproduksi pada 2029. Indra Yuliandri, VP Exploration Regional 2, menambahkan bahwa sumur tersebut ditujukan untuk mengevaluasi potensi migas di Fractured Carbonate Reservoir.

“Sumur ini akan dibor secara berarah (directional) dengan rencana kedalaman akhir sumur di 6423ftMD dan diperkirakan akan dilaksanakan hingga 2 bulan ke depan,” ungkapnya.

Indra juga menyampaikan bahwa PHE OSES melihat potensi ekonomi yang besar dari eksplorasi ini, yang akan mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Rencananya, pengeboran dimulai pada awal 2025. Selain itu, PHE OSES juga berencana mengebor Sumur Widuri di awal tahun depan, yang diperkirakan akan meningkatkan produksi sebesar 875 barel minyak per hari (BOPD).

Sebagai informasi, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang berperan sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina. PHE bertanggung jawab mengelola lapangan hulu minyak dan gas bumi baik di dalam maupun luar negeri.

Di Regional Jawa, PHE mengoordinasikan lapangan hulu di wilayah Jawa bagian barat, termasuk PHE ONWJ, PHE OSES, dan Pertamina EP di Jawa Barat serta Pertamina East Natuna.

Regional Jawa berkomitmen untuk meningkatkan produksi migas dan tetap menerapkan Good Corporate Governance (GCG) serta prinsip-prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di semua lini. Selain itu, Regional Jawa juga menjaga keseimbangan lingkungan dan berkontribusi dalam mendukung kemandirian masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina
BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa
Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta
ASN Kemenag Dilarang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas
Lansia di Lampung Timur Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Diduga Wafat Sepekan Sebelumnya
HMNI dan IWO Lampung Timur Bagikan Takjil Ramadan untuk Pengendara
Dari Jatim ke Sintang, HLY Dibekuk Bawa 1,38 Kg Sisik Trenggiling

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:04 WIB

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 09:22 WIB

Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina

Minggu, 5 April 2026 - 16:07 WIB

BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa

Sabtu, 4 April 2026 - 09:58 WIB

Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta

Senin, 16 Maret 2026 - 23:16 WIB

ASN Kemenag Dilarang Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800
PETIR800 LOGIN PETIR800
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot