Nezar Patria: Bangun Nalar Kritis Hadapi Hoaks dan Manipulasi AI

- Penulis Berita

Kamis, 24 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria

Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menekankan arti penting membangun daya pikir kritis di tengah derasnya arus hoaks, disinformasi, dan konten manipulatif yang kian canggih seiring perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam acara Ngobrolin Buku Bareng Wamenkomdigi – Neksus oleh Yuval Noah Harari, yang berlangsung di Perpustakaan Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (21/07/2025) lalu.

Dalam forum tersebut, Nezar secara lugas mengajak generasi muda, khususnya Gen Z, untuk menghidupkan kembali daya pikir kritis sebagai benteng menghadapi gempuran informasi digital yang semakin sulit dibedakan antara fakta dan manipulasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melawan post-truth sebetulnya simpel saja, hidupkan kembali critical thinking atau pemikiran kritis kita. Kuncinya, jangan cepat percaya dengan informasi yang kelihatannya begitu mudah,” tegasnya.

Menurut Nezar, kecanggihan AI telah membuka ruang manipulasi baru yang sebelumnya tidak terbayangkan. Visual dan video realistis berbasis AI kini mampu menciptakan sosok manusia fiktif dengan rupa sangat meyakinkan.

“Bahkan bisa menciptakan sosok manusia yang tidak pernah eksis di dunia, padahal rupanya mirip orang Manado, orang Palembang, orang Jawa, dan sebagainya. Tapi itu (wajah manusia dalam karya AI) tidak pernah ada,” jelasnya.

Nezar mengingatkan bahwa risiko akan semakin besar jika teknologi AI digunakan secara tidak bertanggung jawab, terlebih dalam konteks masyarakat plural seperti Indonesia.

“Yang paling celaka kalau (AI) meniru tokoh-tokoh agama kemudian mengucapkan sesuatu yang mungkin bisa memancing kerusuhan, ketegangan, pertikaian. Nah itu yang paling berbahaya dan potensial terjadi di negara pluralis seperti kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk bijak dalam bermedia sosial. Tidak asal berkomentar, serta menghindari tindakan perundungan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental sesama pengguna.

“Jangan biasakan diri kita asal jeplak. Tonton film-film soal cyberbullying, bagaimana pengaruh media sosial terhadap mental wellness anak-anak muda. Jadi hati-hati dalam mengonsumsi informasi, juga hati-hati dalam memproduksinya, dan gunakan critical thinking,” tandas Nezar Patria.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:33 WIB

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Ways Dan Tren Hiburan Game Online 2026 Di Komunitas Digital Depo Pulsa Dan Perkembangan Metode Pembayaran Digital Untuk Hiburan Online Popularitas Mahjong Ways Di Tengah Perkembangan Game Digital 2026 Tren Depo Pulsa Dalam Ekosistem Platform Hiburan Digital Masa Kini Mahjong Ways Menjadi Topik Perbincangan Di Komunitas Game Online Pembayaran Pulsa Dan Kemudahan Transaksi Pada Layanan Digital Modern Fenomena Mahjong Ways Dalam Tren Hiburan Digital Dan Komunitas Online Depo Pulsa Sebagai Topik Populer Dalam Perkembangan Transaksi Digital Game Online Mahjong Ways Dan Perubahan Tren Hiburan Digital 2026 Mahjong Ways Depo Pulsa Dan Diskusi Tentang Hiburan Digital Modern Memahami Rtp Dan Cara Membaca Informasi Game Online Dengan Bijak Transparansi Informasi Rtp Dalam Perkembangan Platform Game Digital Mengenal Konsep Rtp Dan Risiko Mempercayai Bocoran Server Informasi Promo Bonus Game Online Dan Pentingnya Membaca Syarat Rtp Game Online Apa Artinya Dan Mengapa Tidak Menjamin Hasil Waspada Klaim Bocoran Server Dan Jam Kemenangan Di Game Online Promo Free Credit Digital Dan Pentingnya Memeriksa Ketentuan Program Memahami Probabilitas Dan Acaknya Hasil Dalam Permainan Digital Tips Memeriksa Informasi Promo Dan Bonus Pada Platform Hiburan Online Edukasi Rtp Game Digital Dan Cara Menghindari Informasi Menyesatkan Mengenal Togel Dan Risiko Permainan Tebak Angka Di Era Digital Parlay Dalam Olahraga Memahami Sistem Taruhan Dan Risikonya Perbedaan Togel Dan Parlay Dalam Diskusi Hiburan Dan Taruhan Online Memahami Peluang Dan Risiko Sebelum Mengikuti Taruhan Olahraga Togel Online Dan Pentingnya Memahami Risiko Keuangan Parlay Olahraga Dan Cara Memahami Probabilitas Hasil Pertandingan Fenomena Taruhan Online Dalam Perkembangan Platform Digital Mengenal Konsep Odds Dan Probabilitas Dalam Taruhan Olahraga Diskusi Togel Dan Parlay Di Komunitas Online Serta Pentingnya Bermain Bijak Hiburan Olahraga Dan Risiko Taruhan Digital Yang Perlu Dipahami