Banjir Rendam Puluhan Hektare Sawah di Lampung Timur, Agus Putra Eka Jasutra Soroti Solusinya

- Penulis Berita

Kamis, 7 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

FREENTALK – Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Lampung Timur, Agus Putra Eka Jasutra, mengekspresikan keprihatinannya terhadap musibah banjir yang melanda puluhan hektare lahan pertanian di Desa Mandalasari, Kecamatan Mataram Baru, akibat hujan intensitas tinggi beberapa hari lalu.

“Petani di Desa Mandalasari selalu menghadapi masalah lahan sawah yang tergenang saat musim hujan,” ungkap Agus Putra Eka Jasutra, saat diwawancara di rumahnya pada Rabu, 7 Maret 2024.

Menyikapi situasi tersebut, Agus Putra Eka Jasutra menyampaikan solusi dengan mendalami muara dan memperbaiki saluran air atau irigasi di sekitar daerah pertanian yang rawan banjir. Dia menyarankan sungai tersebut untuk diperdalam agar aliran air lancar menuju laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, penting juga untuk memberikan asuransi pertanian kepada petani yang mengalami musibah,” tambahnya.

Agus Putra Eka Jasutra menegaskan perlunya kompensasi dari pemerintah jika petani mengalami kerugian akibat banjir.

“Jika terjadi musibah banjir, pemerintah harus memberikan ganti rugi,” tegasnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa banjir di Desa Mandalasari juga merambah ke lahan pertanian di Desa Kebon Damar.

Selain masalah banjir, Agus Putra Eka Jasutra juga memperingatkan tentang masalah lahan pertanian singkong di Lampung Timur yang sering dirusak oleh hewan gajah.

“Seperti petani di Way Jepara dan Braja Selebah, lahan pertaniannya sering di rusak oleh hewan Gajah. Harapannya itu memang bisa ada anggaran untuk ganti rugi terhadap tanaman petani yang dirusak oleh hewan Gajah yang memang dilindungi,” jelasnya.

Agus Putra Eka Jasutra berharap pemerintah daerah dan pusat dapat merespons serius musibah yang kerap menimpa petani di Lampung Timur.

“Petani harus dihargai karena mereka adalah tulang punggung negara Indonesia,” ujarnya.

Dia menginginkan solusi segera bagi petani yang mengalami gagal panen akibat kerusakan lahan karena banjir maupun gangguan hewan.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung
Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai
Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:33 WIB

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:44 WIB

Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:03 WIB

2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800