7 Orang Hilang dalam Bencana Banjir Bandang Sukabumi, Data Korban Bisa Bertambah

- Penulis

Jumat, 6 Desember 2024 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pencarian korban di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis 5 Desember 2024. Sumber: ANTARA

Proses pencarian korban di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis 5 Desember 2024. Sumber: ANTARA

Sebanyak tujuh orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Selasa 3 Desember 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Dikutip dari ANTARA, Kepala BNPB Suharyanto mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui di Sukabumi. “Ya, ada tujuh yang masih hilang dalam proses pencarian,” ujarnya, Jumat, 6 Desember 2024.

Ia menambahkan, jumlah korban hilang berpotensi bertambah karena pendataan masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain korban hilang, data terbaru BNPB mencatat delapan orang meninggal dunia, termasuk dua warga Kecamatan Simpenan, Aden Dafa dan Ade Wahyu.

“Ini datanya masih terus bergerak ya, terus dilakukan pendataan. Biasanya kalau berkurang tidak ada, tapi bertambah pasti iya,” kata Suharyanto.

Penanganan Darurat dan Arahan Wapres

Suharyanto menegaskan, tim gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, Polri, Tagana Kementerian Sosial, hingga dinas terkait, terus bekerja keras menangani dampak bencana ini.

Penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari fase darurat seperti evakuasi dan pendataan hingga pemulihan yang mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut meninjau langsung penanganan bencana di posko pengungsian Balai Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar.

Dalam arahannya, Wapres meminta seluruh pihak memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.

“Kementerian Sosial juga sudah turun mendirikan dapur umum dan kami pastikan kebutuhan logistik selama tanggap darurat terpenuhi secara maksimal untuk 300 lebih pengungsi yang terdampak di Kabupaten Sukabumi,” jelas Suharyanto.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur
Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur
Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur
TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru

Minggu, 19 April 2026 - 22:53 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 18:06 WIB

Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur

Jumat, 17 April 2026 - 15:14 WIB

Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800