PJ Gubernur Jawa Barat: Tiga Fokus Bisa Percepat Penanganan Banjir Bandang di Sukabumi

- Penulis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eksavator yang didatangkan oleh Dinas PSDA tengah menormalisasi aliran sungai Cipalabuhan, Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Sumber: ANTARA

Eksavator yang didatangkan oleh Dinas PSDA tengah menormalisasi aliran sungai Cipalabuhan, Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Sumber: ANTARA

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menyoroti tiga fokus utama untuk mempercepat penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi.

Langkah tersebut, kata Bey, meliputi evakuasi korban, perbaikan akses, dan distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

“Pertama fokus pada evakuasi warga, kemudian fokus pada akses yang terputus oleh longsor, karena ada beberapa jembatan dan jalan yang putus,” ujar Bey di Palabuhanratu, Sukabumi, usai meninjau beberapa lokasi terdampak, dikutip dari ANTARA, pada Sabtu 7 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bey menambahkan, distribusi bantuan ke wilayah terisolir akan dilakukan menggunakan jalur laut mengingat akses darat terputus.

“Untuk akses yang terputus lewat kapal, bisa dilakukan,” jelasnya.

Posko Utama dan Kajian Relokasi

Pemprov Jawa Barat bersama BNPB sepakat mendirikan posko utama penanggulangan bencana di Palabuhanratu.

Bey menjelaskan, posko ini akan menjadi pusat koordinasi bantuan agar lebih terorganisir.

“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya, harus ada posko utama. Agar semua bantuan terkoordinasi, tadi saran Deputi BNPB, jadi semua terkontrol dengan baik,” katanya.

Bey juga memastikan warga terdampak tetap berada di pengungsian hingga ada hasil kajian dari PVMBG mengenai kondisi pergerakan tanah di wilayah Cikembar.

Jika lokasi dinyatakan tidak layak huni, pemerintah akan mempertimbangkan relokasi.

Status Tanggap Darurat dan Kompensasi

Soal status tanggap darurat, Bey menyebut sedang dilakukan kajian. Jika status ini ditetapkan, regulasi memungkinkan warga yang terdampak menerima kompensasi kerusakan rumah.

Kalau (ditetapkan) tanggap darurat, sesuai aturan BNPB, yang rusak berat diganti Rp50 juta, sedang Rp30 juta, rusak ringan Rp10 juta, dengan melewati proses asesmen,” ujarnya.

Bey juga meminta Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, untuk meningkatkan kewaspadaan warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai.

Pasalnya, puncak musim hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan akan terjadi pada Januari 2025.

“Keselamatan warga tetap yang utama,” imbuhnya.

Listrik dan Komunikasi Terputus

Bencana ini memutus aliran listrik ke 138.000 rumah. Akibatnya, komunikasi untuk pendataan korban sempat terhambat.

Bey menyebut laporan PLN menunjukkan 57.000 pelanggan sudah kembali menikmati listrik, sementara wilayah lain masih terisolir.

“Yang tidak bisa tersambungkan karena ada jalan yang tidak bisa ditempuh oleh PLN. Jadi data memang agak terhambat, kami akan update lewat Posko Utama Palabuhanratu,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Bey meninjau empat lokasi terdampak, yaitu Desa Sukamaju di Kecamatan Cikembar, Puskesmas Palabuhanratu, Dermaga Palabuhanratu, serta Jembatan Cihaur yang putus.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur
Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur
Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur
TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina
BGN Minta Maaf, Tanggung Biaya Korban, Setop Dapur SPPG Pondok Kelapa
Belum Penuhi Panggilan, Komdigi Kembali Panggil YouTube dan Meta

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru

Minggu, 19 April 2026 - 22:53 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 18:06 WIB

Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur

Jumat, 17 April 2026 - 15:14 WIB

Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur

Rabu, 15 April 2026 - 13:04 WIB

TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800
PETIR800 LOGIN PETIR800
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot