LAMPUNG TIMUR – Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Labuhanratu 4, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba, pencegahan perundungan (bullying), serta penggunaan media sosial secara bijak. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 140 siswa dari kelas IV hingga kelas VI.
Edukasi ini bertujuan membangun karakter dan meningkatkan literasi digital sejak dini agar para siswa mampu membedakan informasi yang benar dan tidak benar, sekaligus memahami pentingnya menjaga etika dalam kehidupan sehari-hari maupun di ruang digital.
Dalam kesempatan itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, Edy Arsadad, turut memberikan materi mengenai dunia jurnalistik. Ia memperkenalkan profesi wartawan kepada para siswa sekaligus menjelaskan peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Edy, wartawan merupakan profesi yang bertugas mencari, mengumpulkan, mengolah, memverifikasi, dan menyampaikan informasi kepada publik melalui berbagai media. Dalam menjalankan tugasnya, seorang wartawan wajib bekerja berdasarkan fakta, berimbang, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik agar informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan wartawan bukan sekadar menulis berita, tetapi melakukan peliputan langsung, mewawancarai narasumber, mengecek kebenaran informasi, hingga menyajikan berita yang informatif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, media memiliki peran penting dalam memberikan edukasi sekaligus mengawasi kehidupan sosial.
Sebagai bagian dari sosialisasi, Edy mengajak para siswa mempraktikkan cara membuat berita sederhana yang bersifat informatif. Para peserta diberikan pemahaman mengenai unsur dasar penulisan berita serta bagaimana menyampaikan sebuah peristiwa secara singkat, jelas, dan berdasarkan fakta.
Edy juga mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap anak dapat menjadi “wartawan media sosial” dengan membagikan informasi yang benar, tidak mengandung hoaks, serta tidak menyebarkan ujaran kebencian maupun perundungan di dunia maya.
“Kalian bisa menjadi penyampai informasi yang baik melalui media sosial. Namun, pastikan setiap informasi yang dibagikan adalah fakta, bukan kebohongan atau kabar yang belum jelas kebenarannya. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat,” ujar Edy.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa semakin memahami bahaya narkoba, pentingnya mencegah bullying, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, serta mengenal profesi wartawan sebagai bagian penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Penulis : Agus S
Editor : Hadi Jakariya



















