Titin Wahyuni Ingatkan Siswa MI Labuhanratu 4 Jauhi Bullying, Narkoba, dan Gunakan Medsos dengan Bijak

- Penulis Berita

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Lampung Timur, Titin Wahyuni, saat sosialisasikan bullying dihadapan Siswa-siswi. (Foto: Agus S)

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Lampung Timur, Titin Wahyuni, saat sosialisasikan bullying dihadapan Siswa-siswi. (Foto: Agus S)

LAMPUNG TIMUR – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Labuhanratu 4, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur, menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba, pencegahan bullying, serta penggunaan media sosial secara bijak. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 140 siswa mulai dari kelas 4 hingga kelas 6.

Kegiatan edukasi ini bertujuan membentuk karakter siswa sejak dini agar mampu menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh para narasumber.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Lampung Timur, Titin Wahyuni, mengingatkan para siswa agar tidak melakukan bullying dalam bentuk apa pun. Menurutnya, setiap persoalan harus diselesaikan dengan cara yang baik tanpa saling menghina atau merendahkan teman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak boleh ada bullying, baik karena fisik, kondisi ekonomi, maupun alasan lainnya. Semua teman harus saling menghargai dan saling menyayangi,” kata Titin saat memberikan materi di hadapan para siswa.

Baca Juga :  Camat Labuhanratu Ajak Siswa MI Bentengi Diri dari Narkoba, Bullying, dan Dampak Negatif Media Sosial

Titin menjelaskan, bullying bukan hanya berupa tindakan kekerasan fisik, tetapi juga ejekan, hinaan, ancaman, maupun pengucilan terhadap seseorang. Perilaku tersebut dapat meninggalkan luka psikologis yang mendalam bagi korban, bahkan menurunkan rasa percaya diri dan semangat belajar.

Ia menambahkan, dampak bullying tidak boleh dianggap sepele. Korban dapat mengalami stres, kecemasan, takut datang ke sekolah, hingga kehilangan kepercayaan terhadap lingkungan sekitarnya. Karena itu, setiap siswa harus berani menghentikan dan melaporkan apabila melihat tindakan perundungan.

Selain itu, Titin mengajak para siswa membangun budaya saling menghormati dan menghargai perbedaan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman hanya dapat terwujud apabila seluruh warga sekolah bersama-sama menolak segala bentuk bullying.

Baca Juga :  Berawal dari Open BO di MiChat, 8 Pelaku Pemerasan Diciduk Polisi di Mataram Baru

Dalam sesi penyampaian materi, Titin sempat memanggil dua siswa laki-laki yang terlihat saling mengejek. Di hadapan seluruh peserta, ia memberikan pemahaman secara langsung bahwa kebiasaan saling mengejek dapat berkembang menjadi tindakan bullying apabila terus dilakukan. Kedua siswa tersebut kemudian diminta saling meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Selain membahas bullying, para siswa juga diberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Siswa diingatkan agar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu menggunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga sikap saling menghormati, menjauhi narkoba, dan menjadi generasi yang cerdas serta bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial di kehidupan sehari-hari.

Penulis : Agus S

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trampolin Jadi Daya Tarik Warga di Perayaan HUT RI ke-81 Way Jepara
AKBP Yuliansyah Resmi Pimpin Polres Lampung Timur, AKBP Heti Tinggalkan Pesan untuk Personel
IWO Edukasi Siswa SMPN Sribhawono, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying di Media Sosial
300 Siswa SD di Lampung Timur Berebut 31 Kursi Polisi Cilik, Seleksi Berlangsung Tiga Hari
IWO Lampung Edukasi Siswa MI di Labuhanratu, Kenalkan Dunia Jurnalistik dan Literasi Digital
Camat Labuhanratu Ajak Siswa MI Bentengi Diri dari Narkoba, Bullying, dan Dampak Negatif Media Sosial
Siswi SD di Lampung Timur Dapat Edukasi Keselamatan Lalu Lintas dan Pencegahan Bullying
Wagub dan Bupati Lamtim Serahkan Bansos ke Calon Siswi Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Trampolin Jadi Daya Tarik Warga di Perayaan HUT RI ke-81 Way Jepara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:21 WIB

AKBP Yuliansyah Resmi Pimpin Polres Lampung Timur, AKBP Heti Tinggalkan Pesan untuk Personel

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:24 WIB

IWO Edukasi Siswa SMPN Sribhawono, Ingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying di Media Sosial

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:33 WIB

300 Siswa SD di Lampung Timur Berebut 31 Kursi Polisi Cilik, Seleksi Berlangsung Tiga Hari

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:48 WIB

Titin Wahyuni Ingatkan Siswa MI Labuhanratu 4 Jauhi Bullying, Narkoba, dan Gunakan Medsos dengan Bijak

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800