Lampung Perkuat Konservasi Lewat Perhutanan Sosial

Kolaborasi Pemprov Lampung, PT Olam Indonesia (OFI), dan masyarakat diwujudkan melalui program restorasi lanskap berbasis agroforestri untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan Gunung Balak.

- Penulis Berita

Kamis, 16 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Keterangan Foto:Perwakilan PT Olam Food Ingredients (OFI) bersama Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan cendera mata usai peluncuran Program Inisiasi Regeneratif MUK–Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial di Desa Sri Josari, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026). Program ini bertujuan memperkuat konservasi hutan melalui perhutanan sosial dan pengembangan agroforestri berkelanjutan. (Foto: Agus S)

Keterangan Foto:Perwakilan PT Olam Food Ingredients (OFI) bersama Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan cendera mata usai peluncuran Program Inisiasi Regeneratif MUK–Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial di Desa Sri Josari, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026). Program ini bertujuan memperkuat konservasi hutan melalui perhutanan sosial dan pengembangan agroforestri berkelanjutan. (Foto: Agus S)

LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Provinsi Lampung bersama PT Olam Indonesia (OFI) dan sejumlah pemangku kepentingan meluncurkan Program Inisiasi Regeneratif MUK Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial di Desa Sri Josari, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konservasi hutan melalui pengembangan perhutanan sosial dan sistem agroforestri berkelanjutan yang diharapkan mampu menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peluncuran program dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Sulpakar. Setelah seremoni pembukaan, seluruh pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, swasta, kelompok tani hutan, hingga masyarakat melakukan penandatanganan komitmen sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon bambu di sepanjang bantaran Sungai Way Abar yang bermuara ke Danau Way Jepara. Penanaman dilakukan sebagai langkah konservasi untuk menjaga kualitas dan ketersediaan sumber daya air dalam jangka panjang sekaligus mengurangi risiko abrasi di sepanjang aliran sungai.

Head of Cocoa Sustainability Indonesia, Imam Suharto, mengatakan kawasan Gunung Balak di Lampung Timur memiliki potensi besar untuk pengembangan perhutanan sosial karena berada di wilayah Register 38. Menurutnya, OFI telah menjalin kerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung sejak 28 Desember 2025 untuk mengembangkan program restorasi lanskap berbasis agroforestri.

“Program ini bukan hanya penghijauan kembali kawasan hutan, tetapi juga membangun ekonomi masyarakat melalui komoditas kakao dan alpukat di lahan perhutanan sosial. Tahun 2026 menjadi tahap perencanaan, kemudian pada 2027 kami akan memulai proyek percontohan terhadap 5.000 petani dari total 18 ribu petani sasaran. Sisanya akan diberdayakan secara bertahap hingga 2030, sementara program keseluruhan ditargetkan berjalan sampai 2040,” kata Imam.

Ia menjelaskan pendekatan agroforestri dipilih karena mampu menjaga tutupan hutan tanpa menghilangkan fungsi ekonomi bagi masyarakat. Pendampingan terhadap petani juga akan dilakukan secara berkelanjutan agar hasil produksi memenuhi kebutuhan pasar global.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Sulpakar, menyatakan pemerintah menyambut baik kolaborasi dengan PT Olam Indonesia dalam membangun hutan yang lestari sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Kami ingin program ini benar-benar berjalan di lapangan, bukan hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Dibutuhkan komitmen semua pihak, terutama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat. Kelestarian hutan harus tetap terjaga, sementara petani memperoleh manfaat ekonomi dari komoditas kakao yang dikembangkan,” ujar Sulpakar.

Menurutnya, kerusakan hutan yang terus terjadi dapat memicu bencana alam sekaligus menghilangkan sumber penghidupan masyarakat. Karena itu, kelompok tani hutan diharapkan tetap menjaga kelestarian kawasan sambil mengembangkan usaha produktif sehingga manfaat ekonomi dan lingkungan dapat berjalan beriringan.

Landscape Expert OFI UK, Dr. Christopher Steward, mengatakan Indonesia memiliki sekitar 5.000 spesies tanaman yang berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari program konservasi. Ia menegaskan penanaman pohon tidak hanya bertujuan menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah nyata menghadapi krisis iklim.

“Kami adalah pelaku bisnis global yang membutuhkan ribuan ton kakao dan berbagai komoditas rempah. Kebutuhan itu harus dipenuhi tanpa merusak hutan. Karena itu kami ingin mendampingi petani agar mampu meningkatkan produksi sekaligus menjaga kelestarian hutan. Jika program ini berhasil, emisi karbon dioksida dapat ditekan hingga sekitar 30 persen,” kata Christopher.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Program Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial di Lampung diharapkan menjadi model pembangunan berbasis konservasi yang mampu menjaga hutan tetap hijau, memperkuat ketahanan iklim, sekaligus menciptakan sumber ekonomi berkelanjutan bagi ribuan petani di kawasan hutan Lampung Timur.

Penulis : Agus S

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur
Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES
KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian
KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC
Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api
Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan
Kejar Swasembada Pangan, Kementan Percepat Tanam Serentak di 25 Provinsi
PALUGADA PHE OSES Olah 2,6 Ton Sampah Jadi Pakan Ikan, Omzet Capai Rp14,7 Juta per Siklus

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:10 WIB

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur

Selasa, 22 September 2026 - 01:32 WIB

Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES

Sabtu, 5 September 2026 - 18:35 WIB

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIB

Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Ways 2 Mengenal Fitur Permainan Dan Variasi Simbol Di Setiap Putaran Mahjong Wins 3 Memahami Fitur Scatter Naga Dan Mekanisme Permainannya Starlight Princess 1000 Menjelajahi Fitur Multiplier Dan Animasi Permainan Gates Of Olympus Mengenal Rtp Dan Volatilitas Dalam Game Slot Wild Bounty Showdown Mengulas Karakteristik Fitur Dan Ritme Permainan Sweet Bonanza X100 Memahami Pengganda Nilai Dan Mekanisme Kemenangan Pengalaman Pemain Mahjong Ways Dan Perkembangan Komunitas Game Online Sumut Koi Gate Habanero Mengenal Simbol Emas Fitur Bonus Dan Aturan Permainan Mahjong Wins 3 Mengenal Sistem Multiplier Dan Fitur Bonus Permainan Tren Game Online Di Sumatera Utara Dan Perubahan Minat Pengguna Digital Perkembangan Game Online Mobile Dan Perubahan Kebiasaan Pemain Digital Esports Indonesia Mengenal Kompetisi Tim Dan Strategi Permainan Game Online Multiplayer Membangun Kerja Sama Dalam Tim Virtual Cloud Gaming Mengenal Teknologi Bermain Game Tanpa Perangkat Khusus Tips Menjaga Keamanan Akun Saat Bermain Game Online Pembaruan Game Online Dan Pengaruhnya Terhadap Pengalaman Pemain Komunitas Gamer Online Dan Perannya Dalam Membangun Interaksi Digital Game Online Ringan Untuk Pengguna Ponsel Dengan Kapasitas Penyimpanan Terbatas Mengenal Game Indie Online Dan Ide Kreatif Di Balik Pengembangannya Mengatur Waktu Bermain Game Online Agar Tetap Seimbang Dengan Aktivitas Harian