Viral Aksi Nekat Pengunjung Taman Safari Indonesia, Keluyuran di Area Satwa

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat pengunjung Taman Safari Indonesia, Bogor mendadak viral di media sosial. Pasalnya, dalam rekaman yang beredar, terlihat beberapa orang dengan santainya keluar dari mobil dan berjalan kaki di area satwa lepas. Padahal, di lokasi itu sudah jelas terpampang peringatan keras “DILARANG KELUAR MOBIL”.

Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo pada Rabu (19/2/2025). Dalam tayangan tersebut, tampak beberapa pengunjung, termasuk anak-anak dan perempuan dewasa, keluar dari kendaraan yang terparkir di pinggir jalan.

Mereka terlihat berjalan santai di tengah kawasan yang seharusnya tetap mereka saksikan dari dalam mobil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) langsung angkat bicara menanggapi aksi sembrono ini. Dalam pernyataan resminya, pihak TSI mengingatkan bahwa tindakan semacam itu sangat berbahaya dan melanggar aturan yang telah ditetapkan.

“Sehubung dengan video yang beredar mengenai pengunjung yang turun dari kendaraan saat Safari Journey, kami menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya dan melanggar peraturan Taman Safari Indonesia. Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami,” tegas pihak TSI dalam pernyataan resminya.

Tak hanya berbahaya bagi manusia, aksi keluar dari kendaraan ini juga bisa mengganggu kehidupan satwa yang ada di sana.

Taman Safari sendiri merupakan kawasan konservasi yang mengutamakan perlindungan hewan sesuai peraturan pemerintah.

Pengunjung yang Melanggar Bakal Kena Sanksi

Pihak TSI memastikan bahwa pengunjung yang melanggar aturan akan dikenai sanksi tegas sesuai regulasi yang berlaku.

“Pengunjung yang melanggar aturan akan dikenai sanksi tegas sesuai regulasi karena Taman Safari Indonesia merupakan lembaga konservasi in-situ yang berkomitmen pada perlindungan satwa sesuai peraturan pemerintah,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebagai bentuk pencegahan, pihak TSI kembali mengimbau agar semua pengunjung tetap berada di dalam kendaraan selama Safari Journey. Keamanan pengunjung dan satwa bukan sekadar aturan, melainkan tanggung jawab bersama.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Empat Bulan Diskors, SPBU Ir Sutami Lampung Timur Kembali Layani BBM Subsidi
Pesawat ATR 400 Indonesia Air Hilang Kontak di Maros
TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
HMI Lampung Timur Tagih Janji Prabowo soal Perhatian ke Taman Nasional Way Kambas
TN Way Kambas Sepakati Tuntutan Warga, Siap Tanggung Jawab Konflik Gajah
Ribuan Warga Demo Kantor TN Way Kambas, Tuntut Hentikan Konflik Gajah
Transaksi Tembakau Gorila via Akun Instagram, Dua Remaja di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:30 WIB

Sempat Empat Bulan Diskors, SPBU Ir Sutami Lampung Timur Kembali Layani BBM Subsidi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:28 WIB

Pesawat ATR 400 Indonesia Air Hilang Kontak di Maros

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:46 WIB

TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:02 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIB

HMI Lampung Timur Tagih Janji Prabowo soal Perhatian ke Taman Nasional Way Kambas

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB