Ribuan Warga Demo Kantor TN Way Kambas, Tuntut Hentikan Konflik Gajah

Aksi dipicu setelah tewasnya Kades Braja Asri saat menghalau gajah liar yang masuk perkebunan warga.

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang peserta aksi membawa poster bertuliskan “Jika TNWK tidak mampu menjalankan makna konservasi, pulangkan saja gajah ke habitat asalnya” saat unjuk rasa warga desa penyangga hutan di Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Selasa (13/1/2026)./Hadi Jakariya

Seorang peserta aksi membawa poster bertuliskan “Jika TNWK tidak mampu menjalankan makna konservasi, pulangkan saja gajah ke habitat asalnya” saat unjuk rasa warga desa penyangga hutan di Balai Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Selasa (13/1/2026)./Hadi Jakariya

LAMPUNG TIMUR — Ribuan warga desa penyangga hutan dari Kecamatan Way Jepara dan Labuhan Ratu menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Selasa (13/1/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh konflik berkepanjangan antara manusia dan gajah yang kembali memakan korban jiwa. Kepala Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Darusman, meninggal dunia saat berupaya menghalau gajah yang masuk ke wilayah perkebunan pada Rabu (31/12/2025).

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas itu datang dari sejumlah desa di dua kecamatan dan diperkirakan berjumlah sekitar seribu orang. Mereka melakukan long march menuju Balai TNWK sambil membawa poster berisi tuntutan penghentian konflik gajah dan manusia.

Dalam orasinya, perwakilan massa, Khairudin, menyebut konflik tersebut selama ini dibiarkan tanpa penanganan serius. Ia menilai warga desa penyangga terus menjadi pihak yang paling dirugikan.

“Orangtua masyarakat Braja Asri diinjak-injak oleh gajah. Kalau kemarin kami diam, hari ini tidak lagi,” kata Khairudin di hadapan massa.

Ia menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk protes atas kondisi yang telah lama dialami warga, mulai dari kerusakan ladang hingga ancaman keselamatan jiwa.

Baca Juga :  TN Way Kambas Sepakati Tuntutan Warga, Siap Tanggung Jawab Konflik Gajah

Sejumlah tuntutan disampaikan dalam aksi itu, di antaranya menghentikan konflik gajah dan manusia serta perlindungan terhadap lahan pertanian warga. Massa juga menegaskan mereka tidak memusuhi satwa liar, namun menuntut tanggung jawab pengelola kawasan konservasi.

“Jika TNWK tidak mampu menjalankan makna konservasi, pulangkan saja gajah ke habitat asalnya,” demikian bunyi salah satu poster yang dibawa peserta aksi.

Hingga aksi berlangsung, belum ada keterangan resmi dari pihak Balai Taman Nasional Way Kambas terkait tuntutan massa.

Penulis : Hadi Jakariya

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai
Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur
Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur
Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur
TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:17 WIB

IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru

Minggu, 19 April 2026 - 22:53 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800