Menkomdigi Soroti Ancaman terhadap Kebebasan Pers: “Sangat Menyayangkan”

- Penulis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kebebasan pers adalah pilar utama demokrasi yang tidak bisa ditawar. Pernyataan ini merespons kekhawatiran publik terkait dugaan ancaman terhadap media massa yang belakangan ramai diperbincangkan.

Sebagai mantan jurnalis, Meutya menyoroti pentingnya menjaga ruang berekspresi bagi insan pers.

“Saya sebagai mantan jurnalis sangat menyayangkan jika ada ancaman terhadap kebebasan pers. Kami mendukung kejadian ini agar dilaporkan dan diproses hukum oleh Kepolisian,” ujar Meutya, dikutip dari laman resmi Komdigi, Jumat 21 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen melindungi kebebasan pers, termasuk dengan memastikan kritik dan masukan dari masyarakat terus menjadi bagian dari kebijakan pemerintah.

“Presiden selama ini sangat terbuka terhadap masukan, termasuk dari masyarakat melalui media sosial. Tidak jarang, beberapa kebijakan telah kami koreksi berdasarkan masukan tersebut,” tambahnya.

Terkait isu kebebasan pers yang tengah mencuat, Meutya menyebut pemerintah mendukung langkah Dewan Pers maupun aparat penegak hukum dalam menyelesaikan permasalahan ini secara adil dan transparan.

“Kalau memang ada laporan atau temuan, kami akan mendorong agar hal ini diproses secara hukum. Prinsipnya, pemerintah mendukung, silakan untuk berproses secara hukum kepada polisi,” tegasnya.***

Berita Terkait

Adhitia Pratama Ketuai Golkar Lampung Timur Periode 2025–2030
Enam Sekolah Terdampak Banjir di Sumut Terima Internet Gratis dari Pemerintah
Warga Bandar Agung Bangun Jalan Secara Swadaya, Perhatian Pemerintah Diharapkan
MBK Ventura Salurkan CSR dan Gelar Literasi Keuangan di Labuhan Maringgai
67 KPM PKH di Sekampung Pilih Graduasi Sukarela, Tunjukkan Kemandirian Ekonomi
Dua Pria Ditangkap di Lampung Timur, Polisi Temukan Sabu dalam Bungkus Rokok
Pemerintah Pastikan 2.500 Desa Belum Terhubung Bisa Nikmati Internet pada 2026
Jurnalis iNews TV Dikeroyok saat Liput Dugaan OTT di Lampung Tengah, Ketua IWO Lampung Bereaksi

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:47 WIB

Adhitia Pratama Ketuai Golkar Lampung Timur Periode 2025–2030

Senin, 15 Desember 2025 - 10:06 WIB

Enam Sekolah Terdampak Banjir di Sumut Terima Internet Gratis dari Pemerintah

Minggu, 14 Desember 2025 - 13:39 WIB

Warga Bandar Agung Bangun Jalan Secara Swadaya, Perhatian Pemerintah Diharapkan

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:16 WIB

MBK Ventura Salurkan CSR dan Gelar Literasi Keuangan di Labuhan Maringgai

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:48 WIB

67 KPM PKH di Sekampung Pilih Graduasi Sukarela, Tunjukkan Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Suasana saat warga Bandar Agung, gotong royong bangun jalan dari hasil swadaya. Minggu (14/12/2025)./Man/An

Berita Terbaru Lampung Timur

Warga Bandar Agung Bangun Jalan Secara Swadaya, Perhatian Pemerintah Diharapkan

Minggu, 14 Des 2025 - 13:39 WIB