Belum Lunasi Uang Komite, Ijazah Milik Siswi SMAN 1 Bandar Sribhawono Terancam Ditahan

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ijazah Milik Siswi SMAN 1 Bandar Sribhawono Terancam Ditahan gegara belum bayar uang komite. Sumber: greenberita

Ijazah Milik Siswi SMAN 1 Bandar Sribhawono Terancam Ditahan gegara belum bayar uang komite. Sumber: greenberita

FREENTALK – Seorang siswi SMAN 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur, DS, terancam tak bisa mendapatkan ijazahnya karena belum melunasi uang komite sebesar Rp. 3,5 juta. Meskipun sudah lulus, ijazah DS ditahan oleh pihak sekolah sebagai bentuk pengamanan atas tunggakan tersebut.

Pada Kamis 13 Juni 2024, DS, seorang siswi kelas 12 jurusan IPS, datang ke sekolah didampingi keluarganya. Tujuan mereka adalah untuk menandatangani dan membubuhkan sidik jari pada ijazah kelulusan DS. Namun, setelah proses tersebut selesai, ijazahnya tetap tidak diserahkan.

“Harus lunas dulu uang komite sebesar 3,5 juta Rupiah, baru bisa mendapatkan ijazahnya,” ujar DS dengan nada sedih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakmampuan melunasi tunggakan ini membuat DS tidak bisa segera mendaftar ke universitas yang diinginkannya sembari bekerja.

DS mengungkapkan bahwa bukan hanya dirinya yang mengalami hal ini. Beberapa teman sekelasnya juga belum berani mengambil ijazah karena masih ada tunggakan komite yang belum dilunasi.

“Tidak hanya saya saja, tetapi ada beberapa teman sekelasku juga tak berani ambil ijazah karena belum bisa melunasi tunggakannya,” tambahnya.

Salah satu anggota keluarga yang mendampingi DS kemudian mencoba berbicara dengan pihak sekolah. Mereka ditemui oleh Nengah Darmayasa, seorang guru bahasa yang mewakili pihak sekolah. Nengah menjelaskan bahwa tahun ini SMAN 1 Bandar Sribhawono telah meluluskan sekitar 314 siswa dari total sekitar 1000 siswa.

Menurut Nengah, sekolah tidak menahan ijazah siswa secara sepihak. “Pihak sekolah tidak menahan ijazah siswa. Namun, orang tua murid berkewajiban membayar dana komite sebesar kesepakatan sebelumnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan ini adalah hasil kesepakatan bersama antara wali murid saat musyawarah pada awal tahun ajaran.

Setelah mendengarkan beberapa alasan dari keluarga DS, pihak sekolah akhirnya memberi keringanan.

Mereka memperbolehkan DS membayar uang komite sebesar Rp 1 juta dengan cara dicicil, dan ijazah DS pun dapat diambil.***


Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Jembatan Viral di Way Bungur, Bupati Lampung Timur Pastikan Bangun Jembatan Merah Putih
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Lampung Timur Sabtu Malam
HMI pinta pemerintah pusat bantu jembatan untuk pelajar Kali Pasir Lampung Timur
Tekan Penipuan Online, Pemerintah Terapkan Registrasi Nomor Biometrik
Dua Kali Curi di Tambak Warga Pasir Sakti, Pria 31 Tahun Diborgol Polisi
Sempat Empat Bulan Diskors, SPBU Ir Sutami Lampung Timur Kembali Layani BBM Subsidi
Pesawat ATR 400 Indonesia Air Hilang Kontak di Maros
TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:43 WIB

Soal Jembatan Viral di Way Bungur, Bupati Lampung Timur Pastikan Bangun Jembatan Merah Putih

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:06 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Lampung Timur Sabtu Malam

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:02 WIB

HMI pinta pemerintah pusat bantu jembatan untuk pelajar Kali Pasir Lampung Timur

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:17 WIB

Tekan Penipuan Online, Pemerintah Terapkan Registrasi Nomor Biometrik

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:00 WIB

Dua Kali Curi di Tambak Warga Pasir Sakti, Pria 31 Tahun Diborgol Polisi

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB