48 Warga Tangsel Terjaring Satpol PP Saat Buang Sampah Sembarangan

Operasi Gakkumdu di empat titik rawan menjaring puluhan pelanggar yang langsung dikenai sanksi di lokasi

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 48 warga Tangsel terjaring Satpol PP Saat Buang Sampah Sembarangan./L86News

Sebanyak 48 warga Tangsel terjaring Satpol PP Saat Buang Sampah Sembarangan./L86News

Freentalk.com – Sebanyak 48 orang di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjaring operasi penertiban karena kedapatan membuang sampah sembarangan. Mereka diamankan petugas saat pengawasan di sejumlah titik rawan pembuangan sampah liar.

Puluhan pelanggar tersebut terjaring dalam operasi terpadu yang digelar Posko Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di empat lokasi berbeda.

‎Penertiban dilakukan oleh tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur kewilayahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelanggar diamankan saat petugas melaksanakan piket Shift 3 di titik-titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal.

Plt Kepala Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Adam Dohiri, menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku pembuangan sampah sembarangan.

Menurutnya, perilaku tersebut tidak lagi bisa dianggap sebagai pelanggaran ringan karena berdampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat.

Adam menyebut seluruh pelanggar langsung diberikan tindakan di lokasi dengan pendekatan tegas namun tetap mengedepankan unsur edukasi.

“Para pelanggar diwajibkan menjalani pendataan, membuat surat pernyataan, serta menerima teguran langsung dari petugas. Selain itu, mereka juga dikenakan sanksi kerja sosial berupa kewajiban membersihkan area di sekitar lokasi pelanggaran,” jelas Adam pada Sabtu (17/01/2026).

Tak hanya itu, sebagai bentuk efek jera, para pelanggar juga diminta mengambil kembali sampah yang telah dibuang. Sampah tersebut wajib dipilah dan dibawa pulang agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

‎“Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya edukasi langsung kepada warga mengenai tanggung jawab terhadap limbah domestik masing-masing,” ujarnya.

‎Adam memastikan pengawasan akan terus diperketat. Posko Gakkumdu disebut akan beroperasi secara konsisten selama masa penanganan darurat sampah di Kota Tangerang Selatan masih berlangsung.

Penulis : Itaul Hasanah

Editor : Atika Dian Trihatno

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamen Komdigi: Bikin Media Kini Mudah, Tantangannya Bertahan dan Bisa Dijual
Wapres Gibran Tinjau 5 Fasilitas Kampung Nelayan di Lampung Timur
YouTube Rancang Penonaktifan Akun Anak dan Penghentian Iklan Remaja
Lonjakan Nikah 2023–2025 Tembus 667 Ribu, Kemenag Jamin Layanan KUA Tetap Jalan Saat WFA
Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Lamtim Temukan Harga Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu/Kg
Aturan Malam Takbiran Idulfitri di Bali saat Berbarengan dengan Nyepi
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Bertahap Pekan Ini, Kemenag Percepat Penerbitan SKAKPT
Ketegangan AS–Israel–Iran Meningkat, HMI UNU Lampung Desak Diplomasi Perdamaian

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 02:34 WIB

Wamen Komdigi: Bikin Media Kini Mudah, Tantangannya Bertahan dan Bisa Dijual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:57 WIB

Wapres Gibran Tinjau 5 Fasilitas Kampung Nelayan di Lampung Timur

Kamis, 23 April 2026 - 10:59 WIB

YouTube Rancang Penonaktifan Akun Anak dan Penghentian Iklan Remaja

Rabu, 1 April 2026 - 19:32 WIB

Lonjakan Nikah 2023–2025 Tembus 667 Ribu, Kemenag Jamin Layanan KUA Tetap Jalan Saat WFA

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:08 WIB

Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Lamtim Temukan Harga Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu/Kg

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800