Tinggalkan Cabai dan Tomat, 50 Petani Bandar Agung Pilih Budidaya Tembakau

Ketidakpastian harga hortikultura mendorong puluhan petani di Bandar Agung, Bandar Sribawono, beralih menanam tembakau yang dinilai lebih menjanjikan melalui sistem kemitraan dan kepastian pasar.

- Penulis Berita

Senin, 22 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Seorang petani merawat tanaman tembakau muda di lahan pertanian Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, Lampung Timur, Senin (22/6/2026). Dalam beberapa bulan terakhir, puluhan petani di wilayah tersebut mulai beralih dari budidaya cabai dan tomat ke tembakau karena dinilai memiliki kepastian pasar dan potensi pendapatan yang lebih menjanjikan. (Freentalk.com)

Seorang petani merawat tanaman tembakau muda di lahan pertanian Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, Lampung Timur, Senin (22/6/2026). Dalam beberapa bulan terakhir, puluhan petani di wilayah tersebut mulai beralih dari budidaya cabai dan tomat ke tembakau karena dinilai memiliki kepastian pasar dan potensi pendapatan yang lebih menjanjikan. (Freentalk.com)

LAMPUNG TIMUR – Puluhan petani di Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, Kabupaten Lampung Timur mulai meninggalkan budidaya sayuran dan beralih menanam tembakau. Perubahan pola tanam itu terjadi dalam beberapa bulan terakhir menyusul ketidakpastian harga komoditas hortikultura yang kerap merugikan petani saat musim panen.

Peralihan tersebut menjadi pilihan baru bagi petani untuk mencari sumber pendapatan yang dinilai lebih menjanjikan dan memiliki kepastian pasar.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Kelompok Petani Tembakau Bandar Agung, Sugino, mengatakan minat petani terhadap komoditas tembakau terus meningkat. Saat ini, kelompok yang dipimpinnya telah membina sekitar 50 petani dari Desa Bandar Agung dan wilayah sekitarnya.

 

“Sudah ada puluhan hektar lahan yang sebelumnya ditanami cabai, tomat, dan sayuran lain kini dialihkan untuk tembakau. Lebih dari 50 kepala keluarga telah bergabung dan menjadi mitra dalam kelompok kami,” ungkap Sugino, Senin (22/6/2026).

Baca Juga :  Zumba Party di Wisata Way Guruh, Kadis Pariwisata: Olahraga Ringan Ini Perlu Dibumikan

 

Menurutnya, keputusan petani beralih ke tembakau tidak lepas dari pengalaman menghadapi anjloknya harga sayuran yang berulang hampir setiap musim panen. Sementara pada budidaya tembakau, petani mendapatkan pola kemitraan yang memberikan kepastian penyerapan hasil panen.

 

“Kalau sayur, kadang harga jatuh sampai di bawah biaya produksi. Sedangkan dengan tembakau, kami mendapat bimbingan teknis, bantuan sarana produksi, dan hasil panen pasti dibeli mitra. Ini menjadi harapan baru kami,” tambahnya.

 

Sugino menjelaskan, harga tembakau basah saat ini berada di kisaran Rp3.000 per kilogram. Dengan potensi produksi antara 10 hingga 20 ton per hektare, komoditas tersebut dinilai mampu memberikan keuntungan yang menarik bagi petani. Masa panen dimulai pada usia tanam sekitar 90 hari dan berlangsung hingga tanaman berumur 120 hari.

Baca Juga :  Latihan Kader Dasar Fatayat NU Way Jepara Diikuti 43 Peserta, Tekankan Militansi dan Kepedulian Sosial

 

Meski demikian, ia mengingatkan petani agar tetap memperhatikan keberlanjutan lahan pertanian melalui pola tanam bergiliran.

 

“Tembakau memang memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi petani tetap disarankan menerapkan pola tanam bergiliran agar kesuburan tanah terjaga dan ketahanan pangan keluarga tetap terjamin,” ujarnya.

Hingga kini, antusiasme petani di kawasan Bandar Sribawono dan sekitarnya terus bertambah. Mereka berharap budidaya tembakau dapat menjadi jalan keluar dari fluktuasi harga hasil pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di tengah tantangan iklim yang semakin sulit diprediksi.

Penulis : Hadi Jakariya

Editor : Atika Dian T

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur
Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES
KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian
KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC
Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api
Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan
Kejar Swasembada Pangan, Kementan Percepat Tanam Serentak di 25 Provinsi
PALUGADA PHE OSES Olah 2,6 Ton Sampah Jadi Pakan Ikan, Omzet Capai Rp14,7 Juta per Siklus

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:10 WIB

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur

Selasa, 22 September 2026 - 01:32 WIB

Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES

Sabtu, 5 September 2026 - 18:35 WIB

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIB

Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Ways 2 Mengenal Fitur Permainan Dan Variasi Simbol Di Setiap Putaran Mahjong Wins 3 Memahami Fitur Scatter Naga Dan Mekanisme Permainannya Starlight Princess 1000 Menjelajahi Fitur Multiplier Dan Animasi Permainan Gates Of Olympus Mengenal Rtp Dan Volatilitas Dalam Game Slot Wild Bounty Showdown Mengulas Karakteristik Fitur Dan Ritme Permainan Sweet Bonanza X100 Memahami Pengganda Nilai Dan Mekanisme Kemenangan Pengalaman Pemain Mahjong Ways Dan Perkembangan Komunitas Game Online Sumut Koi Gate Habanero Mengenal Simbol Emas Fitur Bonus Dan Aturan Permainan Mahjong Wins 3 Mengenal Sistem Multiplier Dan Fitur Bonus Permainan Tren Game Online Di Sumatera Utara Dan Perubahan Minat Pengguna Digital Perkembangan Game Online Mobile Dan Perubahan Kebiasaan Pemain Digital Esports Indonesia Mengenal Kompetisi Tim Dan Strategi Permainan Game Online Multiplayer Membangun Kerja Sama Dalam Tim Virtual Cloud Gaming Mengenal Teknologi Bermain Game Tanpa Perangkat Khusus Tips Menjaga Keamanan Akun Saat Bermain Game Online Pembaruan Game Online Dan Pengaruhnya Terhadap Pengalaman Pemain Komunitas Gamer Online Dan Perannya Dalam Membangun Interaksi Digital Game Online Ringan Untuk Pengguna Ponsel Dengan Kapasitas Penyimpanan Terbatas Mengenal Game Indie Online Dan Ide Kreatif Di Balik Pengembangannya Mengatur Waktu Bermain Game Online Agar Tetap Seimbang Dengan Aktivitas Harian