JEPANG — Sebuah meteor menerangi langit di atas Gunung Fuji, Jepang, pada Jumat (26/12) dini hari. Fenomena langit tersebut terekam kamera pengawas milik Museum Kota Hiratsuka dan viral di media sosial karena tampil jelas serta mencolok.
Dikutip pada Minggu (28/12/2025) dari Daily Galaxy, meteor itu tampak melesat cepat melintasi langit malam, memancarkan cahaya terang disertai jejak pijar sebelum akhirnya menghilang dalam hitungan detik. Meski kemunculannya singkat, visual yang dihasilkan disebut sebagai salah satu rekaman meteor paling jelas di kawasan tersebut.
Meteor tersebut terekam kamera pengawas statis yang terpasang di Museum Kota Hiratsuka, Prefektur Kanagawa, tidak jauh dari kaki Gunung Fuji. Dalam rekaman, sebuah objek bercahaya terlihat memasuki bingkai kamera, menyala terang saat melaju, lalu lenyap tanpa meninggalkan suara ataupun dampak di permukaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Daily Galaxy melaporkan tidak ada laporan mengenai jatuhnya serpihan meteor maupun kerusakan akibat peristiwa tersebut. Berdasarkan analisis awal dari rekaman video, meteor diduga habis terbakar di lapisan atas atmosfer Bumi sebelum mencapai permukaan.
Fenomena ini menarik perhatian para pengamat langit karena meteor tersebut memancarkan beragam warna, tidak hanya cahaya putih. Warna-warna itu diyakini berasal dari unsur kimia yang terkandung di dalam meteor, seperti natrium dan magnesium, yang bereaksi saat memasuki atmosfer dengan kecepatan dan suhu tinggi.
Jejak cahaya berwarna yang ditinggalkan meteor itu kerap menjadi petunjuk awal bagi ilmuwan untuk mengenali karakteristik dan asal-usul material benda langit. Meski demikian, hingga kini belum ada analisis resmi yang memastikan komposisi spesifik meteor tersebut.
Wilayah sekitar Gunung Fuji sendiri berada dalam pemantauan ketat karena statusnya sebagai gunung berapi aktif. Sistem kamera dan pengawasan yang terpasang untuk memantau aktivitas vulkanik dan seismik itulah yang turut merekam peristiwa meteor tersebut.
Jepang diketahui memiliki jaringan pemantauan canggih, termasuk kamera pengawas dan sistem analisis visual berbasis teknologi mutakhir. Infrastruktur ini tidak hanya berfungsi untuk mendeteksi potensi bencana, tetapi juga kerap merekam fenomena alam tak terduga di atmosfer, seperti kemunculan meteor di langit malam.
Penulis : Hadi Jakariya
Editor : Hadi Jakariya
Sumber Berita: Daily Galaxy




















