Menteri P2MI Ingatkan Bahaya Jalur Ilegal bagi Calon Pekerja Migran

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui jalur ilegal. Ia menyebut, cara-cara seperti itu sangat berisiko dan bisa menjerumuskan calon pekerja migran ke dalam kekerasan hingga perdagangan orang.

Peringatan tersebut disampaikan Karding saat meresmikan Desa Migran Emas (Edukasi, Maju, Aman, Sejahtera) di Islamic Center, Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (31/7/2025).

“Kalau Anda berangkat secara tidak prosedural, bahaya mengancam Anda. Tapi kalau berangkatnya secara prosedural, aman, tidak akan ada masalah. Karena kita tahu. Kita punya datanya, dia bekerja di mana, pekerjaannya apa, yang ngirim siapa, kontrak kerjanya,” jelas Abdul Kadir Karding.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, Desa Migran Emas menjadi instrumen penting dalam menekan jumlah PMI non-prosedural. Program ini menjadi bentuk edukasi dan pengawasan dari tingkat desa.

“Ekosistem di desa yang memastikan bahwa orang keluar masuk itu diketahui oleh desa. Orang yang akan bekerja ke luar negeri juga memahami informasi yang cukup, termasuk bagaimana bermigrasi secara aman. Oleh karena itu kita berharap seluruh desa-desa Migran Emas paling tidak punya perda soal perlindungan pekerja migran Indonesia,” ujarnya.

Peresmian Desa Migran Emas ditandai dengan pembacaan ikrar bersama, penandatanganan prasasti oleh 20 kepala desa, serta penyerahan simbolis prasasti kepada perwakilan desa yang ditetapkan.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyambut baik program tersebut. Ia menyebut Lampung Timur merupakan penyumbang PMI terbesar di Provinsi Lampung dan menempati peringkat kedelapan secara nasional.

“Adanya Desa Emas, masyarakat dan generasi muda akan mendapatkan pemahaman, edukasi yang benar mengenai prosedur kerja di luar negeri secara aman, juga legal,” ujar Ela Siti Nuryamah.

Ela menambahkan, program Desa Migran Emas menjadi pondasi penting untuk masa depan pekerja migran yang lebih baik, terutama bagi kalangan muda. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara Kementerian Pekerja Migran dan Pemerintah Provinsi Lampung terkait penguatan pendidikan vokasi bagi calon PMI di jenjang SMA dan SMK.

Dengan adanya Desa Migran Emas, pemerintah ingin memastikan warga desa memiliki akses informasi, pelatihan, serta perlindungan yang layak sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur
Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur
Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur
TikTok Tutup 780 Ribu Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Polsek Way Bungur Sikat Balap Liar, 11 Remaja Terjaring dan Dibina

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru

Minggu, 19 April 2026 - 22:53 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 18:06 WIB

Diperas Rp15 Juta, Usaha Diancam Dihancurkan: Cerita Korban OTT Oknum LSM di Lampung Timur

Jumat, 17 April 2026 - 15:14 WIB

Polisi Amankan 2.000 Liter Solar Bersubsidi dan Tiga Tersangka di Lampung Timur

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800