Mengapa Anak Tantrum? Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak tantrum.
Sumber: jcomp/freepik.com

Ilustrasi anak tantrum. Sumber: jcomp/freepik.com

FREENTALK – Tantrum adalah hal yang umum terjadi pada anak usia 2-5 tahun. Ini adalah bentuk luapan emosi ketika anak merasa tidak nyaman atau keinginannya tidak terpenuhi.

Sebagai orang tua, penting untuk mengetahui cara mengatasi perilaku ini dengan efektif.

Dikutip Freentalkcom dari Kanal YouTube Halosehat, berikut penyebab dan solusi untuk menghadapi tantrum pada anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab Tantrum pada AnakKeinginan Tidak Terpenuhi:

    Anak-anak yang keinginannya tidak terpenuhi sering kali melampiaskan kekecewaan mereka melalui tantrum. Ini bisa terjadi karena permintaan mereka tidak dipenuhi, baik karena tidak tersedia atau memang dilarang karena alasan keamanan.

    Keinginan Tidak Terpenuhi:

    Anak-anak yang keinginannya tidak terpenuhi sering kali melampiaskan kekecewaan mereka melalui tantrum. Ini bisa terjadi karena permintaan mereka tidak dipenuhi, baik karena tidak tersedia atau memang dilarang karena alasan keamanan.


    2. Ketidakmampuan Mengungkapkan Perasaan:

    Anak-anak memiliki cara berkomunikasi yang berbeda dengan orang tua. Perbedaan ini kadang menyebabkan salah persepsi, sehingga anak merasa tidak dipahami dan melampiaskan kekesalannya melalui tantrum.

    3. Kondisi yang Tidak Nyaman:

    Anak yang berada dalam kondisi atau tempat yang tidak nyaman bisa merasa kesal dan akhirnya mengalami tantrum.

    Cara Mengatasi Tantrum pada Anak

    1. Pahami Penyebab Tantrum:

    Mengenali penyebab tantrum anak Anda adalah langkah pertama. Dengan mengetahui pemicunya, Anda bisa menghindari situasi yang dapat memicu tantrum.

    2. Perhatikan Gejala Awal:

    Ketahui tanda-tanda awal anak Anda akan mengalami tantrum. Dengan demikian, Anda bisa segera mengambil tindakan untuk mengalihkan perhatiannya.

    3. Alihkan Perhatian:

    Cobalah mengalihkan perhatian anak dengan objek atau kegiatan yang menarik baginya, seperti menunjukkan mobil yang sedang lewat atau menceritakan cerita menarik.

    4. Amankan Benda Berbahaya:

    Saat anak mulai tantrum, pastikan lingkungan sekitar aman dengan menghilangkan benda-benda yang bisa melukai, seperti kaca atau besi.

    5. Jangan Menyerah pada Keinginan Anak:

    Jangan menyerah pada keinginan anak hanya karena malu atau khawatir mengganggu orang lain.

    Jika anda menyerah, anak akan belajar menggunakan tantrum untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

    6. Jangan Menertawakan Anak:

    Menertawakan anak saat tantrum hanya akan membuatnya merasa tindakannya lucu dan menarik perhatian, sehingga dia mungkin mengulanginya lagi di masa depan.

    7. Jangan Merespon Sampai Anak Berhenti Tantrum:

    Anak harus belajar bahwa keinginannya harus disampaikan dengan baik.

    Jangan merespon anak saat masih tantrum agar dia tahu bahwa perilaku tersebut tidak efektif.

    8. Berikan Sentuhan Setelah Tantrum Mereda:

    Setelah anak tenang, berikan pelukan dan kata-kata yang menenangkan. Ajak anak berdiskusi tentang cara yang lebih baik untuk menyampaikan keinginannya di masa depan.

    Nah, dengan pendekatan yang tepat, orang tua dapat mengatasi tantrum pada anak dan membantu mereka belajar cara yang lebih baik untuk mengekspresikan emosi mereka. Ingat, konsistensi dan kesabaran adalah kunci dalam menghadapi situasi ini.

    Demikian artikel mengenai cara mengenali dan mengatasi tantrum pada anak usia 2-5 tahun, semoga bermanfaat.***

    Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

    Berita Terkait

    TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga
    Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
    HMI Lampung Timur Tagih Janji Prabowo soal Perhatian ke Taman Nasional Way Kambas
    TN Way Kambas Sepakati Tuntutan Warga, Siap Tanggung Jawab Konflik Gajah
    Ribuan Warga Demo Kantor TN Way Kambas, Tuntut Hentikan Konflik Gajah
    Transaksi Tembakau Gorila via Akun Instagram, Dua Remaja di Lampung Timur Ditangkap Polisi
    Kisah Carlos Kaiser, Pesepakbola 24 Tahun yang Nyaris Tak Pernah Bermain
    Ada Mutasi Jabatan di Polres Lampung Timur, Kasat Intelkam hingga Kapolsek Diganti

    Berita Terkait

    Kamis, 15 Januari 2026 - 20:46 WIB

    TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga

    Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIB

    HMI Lampung Timur Tagih Janji Prabowo soal Perhatian ke Taman Nasional Way Kambas

    Selasa, 13 Januari 2026 - 15:00 WIB

    TN Way Kambas Sepakati Tuntutan Warga, Siap Tanggung Jawab Konflik Gajah

    Selasa, 13 Januari 2026 - 11:19 WIB

    Ribuan Warga Demo Kantor TN Way Kambas, Tuntut Hentikan Konflik Gajah

    Senin, 12 Januari 2026 - 15:33 WIB

    Transaksi Tembakau Gorila via Akun Instagram, Dua Remaja di Lampung Timur Ditangkap Polisi

    Berita Terbaru

    Berita Terbaru Lampung Timur

    IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

    Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB