Lawan Serangan Siber, Pemerintah Bentuk Ditjen Pengawasan Ruang Digital

- Penulis Berita

Selasa, 6 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Pemerintah resmi membentuk Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, sebuah unit baru yang secara khusus bertugas mengawasi dan menangani berbagai ancaman di ruang siber. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kerentanan ruang digital Indonesia yang semakin mengkhawatirkan.

Saat ini, Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam tingkat kecanduan internet, dengan pengguna yang sangat aktif dan masif.

Situasi tersebut menjadikan ruang digital nasional rawan terhadap serangan siber, termasuk penipuan daring, judi online, hingga potensi gangguan terhadap stabilitas negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa keamanan siber tak bisa hanya dibebankan pada satu lembaga.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama memperkuat pertahanan digital bangsa.

“Keamanan ruang digital harus melibatkan semua pihak, pemerintah, Polri, TNI, lembaga intelijen, hingga masyarakat luas. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas nasional,” tegas Menkomdigi Meutya, Senin 5 Mei 2025, dikutip dari KOMDIGI.

Dalam upaya memperkuat benteng digital, pemerintah melalui Ditjen Pengawasan Ruang Digital juga menggencarkan kerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk Polri.

Salah satu fokusnya adalah penanganan kejahatan digital seperti penyalahgunaan SIM card ilegal dan judi online yang kian marak.

Meutya juga mengangkat praktik pengelolaan identitas digital di Dubai sebagai contoh baik yang bisa diadaptasi.

“Di Dubai, mereka menerapkan sistem eSIM yang diintegrasikan saat proses imigrasi, sehingga semua pendatang terpantau secara digital. Langkah-langkah inovatif seperti ini perlu kita pelajari dan adaptasi untuk memperkuat pengawasan di Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah tengah mematangkan regulasi baru yang menyasar penyelenggara jasa internet (ISP), khususnya untuk menertibkan pelaku ilegal yang dinilai rawan dimanfaatkan dalam kejahatan digital.

“Begitu banyak ISP ilegal yang masih beroperasi bebas. Ini adalah celah yang harus segera ditutup agar tidak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” ujar Meutya.

Menjawab tantangan konten ilegal seperti judi online, pemerintah tak lagi mengandalkan metode takedown semata.

Kini, sistem moderasi berbasis sanksi finansial (SAMAN) mulai diterapkan guna mendorong tanggung jawab platform digital global.

“Platform-platform global memperlakukan kita sebagai pasar. Oleh karena itu, kita harus tegas agar mereka bertanggung jawab dalam menjaga keamanan ruang digital kita,” imbuhnya.

Meutya menutup pernyataannya dengan menyampaikan optimisme bahwa Indonesia mampu menjaga kedaulatan digital jika seluruh elemen bangsa bergerak bersama.

“Musuh kita di dunia maya semakin canggih dan tak kasat mata. Hanya dengan kolaborasi penuh, kita bisa menjaga kedaulatan digital Indonesia,” pungkas Meutya.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800