Kejar Swasembada Pangan, Kementan Percepat Tanam Serentak di 25 Provinsi

Gerakan Tanam Serempak digelar di Lampung Timur dan 24 provinsi lainnya untuk meningkatkan indeks pertanaman, mengoptimalkan lahan, dan memperkuat produksi pangan nasional.

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Sejumlah peserta mengikuti Gerakan Tanam Serempak dengan menanam padi secara bersama di areal persawahan Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (21/8/2026). (Foto: Agus S)

Sejumlah peserta mengikuti Gerakan Tanam Serempak dengan menanam padi secara bersama di areal persawahan Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (21/8/2026). (Foto: Agus S)

 

LAMPUNG TIMUR — Upaya mempercepat produksi pangan nasional terus dilakukan pemerintah. Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar Gerakan Tanam Serempak di, Desa Mumbang Jaya, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (21/8/2026).

Gerakan tanam ini tidak hanya berlangsung di Lampung Timur, tetapi serentak di 25 provinsi. Program menyasar lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2024 dan 2025 serta lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Tin Latifah, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Adi Destriadi, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung Endro Gunawan, serta jajaran pemerintah daerah dan insan pertanian dari berbagai daerah.

Gerakan Tanam Serempak menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan lahan yang telah dibuka melalui program Oplah dan CSR segera dimanfaatkan dan menghasilkan produksi.

Selain memperluas areal tanam, pemerintah menargetkan peningkatan indeks pertanaman (IP), sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih optimal dengan frekuensi tanam yang lebih tinggi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan tanam menjadi langkah strategis untuk menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan berkelanjutan.

Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan Gerakan Tanam Serempak bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari gerakan nasional untuk meningkatkan IP, memperluas areal tanam, dan mempercepat produksi pangan.

Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah bersama TNI-Polri, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, hingga petani.

“Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal,” ujar Arsanti.

Arsanti menyebut lahan hasil Oplah dan CSR yang telah dibuka harus segera dimanfaatkan. Targetnya, indeks pertanaman dapat ditingkatkan dari satu kali tanam menjadi dua bahkan tiga kali tanam dalam setahun.

Data realisasi tanam periode Oktober 2025 hingga 19 Agustus 2026 menunjukkan, luas tanam pada lokasi Oplah 2024 telah mencapai 605.130,16 hektare dengan IP 1,74.

Sementara itu, Oplah 2025 mencapai 772.939,12 hektare dengan IP 1,76. Adapun lahan CSR 2025 yang telah tertanami mencapai 66.157,78 hektare dengan IP 1,12.

Di tengah ancaman kekeringan, pemerintah juga memperkuat percepatan tanam melalui program pompanisasi.

Arsanti mengatakan pemanfaatan lahan harus dilakukan secara maksimal. Penyuluh pertanian diminta memastikan petani memperoleh informasi mengenai teknologi budidaya, kondisi iklim dan cuaca, hingga potensi serangan hama dan penyakit tanaman.

Pengelolaan lahan juga didorong melalui konsolidasi oleh Brigade Pangan. Dengan hamparan lahan yang lebih luas, penggunaan alat dan mesin pertanian diharapkan lebih efisien, biaya produksi dapat ditekan, waktu tanam dipersingkat, dan produktivitas meningkat.

Arsanti juga meminta penanganan kekeringan dilakukan secara terencana, mulai dari pemetaan sumber air hingga penguatan pompanisasi.

Penyuluh pertanian juga diminta segera menyusun Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sebagai dasar percepatan program di lapangan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Tin Latifah menilai penguatan peran penyuluh menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

Pemerintah juga terus mendorong penerapan Program Modern Agriculture Advance System (PM-AAS), yang mengintegrasikan teknologi dan mekanisasi untuk meningkatkan produktivitas usaha tani.

Untuk menghadapi potensi kekeringan, program pompanisasi turut diperkuat melalui penyediaan akses energi di sentra pertanian.

Kolaborasi dengan PLN melalui program Listrik Masuk Sawah diharapkan membuat operasional pompa air semakin optimal, sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada bahan bakar dalam menjaga ketersediaan air irigasi.

Dalam sesi dialog, Wakil Bupati Indragiri Hulu, Riau, Hendrizal, didampingi Kepala BBPP Lembang Ahmad Dedy Syahtori, menyampaikan tantangan alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan sawit di sejumlah wilayah.

Menanggapi persoalan tersebut, Arsanti menegaskan lahan yang telah masuk dalam program Cetak Sawah Rakyat diperuntukkan bagi pengembangan pertanian tanaman pangan, khususnya persawahan.

Karena itu, pemanfaatan lahan harus tetap sesuai dengan tujuan program agar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan nasional.

Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak melibatkan berbagai pihak, mulai dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, hingga petani.

Dari Lampung Timur, pemerintah berharap percepatan tanam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut pada pemanfaatan lahan secara maksimal dan peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan.

Penulis : Agus S

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES
KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian
KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC
Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api
Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan
PALUGADA PHE OSES Olah 2,6 Ton Sampah Jadi Pakan Ikan, Omzet Capai Rp14,7 Juta per Siklus
Kemendikdasmen Tunjuk 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi, Ini Misi Besarnya untuk Pendidikan Indonesia
140 Siswa MI Labuhanratu 4 Diedukasi BNN, Ini Pesan yang Harus Diingat Anak-anak

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:32 WIB

Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES

Sabtu, 5 September 2026 - 18:35 WIB

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC

Rabu, 2 September 2026 - 09:13 WIB

Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejar Swasembada Pangan, Kementan Percepat Tanam Serentak di 25 Provinsi

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Layar Oled Smartphone Mengubah Cara Pengguna Melihat Visual Game Online Refresh Rate Tinggi Membuat Tampilan Game Mobile Terasa Lebih Halus Teknologi Hdr Di Smartphone Membawa Warna Game Digital Terlihat Lebih Hidup Perkembangan Panel Amoled Mendorong Pengalaman Visual Game Online Yang Lebih Modern Layar Ltpo Mulai Mengubah Standar Tampilan Game Pada Smartphone Premium Resolusi Layar Smartphone Semakin Tinggi Detail Game Online Tampil Lebih Tajam Teknologi Touch Response Membawa Perubahan Pada Kontrol Game Mobile Layar Smartphone Lipat Hadirkan Pengalaman Baru Dalam Menikmati Game Digital Adaptive Refresh Rate Jadi Teknologi Baru Yang Mendukung Tampilan Game Mobile Kecerahan Layar Smartphone Meningkat Game Online Kini Lebih Nyaman Dilihat Di Luar Ruangan Game Online Berubah Seiring Perkembangan Teknologi Digital Yang Semakin Cepat Transformasi Game Online Makin Terasa Di Tengah Inovasi Teknologi Modern Perkembangan Teknologi Digital Mendorong Game Online Masuk Ke Era Baru Game Online Terus Beradaptasi Dengan Perubahan Perangkat Dan Sistem Digital Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Baru Dalam Dunia Game Online Game Online Memasuki Fase Baru Di Tengah Pertumbuhan Ekosistem Digital Perubahan Teknologi Membawa Arah Baru Bagi Perkembangan Game Online Modern Game Online Dan Teknologi Digital Bergerak Bersama Menuju Pengalaman Yang Lebih Dinamis Evolusi Game Online Semakin Cepat Seiring Kemajuan Infrastruktur Digital Teknologi Modern Terus Mendorong Transformasi Game Online Di Era Digital Layar Smartphone Generasi Baru Membuat Visual Game Online Terlihat Semakin Detail Teknologi Oled Membawa Perubahan Besar Pada Kualitas Tampilan Game Mobile Refresh Rate Tinggi Mulai Menjadi Standar Baru Dalam Pengalaman Game Digital Panel Amoled Membuat Warna Dan Kontras Game Online Tampil Lebih Dinamis Perkembangan Layar Ltpo Mendukung Tampilan Game Mobile Yang Lebih Efisien Teknologi Hdr Smartphone Mendorong Detail Visual Game Digital Semakin Menarik Respons Sentuh Layar Yang Lebih Cepat Mengubah Pengalaman Kontrol Game Online Inovasi Layar Smartphone Lipat Membuka Cara Baru Menikmati Game Mobile Resolusi Tinggi Pada Layar Smartphone Membuat Grafis Game Terlihat Lebih Tajam Perubahan Teknologi Display Smartphone Mendorong Evolusi Tampilan Game Online Game Online Mengikuti Laju Inovasi Teknologi Yang Terus Berkembang Perubahan Ekosistem Digital Membawa Game Online Ke Pola Pengalaman Yang Baru Kemajuan Teknologi Mendorong Game Online Beradaptasi Dengan Kebutuhan Pengguna Modern Game Online Memasuki Babak Baru Seiring Percepatan Transformasi Digital Inovasi Perangkat Dan Jaringan Mengubah Cara Game Online Dinikmati Pengguna Teknologi Digital Terbaru Membentuk Arah Perkembangan Game Online Masa Kini Game Online Semakin Dinamis Di Tengah Perubahan Platform Dan Infrastruktur Digital Transformasi Digital Membuat Dunia Game Online Terus Mengalami Pembaruan Perkembangan Sistem Digital Membuka Peluang Baru Dalam Evolusi Game Online Game Online Berkembang Bersama Teknologi Dan Perubahan Kebiasaan Pengguna Digital Mengenal Game Berbayar Yang Menawarkan Versi Offline Tanpa Unsur Judi Bedah Perbedaan Beli Dlc Game Dengan Setoran Modal Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di Review Stores Tidak Jadi Judi Online Regulasi Larangan Game Berbayar Memuat Konten Perjudian Terselubung Edukasi Sanksi Hukum Bagi Pengembang Game Berbayar Bermuatan Judi Waspada Game Berbayar Yang Didanai Modal Dari Situs Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Putusnya Hubungan Dengan Pasangan Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keuangan Mahasiswa Regulasi Kewajiban Game Online Penghasil Dana Memiliki Izin Ojk Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menjanjikan Bunga Harian Kenali Game Berbayar Dengan Fitur Tersimpan Lokal Bukan Server Judi Cara Membedakan Harga Langganan Game Dengan Biaya Taruhan Judi Literasi Mengapa Game Berbayar Tetap Wajar Meski Ada Fitur Lucky Draw Regulasi Kewajiban Pelaporan Konten Game Berbayar Ke Otoritas Media Edukasi Cara Mengecek Lisensi Game Berbayar Melalui Situs Resmi Negara Waspada Game Berbayar Yang Menyamarkan Taruhan Lewat Kurir Virtual Bahaya Game Berbasis Uang Picu Beban Psikologis Pada Remaja Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Biaya Sekolah Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Menerima Setoran Tunai Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Live Host Berbau Judi Bedah Perbedaan Upgrade Karakter Game Dengan Menaikkan Taruhan Judi Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Membatasi Waktu Bermain Secara Sehat Literasi Apa Itu Batas Belanja In App Agar Tidak Terjerumus Judi Online Regulasi Batas Konten Lootbox Dalam Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Standar Penilaian Klasifikasi Konten Game Berbayar Nasional Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Akses Ke Link Judi Luar Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Kebiasaan Menutupi Kerugian Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Jam Tidur Remaja Regulasi Batas Transaksi Maksimal Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Membutuhkan Afiliasi Berjenjang Kenali Game Berbayar Yang Memakai Server Lokal Bukan Server Judi Luar Cara Membedakan Pembelian Skin Game Dengan Pembelian Chip Judi Online Bedah Perbedaan Sistem Energi Game Berbayar Dengan Deposit Taruhan Judi Regulasi Pengawasan Iklan Game Berbayar Di Media Sosial Edukasi Tugas Lembaga Pengawas Terhadap Game Berbayar Berindikasi Judi Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Klausul Taruhan Di Ketentuan Bahaya Game Berbasis Uang Picu Kecenderungan Berbohong Ke Keluarga Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Rencana Masa Depan Regulasi Pengawasan Algoritma Game Online Penghasil Dana Oleh Negara Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengarahkan Top Up Ke E Wallet Judi