Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

MUI menilai penggunaan pakaian lawan jenis dalam karnaval maupun pawai Agustusan termasuk tasyabbuh yang diharamkan dalam syariat Islam.

- Penulis Berita

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ilustrasi pria pakai busana wanita saat karnaval perayaan kemerdekaan negara Republik Indonesia. (Foto: kreasi AI)

Ilustrasi pria pakai busana wanita saat karnaval perayaan kemerdekaan negara Republik Indonesia. (Foto: kreasi AI)

JAKARTA – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval atau pawai perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, hukumnya haram dalam syariat Islam.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Abdul Muiz Ali, yang menjelaskan bahwa penggunaan pakaian menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh termasuk perbuatan yang dilarang dalam Islam.

Seperti dikutip freentalk.com, Senin (10/8/2026), melalui laman resmi MUI, Kiai Muiz mengatakan peringatan kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk mengisi kegiatan dengan hal-hal positif yang mencerminkan rasa syukur atas kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat dapat memperingati kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, berkontribusi bagi bangsa, serta memperbanyak doa dan dzikir.

Namun, dalam pelaksanaan perayaan di lapangan, termasuk karnaval dan pawai Agustusan, masih terdapat kegiatan yang dinilai mengabaikan norma etika dan syariat Islam.

​“Haram hukumnya bagi laki-laki untuk berpenampilan atau menggunakan busana yang biasa dipakai oleh perempuan. Begitu pula sebaliknya, hukum perempuan yang berpenampilan atau berbusana yang biasa dipakai laki-laki adalah haram,” ujar Kiai Muiz Ali kepada MUI Digital, Jumat (7/8/2026).

Kiai Muiz Ali menjelaskan, larangan tersebut berlandaskan hadis shahih riwayat Imam Bukhari mengenai larangan laki-laki menyerupai wanita maupun wanita menyerupai laki-laki.

Menurutnya, ketentuan tersebut berlaku baik dalam kehidupan privat maupun ruang publik, termasuk ketika seseorang tampil dalam kegiatan hiburan, panggung pertunjukan, maupun pawai di jalan raya.

Selain aspek syariat, Kiai Muiz Ali juga menyoroti dampak sosial dari penggunaan pakaian lawan jenis di tengah perkembangan zaman.

Ia menilai fenomena tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk menyusupkan agenda tertentu yang menurutnya berkaitan dengan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).

​“Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ungkapnya dengan tegas.

Pernyataan MUI tersebut menjadi pengingat agar rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan tetap memperhatikan nilai agama, etika, dan norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Momentum 17 Agustus diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perlombaan, tetapi juga dapat diisi dengan kegiatan yang memperkuat persatuan serta menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Penulis : Feri Irawan

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:34 WIB

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800