Banjir Bandar Lampung: Wali Kota Tinjau Lokasi, Minta Semua Rumah Terdampak di Data

- Penulis Berita

Minggu, 25 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

FREENTALK – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meminta para camat untuk segera mendata rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat banjir yang disebabkan oleh hujan deras pada Sabtu, 24 Februari lalu.

Melansir dari berita ANTARA pada Minggu, 25 Februari 2024, Wali Kota Eva Dwiana, usai melakukan peninjauan di Jalan Nyunyai Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, pada Minggu dini hari mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendataan rumah rusak akibat banjir.

“Saat ini kami masih mendata rumah yang jebol dan rusak akibat banjir ini,” ujar Eva Dwiana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memberikan bantuan dalam proses perbaikan rumah-rumah tersebut.

“Nanti kami juga akan melihat langsung rumah yang terdampak banjir. Kalau rusak akan diperbaiki,” tambahnya.

Eva Dwiana juga mencatat bahwa salah satu faktor penyebab banjir di Jalan Nyunyai adalah adanya pembangunan rumah yang menyebabkan penyempitan aliran sungai.

“Ada beberapa rumah yang memang mengambil badan jalannya sungai sehingga aliran mengecil. Saya sudah perintahkan camat dan lurah untuk meminta bangunan yang memakan badan sungai dibongkar,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Hendry Satria Jaya, melaporkan bahwa sekitar 150 unit rumah warga terdampak banjir di wilayahnya.

“Ada sekitar 150 rumah warga terendam air akibat banjir di Rajabasa,” kata Jaya.

Dia juga menjelaskan bahwa rumah-rumah yang terdampak banjir tersebar di beberapa lokasi, termasuk Jalan Nyunyai, Rajabasa Induk, dan Rajabasa Raya.

“Untuk rumah yang rusak parah akibat banjir, saat ini masih kami data,” tambahnya.

Hingga saat ini, pemerintah Kota Bandar Lampung masih terus bergerak untuk mengatasi dampak banjir ini, dengan harapan dapat memulihkan kondisi warga yang terdampak secepat mungkin.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung
Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai
Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:33 WIB

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:44 WIB

Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:03 WIB

2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800