SORONG — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) hadir di Kota Sorong, Papua Barat Daya, untuk mendorong pemerataan akses digital hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Kehadiran ini merupakan bagian dari inisiatif perluasan infrastruktur jaringan yang telah dijalankan sejak 2024, dengan fokus utama di kawasan Maluku dan Papua.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan konektivitas yang setara serta memastikan masyarakat di Indonesia Timur memperoleh akses digital yang andal. Konektivitas ini diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas, mulai dari kebutuhan sehari-hari, sektor pendidikan, hingga layanan publik.
Selain mendukung kebutuhan dasar masyarakat, perluasan jaringan Indosat juga membuka peluang ekonomi baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akses digital yang semakin luas memungkinkan pengembangan UMKM, pertumbuhan e-commerce, serta pemanfaatan berbagai layanan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat inklusi digital agar masyarakat lokal dapat terhubung dengan pasar nasional maupun global.
Untuk menjangkau berbagai segmen pengguna, Indosat menghadirkan dua brand andalannya, IM3 dan Tri (3), di Sorong. IM3 menawarkan layanan yang fleksibel dan relevan bagi pengguna dewasa, sementara Tri (3) menyasar generasi muda, khususnya Gen Z, melalui solusi digital yang modern dan inovatif.
Kehadiran kedua brand ini diharapkan dapat mempercepat inklusi digital sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman digital masyarakat Sorong.
Pengembangan infrastruktur jaringan Indosat di Sorong menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah BTS 4G tercatat meningkat hingga 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Seiring dengan itu, trafik data melonjak hingga enam kali lipat, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang stabil dan berkualitas.
Secara regional, kinerja Indosat di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa) juga mencatatkan tren positif. Pendapatan tumbuh 8,1 persen secara kuartalan (QoQ), dengan peningkatan ARPU sebesar 2,5 persen. Trafik data naik 5,8 persen QoQ, sementara jumlah BTS 4G meningkat 14,6 persen secara tahunan (YoY).
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, menegaskan bahwa penguatan jaringan bukan satu-satunya fokus perusahaan di wilayah timur Indonesia.
“Indosat tidak hanya membangun jaringan, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
“Komitmen ini sejalan dengan visi Indosat untuk menjadikan teknologi sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital di kawasan timur, Indosat juga menghadirkan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura yang diresmikan pada 20 Mei 2025.
Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi Indosat dengan Huawei dan NVIDIA, serta dilengkapi jaringan 5G, laboratorium AI, ruang pelatihan, dan area demonstrasi teknologi.
AIEC Jayapura bertujuan memberdayakan talenta lokal dan mendorong inovasi berbasis teknologi di Papua. Fasilitas ini diresmikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika dan menjadi AIEC kedua di Indonesia setelah Solo.
Hingga kini, lebih dari 1.000 pengunjung telah memanfaatkan AIEC sebagai pusat pengembangan talenta digital, kolaborasi akademik, dan ajang peragaan teknologi.
Penulis : Itaul Hasnah
Editor : Hadi Jakariya
Sumber Berita: Sorong Today




















