Wamen Otto Hasibuan Sebut Pers Harus Kuat, Pemerintah Dukung Kebebasan Pers

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen Otto Hasibuan, wawancara bersama pers usai membuka acara Rakernas Ikatan Wartawan Online (IWO) tahun 2025 di Jakarta, Rabu (22/10/2025) lalu./ Ist

Wamen Otto Hasibuan, wawancara bersama pers usai membuka acara Rakernas Ikatan Wartawan Online (IWO) tahun 2025 di Jakarta, Rabu (22/10/2025) lalu./ Ist

JAKARTA
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Imigrasi (Wamenko Hukum, HAM, dan Imigrasi) Otto Hasibuan menegaskan pentingnya memperkuat posisi pers di Indonesia. Ia menyebut kebebasan pers merupakan pilar utama demokrasi yang harus dijaga dan dilindungi negara.

“Kekerasan terhadap jurnalis berbeda jenisnya, berkaitan dengan banyak hal, misalnya karena bisnis maupun politik. Kebebasan pers bukan karena hadiah, hak itu konstitusional yang diberikan. Hak-hak dasar untuk menyampaikan pendapat dan ide harus disampaikan kepada masyarakat, mereka harus tahu,” ujar Otto Hasibuan usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Wartawan Online (IWO) tahun 2025 di Jakarta, Rabu (22/10) lalu.

Baca Juga :  Jurnalis iNews TV Dikeroyok saat Liput Dugaan OTT di Lampung Tengah, Ketua IWO Lampung Bereaksi

Otto mengatakan kemajuan teknologi membuat kebebasan pers berkembang pesat, namun di saat yang sama juga semakin rentan terhadap tekanan dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini kebebasan pers juga sangat maju, hanya dalam 1 detik, media sudah bisa viral ke mana-mana. Dan yang terpenting pers adalah pilar demokrasi dalam bernegara seperti ini. Kita bisa membayangkan apabila pers itu diam, apabila ada ketidakadilan di suatu daerah, misalnya Ambon, dan kita diam,” tambahnya.

Baca Juga :  Jurnalis iNews TV Dikeroyok saat Liput Dugaan OTT di Lampung Tengah, Ketua IWO Lampung Bereaksi

Ia menegaskan pemerintah mendukung penuh peran jurnalis dan media untuk tetap kritis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Pemerintah sangat mendukung dan dinamisme mereka harus kuat karena harus ada kritik membangun,” kata Otto.

Meski begitu, laporan kekerasan terhadap wartawan di berbagai daerah masih terus bermunculan. Banyak kasus terjadi saat peliputan isu sensitif yang bersinggungan dengan kepentingan bisnis maupun politik. Pemerintah pun diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menekan angka kekerasan terhadap jurnalis.

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
HMI Lampung Timur Tagih Janji Prabowo soal Perhatian ke Taman Nasional Way Kambas
TN Way Kambas Sepakati Tuntutan Warga, Siap Tanggung Jawab Konflik Gajah
Ribuan Warga Demo Kantor TN Way Kambas, Tuntut Hentikan Konflik Gajah
Transaksi Tembakau Gorila via Akun Instagram, Dua Remaja di Lampung Timur Ditangkap Polisi
Kisah Carlos Kaiser, Pesepakbola 24 Tahun yang Nyaris Tak Pernah Bermain
Ada Mutasi Jabatan di Polres Lampung Timur, Kasat Intelkam hingga Kapolsek Diganti

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:46 WIB

TN Way Kambas Tutup Sementara Objek Wisata Usai Aksi Warga Desa Penyangga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIB

HMI Lampung Timur Tagih Janji Prabowo soal Perhatian ke Taman Nasional Way Kambas

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:00 WIB

TN Way Kambas Sepakati Tuntutan Warga, Siap Tanggung Jawab Konflik Gajah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:19 WIB

Ribuan Warga Demo Kantor TN Way Kambas, Tuntut Hentikan Konflik Gajah

Senin, 12 Januari 2026 - 15:33 WIB

Transaksi Tembakau Gorila via Akun Instagram, Dua Remaja di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB