Dia menggambarkan bahwa hama ini hidup di dalam batang kelapa yang sudah mati dan lapuk.
“Larva kwangwung hidupnya di sisa batang kelapa yang berada di kebun kelapa. Sisa batang kelapa ini menjadi tempat tinggal bagi larva atau embuk. Cara memutus siklus hidupnya dengan membersihkan sisa batang kelapa,” ungkap Lukman Efendi.
Dalam hal ini, pihak Yayasan Widya Erti Indonesia akan membentuk tim khusus untuk menangani masalah hama kelapa kwangwung. Tim ini akan berkolaborasi dengan para petani dalam upaya pengendalian hama tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Data dari Dinas Perkebunan Provinsi Lampung pada tahun 2020 menunjukkan bahwa luas perkebunan kelapa terbesar di Provinsi Lampung terdapat di Kabupaten Lampung Selatan, dengan luas mencapai 22.275 hektare dan kapasitas produksi sebanyak 20.930 ton. Sedangkan, Kabupaten Lampung Timur menempati posisi kedua dengan luas perkebunan sebesar 17.861 hektare dan kapasitas produksi sebesar 8.455 ton.
Produksi kelapa memiliki potensi besar untuk ekspor yang dapat meningkatkan devisa negara.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya




















