Belasan Siswa SDN 1 di Bandar Lampung Keracunan Usai Makan Jajanan Sekolah, Polisi Ungkap Penyebabnya

- Penulis Berita

Sabtu, 2 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian, penyebab keracunan tersebut

Berdasarkan penjelasan pihak kepolisian, penyebab keracunan tersebut

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandarlampung mengumumkan bahwa keracunan makanan yang mengakibatkan 12 siswa sekolah dasar (SD) di Durian Payung, Kota Bandar Lampung, disebabkan oleh bakteri Bacillus. Penjelasan ini disampaikan oleh Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol M Hendrik Apriliyanto, berdasarkan hasil uji laboratorium.

Hendrik menjelaskan bahwa hasil laboratorium menunjukkan keracunan tersebut berasal dari tempat penyimpanan makanan yang tidak higienis, bukan dari produk ciki bomb stripe yang dikonsumsi siswa.

“Dari hasil uji laboratorium, disimpulkan bahwa keracunan ini disebabkan oleh bakteri Bacillus yang berasal dari tempat penyimpanan makanan yang tidak higienis, bukan dari produk ciki bomb stripe itu sendiri,” jelasnya, dikutip dari ANTARA, Sabtu 2 November 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pengujian pada ciki bomb stripe dan es teh menunjukkan hasil negatif untuk cemaran logam berat dan mikrobiologi. Namun, sampel ciki bomb stripe dinyatakan positif tercemar bakteri Bacillus spp.

“Kecuali pengujian terhadap bakteri bacillus spp pada sampel ciki bomb stripe yang diuji dinyatakan positif tercemar,” katanya.

Meskipun ada temuan bakteri, Hendrik memastikan bahwa produk tersebut tetap aman untuk dikonsumsi karena telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).

“Produk ini layak konsumsi karena sudah memenuhi standar yang diberlakukan. Kemungkinan memang tempat menyimpan makanan yang kurang bersih,” tambahnya.

Ia juga menerangkan, dari 12 siswa yang mengalami gejala keracunan, tujuh di antaranya sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi, sedangkan lima siswa lainnya masih memerlukan perawatan lebih lanjut.

Pemeriksaan darah para siswa menunjukkan peningkatan leukosit dan penurunan trombosit, yang mengindikasikan adanya infeksi bakteri.

Diketahui sebelumnya, pada Selasa 22 Oktober lalu, belasan siswa SDN 1 Durian Payung mengalami gejala keracunan setelah menikmati jajanan sekolah.

Dalam waktu 15 menit setelah makan, siswa-siswa tersebut mulai merasakan pusing, mual, dan muntah, yang akhirnya mengharuskan mereka dilarikan ke rumah sakit.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:34 WIB

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800