Pemerintah Harusnya Bisa Memakmurkan Petani, Penjaga Nyawa Ibu Pertiwi

- Penulis

Senin, 4 November 2024 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi potret petani. Sumber: freepik

Ilustrasi potret petani. Sumber: freepik

Opini Hadi Jakariya – Mau nggak mau, kita mesti akui kalau tanah kita ini memang tanah yang subur, dari Sabang sampai Merauke. Nggak heran, Indonesia sering disebut Ibu Pertiwi, bukan cuma karena besar dan indah, tapi karena tanah ini adalah rahim kehidupan buat kita semua. Nah, yang paling cocok sama karakter si Ibu Pertiwi ini ya petani.

Petani adalah penjaga kehidupan. Tanpa mereka, kita cuma mimpi punya nasi, sayuran segar, atau buah-buahan di meja makan. Tapi, yang bikin miris, meski petani ini jelas-jelas jadi pilar penting, hidup mereka malah seringnya nggak makmur-makmur.

Pemerintah, sebenarnya sih, punya tanggung jawab besar buat memastikan kehidupan petani ini layak. Kenapa? Karena mereka bukan sekrdar pekerja biasa. Mereka adalah tulang punggung ketahanan pangan kita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayangkan kalau mereka sudah malas ngurus sawah dan ladang gara-gara hidupnya nggak layak. Bukan nggak mungkin kita bakal tergantung impor bahan pangan dari luar negeri, yang harga dan kualitasnya juga nggak bisa kita kendalikan.

Petani Bukan Cuma Penggarap, Mereka adalah Penjaga Bumi

Banyak orang kadang lupa kalau profesi petani itu nggak cuma soal ngasih makan ke masyarakat aja. Mereka juga bagian dari pelindung ekosistem. Dengan menjaga sawah, ladang, dan kebun mereka, para petani ini jadi bagian dari perawatan alam.

Mereka tahu gimana cara berhadapan sama alam, gimana memperlakukan tanah tanpa merusaknya, gimana menanam tanpa menghabisi kesuburan tanah.

Tapi sayangnya, sampai sekarang, petani kita masih sering “digoreng” masalah ekonomi yang nggak stabil. Kadang harrga pupuk melambung tinggi, harga jual hasil tani malah jeblok.

Ya bayangin aja, udah cape-cape nanem, panen dengan penuh harap, eh harga beras malah turun, sementara biaya produksi jalan terus. Miris banget, kan?

Ketidakadilan Harga: Saat Petani Kena Zonk

Masalah utama yang sering bikin petani susah bangkit adalah ketidakadilan harga. Bayangin aja, mereka ngurus sawah dari nol, mulai dari beli bibit, nyari pupuk yang kadang mahalnya selangit, nunggu berbulan-bulan, terus pas panen, eh, harga jual malah jatuh.

Padahal, harga bahan pangan di pasar kadang juga nggak murah. Lalu siapa yang dapat untung? Biasanya sih, tengkulak atau pihak-pihak tertentu yang lebih bisa main harga.

Ini sebenarnya PR banget buat pemerintah. Mereka harus bisa nyediain jaminan harga minimum buat hasil tani, supaya kalau pun pasar lagi nggak stabil, petani tetap dapat harga yang layak.

Misalnya, kayak di beberapa negara maju, seperti Jepang, pemerintahnya siap beli hasil panen petani, ada juga dari pihak swasta, namun mereka beli dengan harga yang tidak bisa dibawah harga pemerintah.

Dengan begitu, petani punya rasa aman. Mereka tahu kalau hasil kerja keras mereka nggak bakal sia-sia atau malah bikin rugi.

Pupuk dan Infrastruktur: Kunci Sukses yang Masih Angan-angan

Nah, selain harga, masalah lain yang nggak kalah beratnya adalah ketersediaan pupuk dan infrastruktur. Pupuk adalah “makanan” buat tanah dan tanaman.

Tapi, setiap tahun kita selalu dengar cerita kelangkaan pupuk. Akhirnya, kalau pun ada, harga pupuk melambung tinggi, yang bikin petani lagi-lagi harus nombok.

Kemudian soal infrastruktur. Banyak daerah pertanian yang akses jalannya rusak. Bayangin kalau lagi musim panen, petani harus bawa hasil panennya lewat jalan berlumpur, penuh lubang, atau malah banjir.

Berapa banyak waktu dan tenaga yang terbuang percuma gara-gara infrastruktur yang nggak memadai? Pemerintah harusnya serius memperbaiki akses ini.

Kalau jalan mulus, akses mudah, hasil panen juga bisa cepat sampai pasar. Ujung-ujungnya, harga jadi lebih stabil dan keuntungan buat petani lebih besar.

Subsidi Teknologi Jangan Sekedar Wacana

Sekarang kita hidup di era modern, teknologi udah berkembang pesat. Tapi petani kita masih banyak yang bertani dengan cara tradisional.

Bukan berarti cara tradisional itu buruk, tapi dengan bantuan teknologi, produktivitas mereka bisa saja jauh meningkat.

Masalahnya, teknologi ini sering kali harganya mahal dan cuma bisa dijangkau sama petani yang punya modal besar.

Di sinilah peran pemerintah buat ngasih subsidi atau setidaknya bantu akses teknologi ini ke petani. Misalnya, dengan ngasih pelatihan atau menyediakan alat-alat pertanian modern dengan harga terjangkau.

Bukan cuma bikin kerja mereka lebih efektif, tapi juga bikin hasil panen lebih maksimal. Contoh kecil, seperti traktor, alat penanam otomatis, atau teknologi irigasi yang lebih efisien, bisa jadi solusi buat meningkatkan produktivitas mereka.

Keamanan Sosial buat Petani: Rasa Aman di Hari Tua

Kadang, kita juga lupa bahwa petani ini punya usia produktif yang terbatas. Banyak dari mereka yang udah lanjut usia, tapi tetap harus kerja keras karena nggak punya jaminan sosial.

Seharusnya petani yang udah pensiun bisa dapat tunjangan atau minimal jaminan hidup layak dari pemerintah. Hal kayak gini seharusnya bisa diterapkan juga.

Pemerintah perlu banget memperhatikan nasib para petani yang udah tua atau nggak lagi produktif. Mereka ini udah ngasih kontribusi besar buat negara.

Masa iya pas tua mereka harus hidup susah? Ada baiknya kalau kita punya program pensiun atau minimal asuransi kesehatan khusus buat petani, biar mereka punya rasa aman dalam menjalani hari tua.

Menjaga Regenerasi Petani- Anak Muda Perlu Didorong Terjun ke Pertanian

Kalau kita perhatikan, banyak anak muda sekarang yang malas jadi petani. Karena apa? Karena profesi ini dianggap nggak bisa ngasih masa depan yang cerah.

Gimana nggak, lihat sendiri kondisi kehidupan petani yang serba sulit, nggak ada jaminan harga, akses pupuk susah, fasilitas minim, belum lagi kalau gagal panen. Akhirnya, anak-anak petani lebih milih kerja di kota atau ambil profesi lain.

Padahal, kalau kita mau petani tetap ada, regenerasi ini sangat penting. Pemerintah bisa mulai dengan ngasih beasiswa atau bantuan pendidikan khusus buat anak-anak petani, atau membuat program yang bikin pertanian jadi lebih menarik buat generasi muda.

Kalau nggak, kita bakal kehabisan petani di masa depan. Siapa yang bakal ngurus sawah-sawah kita? Siapa yang bakal kasih makan kita?

Pendidikan dan Pendampingan, Biar Petani Semakin Terlatih

Selain bantuan finansial, pendidikan dan pendampingan buat petani itu juga penting banget. Banyak petani yang mungkin nggak tahu soal metode tanam yang lebih efisien, gimana cara nge-manage keuangan, atau bahkan hak-hak mereka.

Pemerintah bisa bikin program pelatihan dan pendampingan yang rutin buat para petani ini. Jadi, bukan cuma modal kerja keras, tapi mereka juga bisa bekerja lebih cerdas.

Harapan untuk Masa Depan-Pertanian yang Berkelanjutan dan Petani yang Makmur

Kita butuh aksi nyata, kebijakan yang benar-benar berpihak ke petani. Dari harga yang adil, akses pupuk yang mudah, infrastruktur yang memadai, hingga jaminan sosial dan pendidikan buat regenerasi petani.

Kalau pemerintah serius memperhatikan petani, itu sama aja mereka lagi menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan kita semua.

Ingat, petani bukan cuma soal profesi, mereka adalah penjaga Ibu Pertiwi. Tanpa mereka, kita cuma bisa jadi konsumen yang bergantung pada negara lain.

Bayangkan, negara se-subur Indonesia harus impor beras atau sayur-sayuran dari luar. Rasanya nggak masuk akal, kan?

Di penghujung harapan ini, semoga pemerintah bisa benar-benar memperlakukan petani kita dengan layak. Karena memakmurkan petani, artinya memakmurkan kita semua.

Kalau bukan mereka yang berdiri di atas tanah-tanah ini, siapa lagi yang bakal menyalakan hidup di dalam tubuh Ibu Pertiwi.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi ke Lampung: Silaturahmi atau Menjaga Api Politik Tetap Menyala?
Drama Comeback : Persib Bungkam Bhayangkara FC 4-2
Bhayangkara FC Kunci Mahkota Persib Bandung Raih Treble Winner
DPD PGK Lamsel Apresiasi A Burhanuddin Masuk Dewan Pendidikan Lampung
Saatnya Indonesia Menggerakkan GNB untuk Meredakan Konflik Iran–Israel dan AS
HMI Lampung Selatan Bersihkan Gedung Eks Kolonial 1883, Dorong Jadi Cagar Budaya
Alasan Tekanan Demonstran, HMI Pertanyakan Konsistensi Kepemimpinan Wali Kota
Pilkada oleh DPRD sebagai Jalan Tengah Memperbaiki Demokrasi dan Menekan Biaya Politik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jokowi ke Lampung: Silaturahmi atau Menjaga Api Politik Tetap Menyala?

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:33 WIB

Drama Comeback : Persib Bungkam Bhayangkara FC 4-2

Kamis, 30 April 2026 - 09:10 WIB

Bhayangkara FC Kunci Mahkota Persib Bandung Raih Treble Winner

Selasa, 14 April 2026 - 01:01 WIB

DPD PGK Lamsel Apresiasi A Burhanuddin Masuk Dewan Pendidikan Lampung

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:41 WIB

Saatnya Indonesia Menggerakkan GNB untuk Meredakan Konflik Iran–Israel dan AS

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Perubahan Tren Pengguna Platform Online Mahjong Ways Mulai Sering Muncul Dalam Obrolan Harian Forum Komunitas Kembali Menyoroti Popularitas Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Gelombang Minat Baru Pemain Online Mahjong Wins 3 Menjadi Obrolan Ringan Di Kalangan Pengguna Mahjong Ways Disebut Punya Ciri Permainan Yang Berbeda Mahjong Wins 3 Kembali Hadir Dalam Tren Diskusi Digital Pemain Media Sosial Mulai Membicarakan Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Kebiasaan Baru Komunitas Online Mahjong Wins 3 Kembali Menarik Rasa Penasaran Komunitas Mahjong Ways Disebut Sering Muncul Dalam Forum Pengguna Mahjong Wins 3 Dan Tren Ringan Yang Lagi Populer Pengguna Media Digital Menyoroti Perkembangan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Muncul Di Berbagai Pembahasan Komunitas Online Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Menarik Di Kalangan Pemain Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Ringan Yang Sering Diceritakan Mahjong Ways Dibahas Karena Gaya Permainan Yang Mudah Diingat Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Tren Online Terbaru Mahjong Ways Dan Obrolan Komunitas Yang Terus Berkembang Mahjong Wins 3 Kembali Ramai Dalam Diskusi Media Sosial Pemain Digital Mulai Tertarik Pada Fitur Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Perubahan Minat Pengguna Platform Online Mahjong Ways Menjadi Perbincangan Ringan Di Komunitas Forum Online Mulai Sering Menyoroti Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Kebiasaan Baru Pengguna Hiburan Digital Mahjong Wins 3 Dinilai Punya Gaya Visual Yang Kuat Mahjong Ways Kembali Muncul Dalam Obrolan Pemain Online Mahjong Wins 3 Jadi Salah Satu Tren Komunitas Digital Mahjong Ways Jadi Pembahasan Yang Sering Muncul Di Platform Digital Mahjong Ways Dan Fenomena Yang Mulai Sering Dibahas Online Mahjong Ways Dan Percakapan Online Yang Semakin Sering Muncul Mahjong Wins 3 Menarik Perhatian Komunitas Pengguna Digital Pemain Online Mulai Mengulas Pengalaman Bermain Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Jadi Bahan Obrolan Ringan Di Forum Internet Mahjong Ways Disebut Sering Muncul Dalam Diskusi Komunitas Mahjong Wins 3 Dan Tren Digital Yang Terus Bergerak Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Pengguna Platform Online Mahjong Wins 3 Dan Cerita Pemain Yang Ramai Dibagikan Pengguna Media Sosial Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Menjadi Salah Satu Topik Populer Pekan Ini Mahjong Ways Jadi Bagian Dari Tren Diskusi Digital Terbaru Mahjong Wins 3 Dan Aktivitas Online Yang Semakin Ramai Pemain Komunitas Mulai Sering Menyoroti Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Menjadi Bahan Obrolan Ringan Di Media Sosial Mahjong Ways Disebut Punya Irama Permainan Yang Menarik Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Dalam Tren Pemain Digital Pengguna Online Membagikan Pengalaman Ringan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Topik Komunitas Yang Terus Bertambah Mahjong Ways Menarik Perhatian Karena Ciri Visualnya Forum Pemain Digital Kembali Membahas Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Perubahan Gaya Hiburan Digital Modern Mahjong Wins 3 Sering Muncul Di Percakapan Pengguna Online Mahjong Ways Menjadi Sorotan Karena Fitur Yang Unik Mahjong Wins 3 Dan Tren Baru Yang Menarik Diperhatikan Komunitas Media Sosial Mulai Ramai Membahas Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Jadi Topik Santai Pengguna Platform Digital Mahjong Ways Kembali Jadi Bahan Diskusi Pada Jam Malam Mahjong Wins 3 Dan Cerita Pengguna Yang Sering Dibagikan Mahjong Ways Disebut Memiliki Daya Tarik Yang Berbeda Pengguna Digital Kembali Melirik Perkembangan Mahjong Wins 3