Bangunan Terbengkalai di Way Curup: Dulu Ramai, Kini Sepi Menyisakan Debu

- Penulis

Minggu, 16 Februari 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Bangunan tua itu hingga saat ini masih berdiri di perbatasan Desa Mataram Baru dan Desa Rajabasa Lama, Lampung Timur. Namun, nasibnya seperti dibiarkan menggantung tanpa kepastian.

Bangunan bekas rumah makan di Way Curup, dulunya ramai jadi persinggahan para sopir lintas daerah, kini terbengkalai tanpa kejelasan apakah akan dihidupkan kembali atau justru dihapus dari ingatan.

Padahal, dulunya tempat ini dikenal sebagai titik istirahat strategis bagi pengendara. Terletak di pinggir jalan raya Lintas Pantai Timur Sumatera, bangunan ini sempat menjadi bagian dari denyut ekonomi lokal.

Sekarang, kondisinya mengenaskan. Atapnya mulai lapuk, lantainya sudah tak lagi bersih. Alih-alih ramai oleh pelanggan, kini yang menghuni hanyalah kelelawar dan ilalang yang semakin tinggi.

Tidak ada tanda-tanda bahwa tempat ini akan direnovasi atau dialihfungsikan. Pemerintah setempat pun belum mengeluarkan rencana jelas terkait bangunan ini.

Padahal, jika dikelola dengan baik, lokasinya yang strategis bisa menjadi daya tarik baru, baik untuk wisata kuliner maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Sebelumnya, mengenai bangunan ini sempat ada wacana revitalisasi untuk meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi lokal. Namun, hingga kini, rumah makan tersebut masih dalam kondisi yang sama, terbengkalai dan perlahan terkikis oleh waktu.

Baca Juga :  Cerai di Lampung Tembus 14.471 Kasus Sepanjang 2024

Jika dibiarkan terlalu lama, bangunan ini hanya akan menjadi saksi bisu dari kejayaannya sendiri. Atau mungkin, kelak akan ada yang datang dengan rencana baru, mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

Hingga saat itu tiba, Rumah Makan Way Curup tetap berdiri dengan kesunyian, menunggu entah siapa yang akan peduli.

Berita Terkait

Indonesia Kacau, HMI Kalianda Desak Partai Segera Restrukturisasi
Soal Kematian Driver Ojol Akibat oknum Brimob: HMI Lampung Timur Minta Pemerintah dan DPR Lebih Peka terhadap Nasib Rakyat
HMI Kalianda: Rakyat Berdaulat, Bukan untuk Dibabat Polri
HMI Cabang Kalianda Audiensi dengan Dinas PPKB Lampung Selatan
Ciri Negara Maju dan Perbedaannya dengan Negara Berkembang
Saat Rumah Tak Lagi Aman untuk Perempuan
Ketum HMI Lampung Timur dukung berdirinya Kodam Radin Inten
Transformasi UMKM Tak Cukup dengan Jalan Tol

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:29 WIB

Indonesia Kacau, HMI Kalianda Desak Partai Segera Restrukturisasi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 15:22 WIB

Soal Kematian Driver Ojol Akibat oknum Brimob: HMI Lampung Timur Minta Pemerintah dan DPR Lebih Peka terhadap Nasib Rakyat

Jumat, 29 Agustus 2025 - 01:51 WIB

HMI Kalianda: Rakyat Berdaulat, Bukan untuk Dibabat Polri

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:27 WIB

HMI Cabang Kalianda Audiensi dengan Dinas PPKB Lampung Selatan

Senin, 25 Agustus 2025 - 01:21 WIB

Ciri Negara Maju dan Perbedaannya dengan Negara Berkembang

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Suasana saat warga Bandar Agung, gotong royong bangun jalan dari hasil swadaya. Minggu (14/12/2025)./Man/An

Berita Terbaru Lampung Timur

Warga Bandar Agung Bangun Jalan Secara Swadaya, Perhatian Pemerintah Diharapkan

Minggu, 14 Des 2025 - 13:39 WIB