Kajian Ustaz Hanan Attaki soal Iri Hati: Minta pada Allah, Bukan Bandingkan Diri

Ustaz Hanan Attaki mengingatkan bahwa rasa iri dan membandingkan diri dengan orang lain kerap menjadi pintu masuk krisis kepercayaan diri, padahal Islam menegaskan setiap manusia telah memiliki takdir dan karunia masing-masing dari Allah.

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Kanal YouTube @HananAttaki.

Tangkapan layar Kanal YouTube @HananAttaki.

JAKARTA — Ustaz Hanan Attaki (UHA) menekankan pentingnya memahami konsep takdir dan karunia dalam Islam agar seseorang tidak terjebak dalam penilaian orang lain maupun rasa iri yang melemahkan diri. Hal itu disampaikan dalam kajiannya yang diunggah di kanal YouTube @HananAttaki, dikutip pada Senin (15/12/2025).

Dalam kajian tersebut, UHA menegaskan bahwa masalah utama bukan terletak pada penilaian orang, melainkan pada kepercayaan seseorang terhadap penilaian itu sendiri.

“terserah orang mau nilai apa. Kita percaya enggak? Kalau kita percaya, jadi kita terjebak dalam penilaian orang. Kalau kita enggak percaya, enggak apa-apa. Enggak jadi apa-apa kan? Iya,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

UHA kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan pandangan para ulama mengenai takdir manusia. Menurutnya, setiap orang telah memiliki jatah, jalan, dan rezeki masing-masing yang tidak bisa dibandingkan secara serampangan.

Ia mengutip firman Allah dalam Surat An-Nisa ayat 32 yang menegaskan larangan iri hati atas karunia yang diberikan Allah kepada orang lain, sekaligus perintah untuk meminta langsung kepada-Nya.

“Ini kan yang tadi aku bilang enggak semuanya kita bisa. Itu emang bagian dia. Bagian aku enggak di situ. Jadi aku enggak perlu iri. Diatas rumput aku emang bukan bagian aku,, aku bagian ikan,” jelas UHA.

Untuk mempermudah pemahaman, UHA menggunakan analogi populer dari anime Demon Slayer. Menurutnya, tidak semua orang harus menjadi “petir” jika memang takdirnya adalah “air”.

“Udah nonton Demon Slayer? Jurus air gitu kan. Aku mah Giyu gitu kan. Jadi bukan bukan enggak harus jadi petir. Ya udah petir petir aja aku mah giyu,” katanya.

UHA menekankan bahwa kunci utama dalam menghadapi rasa minder dan kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain terletak pada perintah Was’alullâha min fadllih, meminta karunia langsung kepada Allah.

“Janganlah kalian iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kalian atau sebagian yang lain. Was’alullâha min fadllih. Ini kata kuncinya,” jelas UHA.

Ia menilai, melihat kelebihan orang lain kerap menjadi pemicu self-doubt yang berujung pada sikap merendahkan diri sendiri.

“Ketika kalian ngelihat orang lain punya kelebihan, kan ini salah satu trigger selfd nih. Heeh. Wah, dia mah lebih. Aku mah apalah apa tuh gitu. Dia mah gini, aku mah apa. Jangan kayak gitu,” kata dia.

Menurut UHA, alih-alih iri, seseorang seharusnya ikut meminta kepada Allah karena seluruh kelebihan berasal dari-Nya.

“Kalau kalian melihat orang lain punya kelebihan, kalian minta juga,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki “jatah” masing-masing yang tidak akan tertukar, sehingga tidak ada alasan untuk iri atau mematahkan diri sendiri.

“Mintalah jatah kalian. Kenapa kalian malah iri dengan jatah orang atau malah jadi eh self dog ke diri kalian sendiri?,” terang UHA.

UHA juga mengingatkan bahwa doa merupakan bentuk call to action yang nyata, bukan sekadar pasrah tanpa usaha.

“Nah, call to action-nya Was’alullâha min fadllih. Mintalah karunia Allah. Karena semua kita tuh dikasih karunia yang berbeda-beda. Tinggal kamu minta,” jelasnya.

Ia bahkan membagikan salah satu doa yang kerap ia amalkan sebagai bentuk permohonan karunia dan petunjuk.

“kalau aku salah satu cara minta karunia itu adalah “Rabbana atina milladunka rahmatan wa hayyi lana min amrina rashada” Petunjuk gitu,” kata UHA.

Menurutnya, Allah Maha Mengetahui apa yang paling sesuai untuk setiap hamba-Nya.

“Allah tahu aku tahu semua kita. Allah kenal kita lah. Jadi enggak akan dikasih yang enggak cocok buat aku karunianya,” ungkap UHA.

UHA menutup kajian tersebut dengan analogi sederhana tentang nasi bungkus, untuk menggambarkan betapa tidak relevannya rasa iri.

“Ngapain kamu iri sama orang yang baru dapat nasi bungkus atau nasi gratis? Mending kamu pergi ke tempat itu, kamu juga nanti akan dikasih gitu kan.” jelasnya.

Baginya, selama seseorang meminta kepada Allah dengan benar, karunia itu pasti akan datang, meski waktu dan caranya berbeda.

“Kalau teman dikasih karunia berarti kita juga dikasih. Tinggal kita minta. Tapi Allah maha tahu kapan dan bagaimana. Yang pasti dikasih,” terangnya.

Penulis : Atika Dian Trihatno

Editor : Hadi Jakariya

Sumber Berita: YouTube/@HananAttaki

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengguna Roblox Tanpa Verifikasi Usia Otomatis Masuk Akun Anak, Akses Chat Ditutup
Deni Caknan di Bawah Rembulan Sribhawono: Ketika Nada Menyulam Rindu Ribuan Jiwa
Lucinta Luna Cari Ketenangan, Pilih Korea dan Mulai Dekatkan Diri ke Tuhan
Juara KDI 2026 Asal Lampung Dapat Hadiah Mobil, Datang dari Bos Perusahaan Saat Dirawat di RS
Presidium KAHMI Provinsi Lampung hadiri Bukber KAHMI-HMI Lampung Timur
Pemerintah Terbitkan Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan, Akses Anak Harus Sesuai Usia
Vidi Aldiano Tutup Usia, Deddy Corbuzier Kirim Pesan Duka
Orangutan Hanya Ada di Kalimantan dan Sumatera? Ini Penjelasannya
Freentalk.com membuka ruang opini untuk semua pembaca yang ingin bersuara. Kami menerima tulisan opini dengan gaya bebas, kritis, dan segar tentang berbagai isu yang sedang bergulir, mulai dari sosial, budaya, politik, hingga pengalaman personal yang layak dibagikan ke publik.Jika kamu merasa punya sudut pandang yang perlu didengar, kirimkan naskah opinimu ke redaksi@freentalk.com. Suaramu penting. Ceritamu kami tunggu.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pengguna Roblox Tanpa Verifikasi Usia Otomatis Masuk Akun Anak, Akses Chat Ditutup

Minggu, 26 April 2026 - 08:49 WIB

Deni Caknan di Bawah Rembulan Sribhawono: Ketika Nada Menyulam Rindu Ribuan Jiwa

Senin, 6 April 2026 - 13:32 WIB

Lucinta Luna Cari Ketenangan, Pilih Korea dan Mulai Dekatkan Diri ke Tuhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:33 WIB

Juara KDI 2026 Asal Lampung Dapat Hadiah Mobil, Datang dari Bos Perusahaan Saat Dirawat di RS

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:36 WIB

Presidium KAHMI Provinsi Lampung hadiri Bukber KAHMI-HMI Lampung Timur

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Perubahan Tren Pengguna Platform Online Mahjong Ways Mulai Sering Muncul Dalam Obrolan Harian Forum Komunitas Kembali Menyoroti Popularitas Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Gelombang Minat Baru Pemain Online Mahjong Wins 3 Menjadi Obrolan Ringan Di Kalangan Pengguna Mahjong Ways Disebut Punya Ciri Permainan Yang Berbeda Mahjong Wins 3 Kembali Hadir Dalam Tren Diskusi Digital Pemain Media Sosial Mulai Membicarakan Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Kebiasaan Baru Komunitas Online Mahjong Wins 3 Kembali Menarik Rasa Penasaran Komunitas Mahjong Ways Disebut Sering Muncul Dalam Forum Pengguna Mahjong Wins 3 Dan Tren Ringan Yang Lagi Populer Pengguna Media Digital Menyoroti Perkembangan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Muncul Di Berbagai Pembahasan Komunitas Online Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Menarik Di Kalangan Pemain Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Ringan Yang Sering Diceritakan Mahjong Ways Dibahas Karena Gaya Permainan Yang Mudah Diingat Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Tren Online Terbaru Mahjong Ways Dan Obrolan Komunitas Yang Terus Berkembang Mahjong Wins 3 Kembali Ramai Dalam Diskusi Media Sosial Pemain Digital Mulai Tertarik Pada Fitur Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Perubahan Minat Pengguna Platform Online Mahjong Ways Menjadi Perbincangan Ringan Di Komunitas Forum Online Mulai Sering Menyoroti Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Kebiasaan Baru Pengguna Hiburan Digital Mahjong Wins 3 Dinilai Punya Gaya Visual Yang Kuat Mahjong Ways Kembali Muncul Dalam Obrolan Pemain Online Mahjong Wins 3 Jadi Salah Satu Tren Komunitas Digital Mahjong Ways Jadi Pembahasan Yang Sering Muncul Di Platform Digital Mahjong Ways Dan Fenomena Yang Mulai Sering Dibahas Online Mahjong Ways Dan Percakapan Online Yang Semakin Sering Muncul Mahjong Wins 3 Menarik Perhatian Komunitas Pengguna Digital Pemain Online Mulai Mengulas Pengalaman Bermain Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Jadi Bahan Obrolan Ringan Di Forum Internet Mahjong Ways Disebut Sering Muncul Dalam Diskusi Komunitas Mahjong Wins 3 Dan Tren Digital Yang Terus Bergerak Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Pengguna Platform Online Mahjong Wins 3 Dan Cerita Pemain Yang Ramai Dibagikan Pengguna Media Sosial Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Menjadi Salah Satu Topik Populer Pekan Ini Mahjong Ways Jadi Bagian Dari Tren Diskusi Digital Terbaru Mahjong Wins 3 Dan Aktivitas Online Yang Semakin Ramai Pemain Komunitas Mulai Sering Menyoroti Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Menjadi Bahan Obrolan Ringan Di Media Sosial Mahjong Ways Disebut Punya Irama Permainan Yang Menarik Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Dalam Tren Pemain Digital Pengguna Online Membagikan Pengalaman Ringan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Topik Komunitas Yang Terus Bertambah Mahjong Ways Menarik Perhatian Karena Ciri Visualnya Forum Pemain Digital Kembali Membahas Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Perubahan Gaya Hiburan Digital Modern Mahjong Wins 3 Sering Muncul Di Percakapan Pengguna Online Mahjong Ways Menjadi Sorotan Karena Fitur Yang Unik Mahjong Wins 3 Dan Tren Baru Yang Menarik Diperhatikan Komunitas Media Sosial Mulai Ramai Membahas Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Jadi Topik Santai Pengguna Platform Digital Mahjong Ways Kembali Jadi Bahan Diskusi Pada Jam Malam Mahjong Wins 3 Dan Cerita Pengguna Yang Sering Dibagikan Mahjong Ways Disebut Memiliki Daya Tarik Yang Berbeda Pengguna Digital Kembali Melirik Perkembangan Mahjong Wins 3