Sepatu Bata di Purwakarta Tutup Pabrik, 3 Hal Ini Jadi Penyebabnya

- Penulis Berita

Rabu, 8 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

PT. Sepatu Bata.
Sumber: doc PT. Sepatu Bata

PT. Sepatu Bata. Sumber: doc PT. Sepatu Bata

FREENTALK – PT Sepatu Bata Tbk (BATA), sebuah pabrik sepatu di Purwakarta, Jawa Barat, menghentikan produksi karena permintaan sepatu menurun, menyebabkan kerugian selama empat tahun terakhir.

Melansir dari laman CNBC Indonesia, menurut pengamat pemasaran dari Inventure, Yuswohady, BATA terdampak tiga disrupsi sekaligus: digital, milenial, dan pandemi COVID-19. Pandemi membuat toko fisik sepi, menyebabkan penurunan permintaan dan omset.

“Jadi saya melihatnya ada penyebab yang sifatnya short term, medium term, dan ada yang long term. Nah kalau short term saya kira penyebabnya adalah dampak langsung dari pandemi,” kata Yuswohady, Rabu 8 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuswohady juga menyoroti keterlambatan BATA dalam mengadopsi teknologi digital, sementara merek lokal lainnya berhasil memanfaatkan platform digital untuk menarik konsumen. Selain itu, penuaan merek BATA sejak 1990-an membuatnya kalah bersaing dengan merek global lainnya.

Generasi milenial dan Gen Z menjadi konsumen dominan saat ini, dengan daya beli tinggi. BATA gagal menyesuaikan diri dengan preferensi mereka, yang berdampak pada penurunan penjualan.

Yuswohady menyimpulkan bahwa BATA mengalami kerugian dalam empat tahun terakhir akibat ketidaktepatan dalam menanggapi perubahan pasar dan konsumen.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung
Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:33 WIB

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800