Pencurian Pakaian Dalam di Lampung Timur, Aksi Pelaku Terekam CCTV Warga

- Penulis Berita

Minggu, 14 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku. Sumber: Jahri/Sukirno

Tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku. Sumber: Jahri/Sukirno

Desa Tegal Asri dan Desa Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, digemparkan oleh aksi pencurian pakaian dalam wanita yang meresahkan warga setempat. Pelaku yang terekam kamera CCTV warga, telah membuat para ibu rumah tangga di dua desa tersebut merasa tidak nyaman dan jengkel.

Kandar (50), seorang warga Dusun Kampung Tengah, Desa Labuhan Maringgai, mengungkapkan bahwa pencurian ini bukan pertama kali terjadi. “Sudah sering terjadi, dan membuat heboh warga terutama kaum ibu rumah tangga,” jelas Kandar pada Sabtu, 13 Juli 2024.

Selain Kandar, seorang warga Desa Tegal Asri bernama Rodian juga memberikan keterangan. Menurutnya, pelaku adalah pria berinisial R (28) yang diketahui memiliki keterbelakangan mental. “Kejadian itu terungkap ketika pelaku tertangkap kamera CCTV di rumah saya saat beraksi pada Senin, 8 Juli lalu,” ujar Rodian.

Rodian menjelaskan lebih lanjut, pada Senin malam, pelaku dengan santainya masuk ke rumah warga di Desa Tegal Asri dan mengambil pakaian dalam (BH) tanpa rasa takut. “Pelaku dengan santainya masuk ke rumah warga, mengambil pakaian dalam tanpa rasa takut, bahkan setelah mendapatkan curian, dia melenggang dengan santainya,” tambahnya.

Baca Juga :  MBK Ventura Salurkan CSR dan Gelar Literasi Keuangan di Labuhan Maringgai

Dari rekaman CCTV, diketahui bahwa pelaku adalah warga Dusun 7, Desa Labuhan Maringgai yang memiliki keterbelakangan mental. Aksi pelaku ini bahkan sempat membuat heboh dunia maya.

Menanggapi insiden tersebut, Rodian menyatakan bahwa warga tidak dapat berbuat banyak karena pelaku memiliki keterbelakangan mental.

“Kami sebagai warga walau resah dengan kelakuannya, tapi memaklumi kondisinya dan keadaan dari sang pelaku dan tidak akan melanjutkan ke jalur hukum,” ungkapnya.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800