Nasib Malang Pedagang Tempe Keliling Asal Desa Sriminosari, Ditodong di Tengah Jalan Sepi

- Penulis Berita

Sabtu, 25 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pedagang tempe keliling asal Desa Sriminosari ditodong di jalan sepi.
Sumber: Agus Sahroni

Pedagang tempe keliling asal Desa Sriminosari ditodong di jalan sepi. Sumber: Agus Sahroni

FREENTALK – Hari itu, Minggu 19 Mei 2024, menjadi hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh Anas, seorang pedagang tempe keliling berusia 33 tahun.

Seperti biasa, Anas berkeliling dari desa ke desa di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai, menghantarkan pesanan para pelanggannya. Namun, perjalanan malam itu berubah menjadi mimpi buruk saat ia melintas di jalan Desa Srigading.

Anas yang tinggal di Dusun II Desa Sriminosari, baru saja menyelesaikan pengiriman tempe di sekitar pasar malam Desa Srigading.

“Saya memilih jalan belakang pasar malam karena jalan utama dipenuhi parkir motor dan digunakan sebagai lahan parkir oleh panitia,” cerita Anas kepada wartawan, mengenang kejadian malam itu, Jumat 24 Mei 2024.

Dengan mengendarai motor roda tiga merk Tossa bertuliskan “TEMPE BAROKAH” Anas melintas di jalan sepi di belakang pasar. Ia tidak pernah menyangka bahwa keputusan itu akan menempatkannya dalam bahaya.

“Sepertinya pelaku sudah mengetahui bahwa saya akan melintasi jalan tersebut, mungkin mereka sudah menyanggong di situ sejak lama,” ujar Anas dengan nada lelah.

Dua orang tiba-tiba muncul dari kegelapan. Mereka mengendarai motor Vega hitam berlis biru. “Satu berbadan gempal tinggi, mungkin sekitar 30 tahun, dan yang satunya kurus agak kecil, kira-kira 20 tahun,” Anas menggambarkan pelaku.

Tanpa peringatan, kedua pria tersebut langsung menodongkan pistol dan senjata tajam ke arahnya.

Anas tidak punya pilihan selain menyerahkan uang tunai sebesar Rp.2.500.000,00 yang baru saja diperolehnya dari hasil berjualan. Namun, kekerasan tetap terjadi. Anas mengalami luka goresan senjata tajam di bagian perutnya.

“Setelah berhasil melakukan kejahatan, kedua pelaku kabur dengan motor Vega ke arah jalan poros yang bisa menuju ke Dusun Waybandar dan Mbakaran Desa Mandala Sari,” lanjutnya.

Dengan wajah yang masih menyiratkan ketakutan dan kesedihan, Anas berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku.

“Kepada pihak kepolisian, saya berharap para pelaku begal yang sudah meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polsek Labuhan Maringgai dan Mataram Baru segera bisa tertangkap, dan diberikan hukuman atas perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” pintanya.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung
2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung
Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai
Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak
IWO Lampung Timur Salurkan Sembako di Tengah Sorotan Oknum LSM dan Wartawan Abal-abal
Pesulap Merah Diteror Telepon Pinjol, Diblokir Muncul Nomor Baru
Polisi Ungkap Kronologi Penangkapan Oknum LSM Pemeras Penjual Kosmetik di Lampung Timur

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:33 WIB

951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:44 WIB

Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:03 WIB

2.670 Kasus, Lampung Timur Tertinggi Angka Cerai di Lampung

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:15 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, Pelaku Diamankan Polisi dan Warga di Labuhan Maringgai

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kakek 77 Tahun Diamankan Polres Way Kanan atas Dugaan Pencabulan terhadap Anak

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800