Jelang Idul Adha, Gas 3 Kg di Lampung Utara Langka, Harga Tembus Rp. 50 Ribu

- Penulis Berita

Rabu, 12 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Gas Elpiji 3 Kg di Lampung Utara langka.
Sumber: Jurnal Polisi

Gas Elpiji 3 Kg di Lampung Utara langka. Sumber: Jurnal Polisi

FREENTALK – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Tabung gas elpiji 3 kg di Kabupaten Lampung Utara masih tetap langka meski pemerintah daerah telah melaksanakan operasi pasar. Sebelumnya, Dinas Perdagangan, melakukan upaya tersebut, namun belum mendapatkan hasil yang maksimal.

Masyarakat terutama dari kalangan menengah ke bawah, masih kesulitan untuk mendapatkan gas melon tersebut. Di lapangan, harga gas elpiji bersubsidi ini tetap tinggi, membuat warga harus merogoh kocek lebih dalam.

Dikutip Freentalkcom dari Jurnal Polisi pada Rabu, 12 Juni 2024, warga mengaku sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg. Jika pun ada, harganya mencapai Rp35 ribu per tabung di pusat ibu kota kabupaten tertua di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih bang mencari disini. Kalau pun ada harganya bisa selangit, itu mencarinya sulit. Untuk disekitaran Kotabumi telah menyentuh Rp. 35 ribu, sebelumnya hanya Rp. 22 – Rp. 25 ribu saja,” ujar Ani, warga Kotabumi, Senin 10 Juni 2024.

Harga di luar kota lebih tinggi lagi, mencapai yakni mencapai Rp. 50 ribu per tabung, sementara harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah hanya Rp. 18 ribu per tabung.

“Selain sulit, disini harganya tinggi. Enggak tau juga penyebabnya apa, selama ini hanya membeli di warung karena pangkalan tidak ada,” kata Amin, warga Kecamatan Bukit Kemuning.

Masyarakat berharap ada solusi konkret untuk mengatasi kelangkaan ini, terutama menjelang perayaan Idul Adha 1445 H. Mereka butuh persiapan untuk memasak gulai, membuat kue, dan ketupat.

“Hari Senin, kita umat Islam kan akan merayakan lebaran haji. Ini hari besar umat Islam, jadi butuh persiapan seperti memasak gulai, buat kue dan ketupat,” terangnya.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:34 WIB

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800