Muzani: Wartawan Harus Perjuangkan Kebenaran dan Kepentingan Rakyat

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengenang nilai dasar profesi wartawan saat menerima audiensi PWI Pusat di Gedung DPR/MPR.

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, bersama Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melakukan pertemuan dengan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026)./Sorong Today

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, bersama Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melakukan pertemuan dengan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026)./Sorong Today

Esensi jurnalisme, menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani, bukan sekedar soal menulis berita, melainkan keberpihakan pada kebenaran dan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. Nilai itu, kata dia, harus tetap hidup meski seseorang telah berpindah peran.

Pernyataan itu disampaikan Muzani saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026) sore.

Mengutip Sorong Today, Muzani mengaku dirinya tidak pernah benar-benar meninggalkan dunia kewartawanan, meski kini berada di ranah politik dan kenegaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak pernah merasa terpisah dari wartawan. Hati saya sampai sekarang masih wartawan,” ujar Muzani.

Ia kemudian mengenang pengalaman masa mudanya saat mengikuti ujian wartawan muda PWI DKI Jakarta pada 1991. Salah satu pertanyaan dalam ujian itu, menurutnya, masih melekat hingga kini.

“Salah satu pertanyaannya adalah, jika dalam meliput kita menemukan kecelakaan di tengah jalan, mana yang didahulukan, membantu korban atau menulis berita?” ujar Muzani.

Baca Juga :  510 Mahasiswa STIS Jalani Pelatihan Pendataan Pascabencana

Saat itu, ia memilih menolong korban terlebih dahulu, baru kemudian menulis berita. Pilihan tersebut, kata Muzani, didasarkan pada prinsip kemanusiaan yang harus berada di atas segala kepentingan.

“Menjadi wartawan itu bukan sekedar profesi, tapi panggilan hati. Artinya memilih untuk mengatakan yang benar itu benar, dan yang salah itu salah,” tegas Muzani, yang pernah menjadi wartawan majalah Amanah dan penyiar radio Ramako.

Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut sejalan dengan spirit Persatuan Wartawan Indonesia sejak berdiri. Muzani menyinggung Kongres PWI 1946 di Solo yang menempatkan pers sebagai alat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa.

“Di PWI wartawan itu disebut pejuang sebab memperjuangkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi,” tuturnya.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menilai refleksi yang disampaikan Ketua MPR RI menjadi pengingat penting bagi insan pers di tengah perubahan lanskap media saat ini.

“Apa yang disampaikan Ketua MPR menunjukkan bahwa jurnalisme sejati selalu bertumpu pada kebenaran dan kemanusiaan. Nilai-nilai inilah yang terus kita jaga di PWI,” ujar Munir, yang juga Ketua Dewas LKBN Antara.

Baca Juga :  510 Mahasiswa STIS Jalani Pelatihan Pendataan Pascabencana

Menurut Munir, PWI hingga kini tetap merawat nilai-nilai luhur para pendiri sebagai rumah besar wartawan Indonesia yang menjaga tradisi perjuangan dan kontribusi pers bagi kemajuan bangsa.

Dalam pertemuan itu, Muzani juga menyinggung pergeseran praktik jurnalistik di era digital, di mana peran pewarta tidak lagi hanya dijalankan media arus utama, tetapi juga netizen dan konten kreator.

“Dari pemberitaan mereka kita mengetahui bahwa ada bantuan yang belum sampai dan penanganan yang belum optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menyampaikan audiensi tersebut juga menjadi bagian dari komunikasi PWI dengan pimpinan lembaga negara menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten.

“Kami secara resmi mengundang Ketua MPR RI untuk dapat hadir pada peringatan Hari Pers Nasional. Kehadiran beliau tentu akan menjadi kehormatan dan penguat semangat insan pers dalam menjalankan peran kebangsaan,” kata Zulmansyah, yang juga Ketua Panitia HPN 2026.

Penulis : Hadi Jakariya

Editor : Hadi Jakariya

Sumber Berita: Sorong Today

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Rotasi Jabatan di Lampung Timur, Ini Daftar Pejabat yang Baru Dilantik
Data Komdigi: Setengah Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual
Wamen Komdigi: Bikin Media Kini Mudah, Tantangannya Bertahan dan Bisa Dijual
Wapres Gibran Tinjau 5 Fasilitas Kampung Nelayan di Lampung Timur
YouTube Rancang Penonaktifan Akun Anak dan Penghentian Iklan Remaja
Lonjakan Nikah 2023–2025 Tembus 667 Ribu, Kemenag Jamin Layanan KUA Tetap Jalan Saat WFA
Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Lamtim Temukan Harga Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu/Kg
Aturan Malam Takbiran Idulfitri di Bali saat Berbarengan dengan Nyepi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:11 WIB

Ada Rotasi Jabatan di Lampung Timur, Ini Daftar Pejabat yang Baru Dilantik

Senin, 18 Mei 2026 - 02:34 WIB

Wamen Komdigi: Bikin Media Kini Mudah, Tantangannya Bertahan dan Bisa Dijual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:57 WIB

Wapres Gibran Tinjau 5 Fasilitas Kampung Nelayan di Lampung Timur

Kamis, 23 April 2026 - 10:59 WIB

YouTube Rancang Penonaktifan Akun Anak dan Penghentian Iklan Remaja

Rabu, 1 April 2026 - 19:32 WIB

Lonjakan Nikah 2023–2025 Tembus 667 Ribu, Kemenag Jamin Layanan KUA Tetap Jalan Saat WFA

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Komunitas Digital Mulai Mengamati Perkembangan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Disebut Punya Karakter Visual Yang Kuat Mahjong Ways Dan Obrolan Santai Yang Sering Muncul Online Pemain Online Berbagi Cerita Ringan Tentang Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Menjadi Bagian Dari Tren Digital Terbaru Mahjong Wins 3 Dan Momen Random Yang Menarik Perhatian Pengguna Komunitas Menyoroti Keunikan Fitur Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Jadi Bahan Diskusi Di Kalangan Pemain Digital Mahjong Ways Dan Gelombang Minat Baru Dari Komunitas Online Mahjong Wins 3 Mulai Banyak Dibicarakan Pada Jam Malam Pengguna Digital Menemukan Hal Menarik Di Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Tren Yang Terlihat Semakin Kuat Mahjong Ways Jadi Pusat Perhatian Dalam Obrolan Komunitas Mahjong Wins 3 Disebut Sering Muncul Di Media Sosial Mahjong Ways Dan Kisah Ringan Yang Dibagikan Pemain Online Forum Digital Kembali Membahas Perkembangan Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Menarik Perhatian Karena Gaya Permainannya Mahjong Wins 3 Jadi Salah Satu Tren Komunitas Digital Mahjong Ways Dan Tren Online Yang Terus Berkembang Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Obrolan Komunitas Digital Pengguna Online Mulai Melirik Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Yang Sering Dibahas Mahjong Ways Muncul Di Berbagai Diskusi Pemain Online Komunitas Menyoroti Ritme Permainan Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Disebut Punya Ciri Khas Yang Mudah Diingat Mahjong Wins 3 Dan Tren Baru Yang Mulai Populer Mahjong Ways Kembali Jadi Bahan Pembahasan Digital Pemain Online Berbagi Cerita Menarik Tentang Mahjong Wins 3 Mahjong Wins 3 Menjadi Salah Satu Topik Paling Sering Dicari Mahjong Ways Dan Fenomena Baru Yang Ramai Dibahas Pengguna Mahjong Wins 3 Mulai Sering Muncul Di Berbagai Forum Online Pola Permainan Mahjong Ways Menjadi Bahan Obrolan Komunitas Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Digital Yang Sering Diceritakan Mahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Pengguna Online Aktivitas Komunitas Malam Hari Terkait Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Muncul Sebagai Topik Baru Di Ruang Diskusi Digital Komunitas Online Menyoroti Perubahan Tren Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Kebiasaan Pemain Yang Mulai Berubah Pengguna Platform Digital Membahas Momen Unik Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Jadi Perbincangan Karena Fitur Yang Mudah Dikenali