Ketua PWI Lampung Timur Tanggapi Kontroversi Kritik Hairul Azman terhadap Program Zaiful Bokhari

- Penulis Berita

Rabu, 22 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ketua PWI Lampung Timur Muklis

Ketua PWI Lampung Timur Muklis

FREENTALK – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur, Muklis, memberikan pandangannya terkait perbincangan hangat di media sosial yang muncul akibat pernyataan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Hairul Azman, dan Mantan Bupati, Zaiful Bokhari.

Hairul Azman sebelumnya mengkritik program kreatif yang dijalankan Zaiful Bokhari saat menjadi Bupati, dengan menyebut program tersebut tidak mendidik dan menyengsarakan rakyat.

Menanggapi hal ini, Zaiful Bokhari, yang pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Timur, membela diri. Ia menegaskan bahwa Hairul Azman tidak memahami aturan yang berlaku dan menyatakan bahwa program kreatif tersebut dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19, memberikan banyak manfaat kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam merespons situasi ini, Ketua PWI Lampung Timur, Muklis, menekankan pentingnya komunikasi yang baik antarpejabat dan penyampaian informasi yang tepat kepada publik.

“Pernyataan yang tidak tepat dan tidak berdasar hanya akan menimbulkan kebingungan di masyarakat. Seharusnya, setiap pejabat publik berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, apalagi yang berkaitan dengan program pemerintah yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Muklis, Rabu 22 Mei 2024.

Muklis juga menyoroti pentingnya menghargai kerja keras dan usaha yang dilakukan selama masa pandemi.

“Program-program yang dibuat saat itu tentunya telah melalui berbagai pertimbangan dan bertujuan untuk membantu masyarakat di tengah situasi yang sulit. Sangat disayangkan jika ada pihak yang tidak memahami konteks dan manfaat dari program tersebut,” tambahnya.

Muklis menegaskan bahwa dirinya tidak membela siapa pun, namun menekankan pentingnya untuk tidak menyebarkan kebingungan di masyarakat.

Muklis berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan mengajak semua pihak untuk bekerja sama membangun Kabupaten Lampung Timur yang lebih baik.

“Mari kita fokus pada upaya bersama untuk kesejahteraan masyarakat dan menghindari pernyataan yang dapat memecah belah,” pungkas Muklis.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800