Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui keunggulan Real Madrid setelah timnya tersingkir dari Liga Champions dengan agregat 6-3. City kalah 3-1 di leg kedua perempat final di Santiago Bernabeu, pada Rabu 19 Februari atau kamis dini hari WIB.
“Kami menerimanya. Tim terbaik yang menang. Saya ucapkan selamat kepada Real Madrid, dan sekarang kami fokus ke Premier League,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi Manchester City Official.
City datang ke Madrid dengan defisit satu gol setelah kalah 3-2 di leg pertama. Namun, mereka kembali kesulitan mengimbangi permainan Los Blancos. Guardiola mengakui timnya hanya tampil baik dalam sebagian kecil pertandingan.
“Dalam 180 menit, kami hanya bermain bagus selama 30 atau 35 menit, sisanya kami kesulitan. Kami datang ke sini dalam keadaan tertinggal satu gol, lalu kehilangan John (Stones) karena cedera. Itu membuat semuanya semakin sulit menghadapi kualitas yang mereka miliki,” tambahnya.
Guardiola juga menyoroti kekuatan skuat Madrid yang tak hanya bertumpu pada Kylian Mbappe.
“Bukan hanya Mbappe, mereka punya banyak pemain. Mereka memiliki tim yang fantastis. Kami tidak pantas lolos. Ini pertama kalinya kami tidak menjalani musim Liga Champions yang fantastis.,” tegasnya.
Meski kecewa, Guardiola tetap menilai perjalanan City di Liga Champions selama beberapa musim terakhir sudah membanggakan.
“Kami beruntung bisa berada di sini selama bertahun-tahun dan pernah memenangkannya sekali. Kami harus menerima bahwa musim ini kami memang tidak cukup baik,” ungkapnya.***