Sejumlah E-Wallet Mendapat Teguran dari Menkominfo soal Judi Online, LinkAja Langsung Beri Klarifikasi

- Penulis Berita

Minggu, 13 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ilustrasi. Sumber: LinkAja

Ilustrasi. Sumber: LinkAja

Beberapa e-wallet terkemuka di Indonesia, termasuk LinkAja, mendapat teguran dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, terkait dugaan memfasilitasi transaksi judi online. Menteri Kominfo menyebut lima platform yang diduga terlibat, yakni DANA, OVO, Gopay, LinkAja, dan Shopeepay, dengan jumlah transaksi judi yang mencapai angka fantastis.

LinkAja, yang disebut memiliki transaksi judi online terbesar keempat dengan nominal Rp65,45 miliar dan 80.171 transaksi, segera memberikan klarifikasi. Chief Executive Officer LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, dengan tegas membantah tudingan tersebut.

“Kami sampaikan bahwa LinkAja tidak pernah memfasilitasi segala bentuk aktivitas atau transaksi keuangan mencurigakan termasuk judi online,” ujar Yogi dalam pernyataan resminya, Sabtu, 12 Oktober, dikutip dari VOI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yogi menambahkan, LinkAja berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mencegah praktik judi online. Sesuai dengan arahan Bank Indonesia, perusahaan telah menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko secara ketat.

Bahkan, untuk menunjukkan komitmen tersebut, LinkAja mengoptimalkan sistem deteksi fraud (FDS) mingguan dan melaporkan transaksi mencurigakan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Tak hanya itu, sistem keamanan platform ini juga terus diperkuat dengan fitur pencegahan aplikasi palsu, autentikasi ganda, enkripsi data, dan pemantauan aktivitas pengguna.

Seperti diketahui, teguran Kominfo ini menyoroti perlunya peran aktif e-wallet dalam memberantas judi online, dengan pemerintah berharap penyedia layanan lebih waspada dalam memantau aktivitas pengguna dan transaksi yang mencurigakan.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB