LAMPUNG TIMUR — Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 setelah menyelesaikan agenda Sekolah Jurnalistik IWO (Sejiwo) di Sekretariat IWO, Jalan Ir Sutami Km 61, Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, Jumat (26/12/2025).
Rakerda tersebut diikuti anggota dan pengurus IWO Lampung Timur. Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Lampung Edi Arsadad bersama Bendahara PW IWO Lampung Reza Zikri Fauzian juga turut hadir dan mengikuti jalannya rapat kerja.
Dalam Rakerda itu, pengurus membahas sejumlah program kerja, termasuk pengembangan Sejiwo. Program tersebut direncanakan tidak hanya dalam bentuk pelatihan internal, tetapi dikembangkan menjadi beberapa sub kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejiwo ke depan akan menyasar sekolah-sekolah dengan berkolaborasi dengan forum literasi yang ada di daerah. Rencana tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2026 mendatang dengan metode yang telah disepakati dalam rapat.
Ketua IWO Lampung Timur Andono dalam rapat tersebut juga menyinggung rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Ia menyebut seluruh anggota IWO wajib mengikuti UKW jika mendapat kesempatan di tahun 2026 nanti.
Menurut Andono, kebiasaan menerapkan kerja jurnalistik yang profesional dan sesuai kode etik menjadi modal penting bagi wartawan, termasuk saat mengikuti UKW.
“Selalu latihan, biar nanti saat ikut UKW bisa lancar, dan lulus,” ungkapnya.
Sementara itu, Bendahara PW IWO Lampung Reza Zikri Fauzian menilai materi pelatihan Sejiwo perlu diperluas. Karena hal ini, Ia juga menyebut selama ini banyak jurnalis lebih terlalu fokus pada liputan kecelakaan, politik, dan korupsi.
“Mungkin ke depan, agar pelatihan tidak itu-itu saja bisa juga ke soal berita ekonomi,” kata Reza.
Menurut dia, liputan ekonomi dapat memberi nilai tambah bagi wartawan, termasuk membuka relasi yang lebih luas.
“Akan ada banyak relasi yang datang ke kita,” ujarnya.
Reza menambahkan, pejabat pemerintah dapat menjadi mitra strategis bagi wartawan sebagai sumber referensi yang bernilai, dengan tetap menjaga independensi dalam kerja jurnalistik.
Penulis : Deri Kurnia Pratama
Editor : Hadi Jakariya




















