Amukan Api Hanguskan Bangunan Asrama Ponpes Minhahut Thullab Way Jepara

- Penulis Berita

Selasa, 19 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

FREENTALK-Amukan api telah menghanguskan satu ruangan asrama putra di Pondok Pesantren Minhajuth Thullab III, Desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur pada Senin 18 Maret 2024 malam. Api melanda asrama tersebut saat para santri meninggalkannya untuk melaksanakan salat tarawih. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Ruang asrama santri pria menjadi korban utama dari kobaran api yang menghanguskan sebagian besar pakaian dan peralatan belajar para santri.

Eko, salah seorang wali santri, mengungkapkan bahwa dia mengetahui kebakaran tersebut melalui media sosial saat hendak pergi ke masjid untuk salat tarawih. Dengan cepat, dia menuju lokasi kebakaran untuk memastikan keselamatan anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pas di rumah hendak ke masjid tarawih, belum berangkat, melihat kebakaran melalui medsos setelah saya amati ko pondok tempat anak saya belajar, saya langsung kelokasi,”  jelas Eko.

Berdasarkan penjelasan salah seorang pengasuh pondok pesantren, Fahimul Fuad, ruang asrama yang terbakar merupakan asrama kelas VII dan berdekatan dengan Puskesmas Way Jepara.

Saat kebakaran terjadi, sebagian besar santri sedang melaksanakan salat tarawih di masjid yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Meskipun demikian, ada tujuh santri yang sengaja tinggal di pondok karena sedang menjalankan jadwal piket. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun sejumlah pakaian dan peralatan untuk belajar agama turut menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya beberapa pakaian dan peralatan keperluan ngaji yang terbakar. Untuk penyebab Fahim belum bisa menjelaskan,” kata Fahim.

Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, usai mengetahui peristiwa kebakaran tersebut juga langsung turun ke lokasi untuk memantau situasi.

Dia menyatakan bahwa api baru berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Dari peristiwa kebakaran tersebut, Bupati Dawam berjanji akan meningkatkan jumlah armada pemadam kebakaran, terutama di wilayah Way Jepara, guna mengantisipasi kejadian serupa di masa depan.


“Kedepan akan kami upayakan penambahan mobil kebakaran khususnya di wilayah yang jauh dari Pemda seperti Way Jepara dan sekitarnya. Agar jika terjadi kebakaran segera teratasi,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:34 WIB

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800