Ahmad Muhaimin Resmi Jadi Ketua Umum ALSHCI Periode 2026–2030

Ditetapkan dalam MUNAS II di Jakarta, Ahmad Muhaimin menggantikan Eko Kuswanto dan memimpin ALSHCI hingga 2030.

- Penulis Berita

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI) resmi menetapkan Ahmad Muhaimin, sebagai Ketua Umum periode 2026–2030./Muklasin

Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI) resmi menetapkan Ahmad Muhaimin, sebagai Ketua Umum periode 2026–2030./Muklasin

Jakarta — Asosiasi Lembaga Survei dan Hitung Cepat Indonesia (ALSHCI) resmi menetapkan Ahmad Muhaimin, M.Si sebagai Ketua Umum periode 2026–2030. Ia menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dr. Eko Kuswanto, M.Si.

Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) II ALSHCI yang digelar di The Acacia Hotel, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

MUNAS II ALSHCI menjadi forum evaluasi organisasi, konsolidasi nasional, sekaligus perumusan arah baru lembaga survei dan hitung cepat di tengah dinamika demokrasi serta percepatan transformasi teknologi data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan rilis yang diterima di Lampung Timur, Minggu (25/1/2026), MUNAS II dihadiri pengurus, Dewan Etik, serta pimpinan lembaga survei anggota ALSHCI dari berbagai daerah. Ahmad Muhaimin terpilih secara musyawarah mufakat.

Ahmad Muhaimin dikenal aktif di bidang riset dan penguatan metodologi survei. Ia dinilai memiliki kapasitas membawa ALSHCI lebih adaptif menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan tuntutan publik terhadap akurasi data.

Baca Juga :  Soal Konflik Gajah di Way Kambas, Pemerintah Siapkan Tanggul 11 Km

Dalam sambutannya, Ahmad Muhaimin menegaskan arah kepemimpinannya akan berfokus pada integritas metodologi, peningkatan kapasitas peneliti, serta penguatan kolaborasi lintas lembaga.

“ALSHCI harus menjadi rujukan etik dan metodologi, bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi publik. Di era banjir data dan informasi cepat, kejujuran metodologi dan transparansi menjadi nilai utama,” ujar Ahmad Muhaimin.

Dukungan terhadap kepemimpinan baru datang dari sejumlah perwakilan lembaga riset anggota ALSHCI. Hasanudin Muhammad dari Forssa (Forum Riset Sakai Sambayan) menilai terpilihnya Ahmad Muhaimin sebagai sinyal penguatan arah intelektual organisasi.

“Ke depan, tantangan lembaga survei bukan hanya soal akurasi angka, tetapi bagaimana riset mampu memberi makna bagi pengambilan kebijakan dan pendidikan publik. Kami berharap ALSHCI di bawah kepemimpinan baru dapat menjadi ruang tumbuh bagi riset yang beretika, kritis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” ungkap Hasanudin.

Sementara itu, Andi Nugroho dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) menekankan pentingnya konsistensi standar dan solidaritas antar lembaga survei.

Baca Juga :  Soal Konflik Gajah di Way Kambas, Pemerintah Siapkan Tanggul 11 Km

“ALSHCI memiliki peran strategis untuk menjaga marwah lembaga survei di tengah derasnya informasi instan. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat standardisasi, meningkatkan literasi publik tentang survei, serta mendorong kolaborasi antar lembaga agar tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Andi.

Didi Wahyudi dari Lembaga Survei Kuadran juga menilai MUNAS II sebagai momentum menuju organisasi yang lebih profesional dan berkelanjutan.

“ALSHCI harus tampil sebagai organisasi modern yang responsif terhadap perubahan teknologi, namun tetap berpijak pada prinsip ilmiah. Harapannya, kepengurusan baru dapat memperkuat sistem internal, pembinaan anggota, dan menjadikan ALSHCI semakin dipercaya oleh publik dan pemangku kepentingan,” kata Didi.

MUNAS II ALSHCI turut memberikan apresiasi kepada Dr. Eko Kuswanto, M.Si atas kontribusinya selama memimpin organisasi. Di bawah kepemimpinannya, ALSHCI memperluas jaringan ke daerah, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membangun fondasi etik lembaga survei.

Penulis : Muklasin

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

140 Siswa MI Labuhanratu 4 Diedukasi BNN, Ini Pesan yang Harus Diingat Anak-anak
Dewan Pers Tegaskan Batas Penggunaan AI dalam Kerja Jurnalistik
Lampung Perkuat Konservasi Lewat Perhutanan Sosial
Kodim 0429 Lamtim Bersihkan Pantai Mutiara Baru, Gerakan Digelar Serentak
Tinggalkan Cabai dan Tomat, 50 Petani Bandar Agung Pilih Budidaya Tembakau
Anak-anak Rentan Jadi Sasaran di Dunia Maya, Ini yang Diwaspadai Pemerintah
Pemerintah Siapkan 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 di Berbagai Daerah
Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:57 WIB

140 Siswa MI Labuhanratu 4 Diedukasi BNN, Ini Pesan yang Harus Diingat Anak-anak

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:08 WIB

Dewan Pers Tegaskan Batas Penggunaan AI dalam Kerja Jurnalistik

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:51 WIB

Lampung Perkuat Konservasi Lewat Perhutanan Sosial

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:31 WIB

Kodim 0429 Lamtim Bersihkan Pantai Mutiara Baru, Gerakan Digelar Serentak

Senin, 22 Juni 2026 - 19:40 WIB

Tinggalkan Cabai dan Tomat, 50 Petani Bandar Agung Pilih Budidaya Tembakau

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800