Kemendikdasmen Tunjuk 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi, Ini Misi Besarnya untuk Pendidikan Indonesia

Pelantikan perdana menjadi langkah awal pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai model pendidikan inovatif yang berpihak pada potensi terbaik peserta didik.

- Penulis Berita

Jumat, 7 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) perdana di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta. (Foto: Kemendikdasmen)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) perdana di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta. (Foto: Kemendikdasmen)

LAMPUNG TIMUR – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi melantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) perdana. Pelantikan ini menjadi tonggak awal lahirnya para pemimpin sekolah yang akan mengembangkan model pendidikan berbasis potensi akademik maupun nonakademik peserta didik di berbagai daerah Indonesia.

Pelantikan yang digelar di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, menandai dimulainya penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai satuan pendidikan yang dirancang untuk memberikan layanan terbaik bagi peserta didik dengan kemampuan di atas rata-rata. Kehadiran para kepala sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi pelopor peningkatan mutu pendidikan nasional.

Seperti yang dikutip freentalk.com melalui laman resmi Kemendikdasmen, sebanyak 17 kepala sekolah akan bertugas di Subulussalam, Banyumas, Otorita Ibu Kota Nusantara, Minahasa Utara, Tidore Kepulauan, Bone Bolango, Bogor, Cianjur, Gowa, Kupang, Tarakan, Donggala, Bolaang Mongondow, Jepara, Buton Tengah, Tebo, dan Tanjung Jabung Timur. Seluruhnya merupakan hasil seleksi nasional yang diselenggarakan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan bersama unit terkait di lingkungan Kemendikdasmen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pelantikan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi pendidikan Indonesia. Menurutnya, Sekolah Nasional Terintegrasi hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk mengembangkan talenta unggul melalui layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

“Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia. Saudara-saudara adalah kepala sekolah pertama Sekolah Nasional Terintegrasi yang akan menjadi pelopor dalam menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi generasi unggul Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan, Sekolah Nasional Terintegrasi tidak dibangun untuk menciptakan kesan eksklusif dalam dunia pendidikan. Sebaliknya, sekolah ini dirancang sebagai pusat pembelajaran yang mampu menjadi rujukan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.

“Menjadi pionir tentu tidak selalu mudah, tetapi Bapak dan Ibu akan menjadi bagian dari sejarah pendidikan Indonesia. Saya berharap Saudara-saudara dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh dedikasi, kreativitas, dan semangat kolaborasi sehingga Sekolah Nasional Terintegrasi benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi generasi terbaik bangsa,” pesan Mendikdasmen.

Semangat tersebut juga tercermin dari para kepala sekolah yang baru dilantik. Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi 13 Bolaang Mongondow, Budiardjo Mamonto, menyatakan siap menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas melalui kolaborasi dan pemanfaatan transformasi digital.

“Saya tertarik mengambil tantangan baru untuk bersama-sama memajukan bangsa melalui pendidikan. Kami akan membangun kolaborasi agar pembelajaran di Sekolah Nasional Terintegrasi benar-benar sesuai dengan kebutuhan murid dan mampu mendukung pemerataan pendidikan yang bermutu di Indonesia,” ujar Budiardjo.

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi 11 Tarakan, Friny Napasti. Ia berharap Sekolah Nasional Terintegrasi dapat berkembang menjadi pusat pengembangan talenta di daerah yang melahirkan lulusan berkarakter, berprestasi, serta memiliki daya saing global.

“Saya ingin berkontribusi membangun fondasi Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai pusat keunggulan di daerah. Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terus menguat agar visi besar Sekolah Nasional Terintegrasi dapat terwujud,” tutur Friny.

Meta Deskripsi: Kemendikdasmen resmi melantik 17 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi perdana untuk memimpin sekolah pengembangan talenta unggul di berbagai daerah Indonesia.

Penulis : Hadi Jakariya

Editor : Atika Dian T

Sumber Berita: Kemendikdasmen

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur
Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES
KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian
KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC
Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api
Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan
Kejar Swasembada Pangan, Kementan Percepat Tanam Serentak di 25 Provinsi
PALUGADA PHE OSES Olah 2,6 Ton Sampah Jadi Pakan Ikan, Omzet Capai Rp14,7 Juta per Siklus

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:10 WIB

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur

Selasa, 22 September 2026 - 01:32 WIB

Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIB

Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api

Rabu, 2 September 2026 - 09:13 WIB

Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800