Pemda Lampung Timur Luncurkan Gerakan Pangan Murah 2024, Begini Tujuannya

- Penulis Berita

Rabu, 6 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

FREENTALK – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DKP-TPHP), menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2024 di Desa Nampirejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa 5 Maret 2024.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengendalikan dampak inflasi di daerah tersebut dan menjaga stabilitas pasokan harga pangan pokok, baik di tingkat produsen maupun konsumen. Selain di Kecamatan Batanghari, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di tiga lokasi lain.

Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dan terdampak inflasi untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran,” ujar Dawam Rahardjo.

Gerakan pangan murah ini juga bertujuan untuk membuka peluang komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Semoga dapat memberikan akses pangan murah kepada masyarakat yang terdampak inflasi, sehingga menciptakan transaksi ekonomi dan stabilitas harga di pasaran menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2024,” tambah Bupati Lampung Timur dalam keterangan resmi yang diterima pada 6 Maret 2024.

Sementara itu, Kabid DKP-TPHP Lampung Timur, Jupriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari oleh Keputusan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, Nomor 01/TS.02.01/B/I/2024 tentang Petunjuk Teknis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) tahun 2024.

Lokasi pelaksanaan kegiatan SPHP GPM tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan prioritas di 38 ibu kota provinsi dan 150 kabupaten atau kota yang menjadi barometer inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK).

Di Kecamatan Batang Hari, Lampung Timur, pada saat kegiatan berlangsung, jumlah paket yang dibagikan mencakup Beras SPHP 3 Ton dengan harga Rp10.600/KG, Minyak Goreng 96 Pcs seharga Rp12.500/Bungkus 800 Ml, Gula Pasir seharga Rp16.000/KG, Bawang Merah seharga Rp22.000/Kg, Bawang Putih seharga Rp28.000/Kg, Telur seharga Rp28.000/Kg, Tepung Terigu 30 Pcs dengan harga Rp10.000-an, Cabe Merah seharga Rp70.000/Kg, dan Cabe Rawit dengan harga Rp50.000/Kg.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800