Heboh di Media Sosial, Kalender 2024 ada Kesamaan dengan Tahun 1996

- Penulis Berita

Sabtu, 13 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

FREENTALK – Seiring berjalannya waktu, kita dihadapkan pada sebuah fenomena unik yang tengah viral di media sosial. Kalender terkini tahun 2024 rupanya memiliki kemiripan yang mencengangkan dengan kalender yang kita kenal pada tahun 1996. Apa yang membuat kalender ini begitu istimewa? Mari kita telusuri bersama.

Tahun 2024 menjadi momen yang patut diperhatikan bagi para individu yang lahir pada tanggal 29 Februari, dikenal sebagai para ‘leapers’. Keunikan ini tidak hanya terletak pada tanggal lahir mereka yang langka, tetapi juga pada fenomena kalender yang mereka alami.

Dikutip freentalkcom dari berbagai sumber, kesamaan antara kalender tahun 1996 dan 2024 sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perhatikan bahwa tanggal 1 Januari 2024 jatuh pada hari Senin, mirip dengan situasi pada tanggal 1 Januari 1996. Apa yang mendasari fenomena ini?

Seorang pensiunan profesor matematika bernama KV Narayana, yang memiliki keahlian dalam ‘Teori Bilangan’, memberikan penjelasan ilmiah. Menurutnya, tahun 2024 mengulang pola kalender serupa dengan tahun 1996, dan ini bukan kebetulan. Pola ini muncul setiap 28 tahun, khususnya pada tahun kabisat.

Berbicara tentang tahun kabisat, perlu dipahami bahwa tahun ini memiliki 366 hari, satu hari lebih banyak dibandingkan tahun biasa yang hanya memiliki 365 hari.

Fenomena tahun kabisat muncul setiap empat tahun untuk menyesuaikan panjang sebenarnya satu tahun yang sekitar 365,25 hari. Hal ini dicapai dengan menambahkan satu hari ekstra pada bulan Februari.

Namun, aturan tahun kabisat memiliki pengecualian khusus untuk tahun abad seperti tahun 1900. Meskipun seharusnya tahun kabisat, penambahan satu hari setiap empat tahun akan menyebabkan penambahan tiga hari ekstra setiap siklus 400 tahun.

Para ahli matematika menjelaskan bahwa tahun abad hanya dianggap sebagai tahun kabisat jika bisa dibagi habis oleh 400.

Dengan siklus kalender tahun kabisat yang berulang setiap 28 tahun, tahun 2024 akan muncul kembali pada tahun 2052 dan 2080. Ini menyoroti keunikan dan ketertarikan tersendiri dari fenomena kalender ini.

Sebagai tambahan, tahun kabisat 2024 memiliki awal yang istimewa, dimulai pada hari Senin dan berakhir pada hari Selasa.

Tidak hanya itu, tahun ini, sebagai tahun genap dengan angka-angka genap (2, 0, dan 4), merupakan hasil kali dari dua bilangan genap berurutan, yaitu 44 kali 46.

Fenomena ini menjadi pembahasan menarik untuk mereka yang tertarik pada keteraturan matematika dan kalender.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Seskoad Ingatkan Warga Sukandana Tak Bakar Lahan
Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT
Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur
Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai
Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya
Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan
951 Pinjol Ilegal Dihentikan, Satgas PASTI dan OJK Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun Akibat Serangan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Karang Taruna Negara Nabung Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Pria Ditemukan Tewas di Atas Parit Rumah Warga Lampung Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sempat Viral di Media Sosial, Persoalan di SMA Teladan Way Jepara Berakhir Damai

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Pria Pakai Baju Wanita Saat Karnaval 17 Agustus Hukumnya Haram, MUI Jelaskan Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dewan Pers Sesalkan Ucapan Hotman Paris, Ingatkan Hormati Wartawan

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB