
FREENTALK – Minum teh setelah makan adalah kebiasaan yang populer di banyak tempat, dari warung bakso hingga rumah makan, di mana teh manis seringkali menjadi pelengkap kenikmatan setelah hidangan.
Namun, meskipun minum teh setelah makan telah menjadi rutinitas bagi banyak orang, kita perlu menyadari bahwa kebiasaan ini dapat memiliki efek negatif pada penyerapan nutrisi, seperti seng dan magnesium, yang terkandung dalam makanan.
Selain menghambat penyerapan nutrisi, minum teh setelah makan juga dapat meningkatkan produksi asam lambung, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti GERD dan gastritis.
Kekurangan zat besi akibat minum teh setelah makan bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kelelahan, kelemahan, sesak napas, kulit pucat, daya tahan tubuh rendah, dan denyut jantung yang tidak teratur.
Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah yang tepat agar tidak menghambat penyerapan nutrisi saat kita tetap ingin menikmati teh setelah makan.

Ditulis oleh: Hadi Jakariya
Disunting oleh: Hadi Jakariya
Hadi Jakariya
Mudik Aman, Ini Titik Pos Pengamanan dan Pelayanan Polres Lampung Timur untuk Lebaran 2025 (11,047)
3 Kampung Janda Terkenal di Indonesia, Nomor 2 Bikin Sedih (5,031)
Lagi di Suatu Tempat Ada Kucing Liar Mendekat, Apa ya Tandanya? Ini Penjelesannya (2,581)
Sering Dikira Muslim, 9 Artis Indonesia Ini Ternyata Beragama Hindu (2,161)
7 Provinsi dengan Jumlah Janda Muda Terbanyak di Indonesia, Jawa Barat Paling Tinggi (1,627)
Danau Kemuning Sribhawono, Wisata yang Menawarkan Kesejukan (1,465)
Tidak ada komentar