140 Siswa MI Labuhanratu 4 Diedukasi BNN, Ini Pesan yang Harus Diingat Anak-anak

BNN memberikan edukasi kepada siswa MI Labuhanratu 4 tentang bahaya narkoba, pencegahan bullying, dan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak.

- Penulis Berita

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Septina Apsari Dewi, memberikan edukasi kepada siswa MI Miftahul Huda, Desa Labuhanratu 4, Lampung Timur, mengenai bahaya narkoba, pencegahan bullying, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, Selasa (28/7/2026). (Foto: Agus S)

Narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Septina Apsari Dewi, memberikan edukasi kepada siswa MI Miftahul Huda, Desa Labuhanratu 4, Lampung Timur, mengenai bahaya narkoba, pencegahan bullying, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, Selasa (28/7/2026). (Foto: Agus S)

LAMPUNG TIMUR – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Labuhanratu 4, Kecamatan Labuhanratu, Kabupaten Lampung Timur, menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya narkoba, pencegahan bullying, serta pentingnya bermedia sosial secara bijak. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 140 siswa yang terdiri dari kelas IV hingga kelas VI, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan edukasi menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Septina Apsari Dewi. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sejak usia dini sebagai upaya membangun generasi yang sehat dan terbebas dari narkotika.

Septina Apsari Dewi menjelaskan bahwa narkoba merupakan zat yang dapat merusak kesehatan fisik maupun mental apabila disalahgunakan. Selain menimbulkan ketergantungan, penyalahgunaan narkoba juga dapat mengganggu perkembangan otak, menurunkan prestasi belajar, serta merusak masa depan anak.

Ia juga mengingatkan para siswa agar selalu berhati-hati dalam menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak dikenal. Menurutnya, anak-anak tidak boleh sembarangan menerima pemberian karena dikhawatirkan mengandung zat berbahaya atau bahan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Selain materi tentang narkoba, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Siswa diajak untuk saling menghormati, tidak mengejek teman, serta berani melaporkan kepada guru apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan.

Dalam kesempatan yang sama, pemateri turut mengajak siswa menggunakan media sosial secara bijak. Anak-anak diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak membagikan data pribadi, serta menggunakan media sosial untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Baca Juga :  Berawal dari Open BO di MiChat, 8 Pelaku Pemerasan Diciduk Polisi di Mataram Baru

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut karena dinilai mampu menambah wawasan dan meningkatkan kewaspadaan siswa terhadap berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, baik dari penyalahgunaan narkoba maupun dampak negatif penggunaan media sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh narkoba, menjauhi perilaku bullying, serta menjadi pelajar yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial di kehidupan sehari-hari.

Penulis : Agus S

Editor : Hadi Jakariya

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur
Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES
KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian
KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC
Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api
Musim Kemarau Tiba, Warga Lampung Timur Diminta Tak Bakar Lahan
Kejar Swasembada Pangan, Kementan Percepat Tanam Serentak di 25 Provinsi
PALUGADA PHE OSES Olah 2,6 Ton Sampah Jadi Pakan Ikan, Omzet Capai Rp14,7 Juta per Siklus

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:10 WIB

PHE OSES Kembangkan Demplot Mangrove 2 Hektare untuk Lindungi Pesisir Lampung Timur

Selasa, 22 September 2026 - 01:32 WIB

Mantan Jurnalis Tempo Danya Dewanti Jadi Head Comrel and CID PHE OSES

Sabtu, 5 September 2026 - 18:35 WIB

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Kamis, 3 September 2026 - 18:13 WIB

KKL Binsat Dikreg LXVIII Seskoad Tinjau Kesiapan Operasional Yonif TP 943/DPC

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIB

Cegah Karhutla Meluas, Warga Lampung Timur Diajak Kenali Sumber Api

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800