Gadget: Pembunuh Sunyi di Balik Layar! Begini Cara Anak Muda Perlahan Kehilangan Kesehatannya

- Penulis Berita

Kamis, 31 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💵 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Ilustrasi. Sumber: freepik

Ilustrasi. Sumber: freepik

Opini Hadi Jakariya – Siapa sih yang nggak punya gadget? Di era digital sekarang ini, gadget sudah jadi semacam kebutuhan primer bagi banyak orang, terutama anak muda.

Mulai dari bangun tidur, mereka mungkin langsung cek notifikasi, terus scrolling sosial media, nonton video, chatting, hingga ketiduran sambil menatap layar.

Gadget kini ibarat pisau bermata dua, di satu sisi memudahkan, tapi di sisi lain diam-diam mematikan. Kenapa? Karena penggunaan berlebihan ini bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik kita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kenyamanan teknologi yang menyelimuti kita, ternyata ada harga mahal yang harus dibayar, yaitu kesehatan fisik yang terkikis secara perlahan.

Yuk, kita bahas secara rinci tentang apa saja dampaknya serta bagaimana data dan fakta yang mendukung opini ini.

1. Fakta Penggunaan Gadget yang Berlebih

Riset dari Pew Research Center menunjukkan bahwa lebih dari 95% anak muda di seluruh dunia memiliki akses ke smartphone, dan hampir 45% dari mereka mengaku “selalu online” atau setidaknya hampir setiap saat.

Di Indonesia, sebuah studi dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2022 mengungkapkan bahwa lebih dari 80% penduduk Indonesia adalah pengguna internet aktif, dan sebagian besar didominasi oleh generasi muda.

Ini menggambarkan bahwa gadget sudah menjadi bagian dari hidup mereka yang sulit untuk dipisahkan.

Namun, yang menjadi masalah adalah berapa banyak waktu yang dihabiskan anak muda di depan layar.

Rata-rata anak muda di seluruh dunia menghabiskan waktu sekitar 7-8 jam sehari menggunakan gadget untuk berbagai aktivitas, termasuk belajar, hiburan, dan komunikasi.

Hal ini ternyata melebihi batas wajar yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan, yaitu tidak lebih dari 2-3 jam sehari. Lebih dari itu? Siap-siap saja dengan risiko kesehatan yang mengintai.

2. Dampak pada Postur Tubuh dan Tulang Belakang

Pernah dengar istilah “text neck”? Ini adalah fenomena di mana leher dan bahu terus-menerus membungkuk akibat terlalu sering menatap layar gadget yang posisinya lebih rendah dari mata.

Postur tubuh yang buruk ini, kalau dibiarkan, bisa menyebabkan gangguan pada tulang belakang. Data dari The Journal of Physical Therapy Science menunjukkan bahwa 75% remaja yang menggunakan gadget lebih dari 4 jam sehari berisiko mengalami nyeri pada leher dan bahu.

Selain itu, text neck ini nggak cuma masalah postur lho, tapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan jangka panjang pada tulang belakang.

Bayangkan, leher kita yang biasanya menopang kepala dengan berat 4-5 kilogram kini dipaksa membungkuk lebih dari 30 derajat selama berjam-jam. Ini sama saja memberi tekanan lebih dari 27 kilogram ke leher kita! Ngeri kan?

3. Dampak pada Kesehatan Mata

Anak muda yang banyak menatap layar gadget juga rentan terhadap masalah kesehatan mata, seperti Computer Vision Syndrome (CVS) atau sindrom penglihatan komputer.

Gejalanya berupa mata kering, penglihatan kabur, hingga sakit kepala. American Optometric Association mengungkapkan bahwa CVS dapat terjadi ketika seseorang menatap layar selama lebih dari dua jam tanpa jeda.

Menurut penelitian dari National Eye Institute, sinar biru dari layar gadget dapat menyebabkan kerusakan sel retina dan meningkatkan risiko degenerasi makula.

Artinya, paparan sinar biru yang berlebihan ini bisa mempercepat penuaan mata. Dalam jangka panjang, anak muda yang sering bermain gadget berpotensi mengalami masalah penglihatan lebih dini, bahkan berisiko kebutaan di usia muda jika tidak ditangani dengan baik.

4. Risiko Obesitas dan Penurunan Kesehatan Fisik

Coba bayangkan, anak muda duduk berjam-jam di depan layar, jarang bergerak, dan sering ngemil tanpa sadar. Lama-kelamaan, gaya hidup ini berpotensi menyebabkan obesitas.

Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), penggunaan gadget yang berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas pada remaja.

Ketika seseorang duduk terlalu lama dan kurang bergerak, metabolisme tubuh jadi melambat, sehingga kalori yang masuk tidak terbakar dengan baik dan akhirnya menumpuk menjadi lemak.

Selain itu, obesitas pada anak muda juga berkaitan dengan risiko penyakit lainnya, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Mirisnya, gaya hidup sedentari seperti ini membuat anak muda cenderung kehilangan kebugaran fisik.

Data dari Journal of Physical Activity and Health menemukan bahwa anak muda yang menggunakan gadget lebih dari 6 jam per hari memiliki kebugaran fisik yang lebih rendah dibandingkan mereka yang aktif bergerak.

5. Gangguan Tidur

Gadget sering kali dianggap sebagai “teman tidur” bagi banyak anak muda. Padahal, cahaya biru yang dipancarkan layar gadget dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur.

Akibatnya, tubuh jadi kesulitan untuk merasa ngantuk, dan pola tidur pun berantakan.

Sebuah riset dari Sleep Foundation menyatakan bahwa 90% remaja yang menggunakan gadget sebelum tidur mengalami masalah tidur, seperti sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau merasa tidak segar saat bangun.

Kurang tidur ini tentu bisa berdampak buruk pada kesehatan mental, konsentrasi, hingga produktivitas sehari-hari.

6. Gangguan Psikologis dan Sosial

Selain dampak fisik, gadget juga punya dampak psikologis dan sosial yang nggak boleh diremehkan.

Banyak anak muda yang kecanduan gadget menunjukkan tanda-tanda gangguan kecemasan dan depresi.

Terlalu sering melihat kehidupan “sempurna” di media sosial membuat mereka merasa kurang percaya diri dan selalu ingin tampil sempurna, hingga mempengaruhi kesehatan mental.

Selain itu, penelitian dari Journal of Social and Clinical Psychology menemukan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan bisa mengganggu hubungan sosial.

Anak muda yang terlalu asyik dengan gadget cenderung lebih sulit berinteraksi langsung, kehilangan kemampuan komunikasi, bahkan lebih rentan merasa kesepian meskipun terlihat selalu “online”.

Bagaimana Mengurangi Dampak Negatif Gadget?

Mengurangi penggunaan gadget tentu bukan hal yang mudah, terutama di era yang serba digital ini.

Namun, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampaknya:

  1. Tetapkan Batasan Waktu
    Tentukan waktu maksimal dalam sehari untuk menggunakan gadget, misalnya tidak lebih dari 3 jam.
  2. Istirahat Mata dengan Teknik 20-20-20
    Setiap 20 menit, alihkan pandangan sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini bisa membantu mengurangi ketegangan mata.
  3. Gunakan Fitur Night Mode atau Filter Sinar Biru
    Aktifkan mode malam atau filter sinar biru di gadget agar mata tidak terlalu terpapar cahaya biru.
  4. Biasakan Aktivitas Fisik
    Cobalah untuk menyempatkan bergerak, berolahraga, atau sekadar berjalan-jalan. Ini bisa membantu menjaga kebugaran tubuh.
  5. Jangan Gunakan Gadget Sebelum Tidur
    Hindari penggunaan gadget minimal 1 jam sebelum tidur agar tidur lebih nyenyak dan berkualitas.

Gadget memang menawarkan banyak kemudahan, tapi bukan berarti kita harus bergantung sepenuhnya padanya.

Penggunaan gadget yang berlebihan bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan fisik kita, terutama bagi anak muda yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Yuk, mulai bijak dalam menggunakan gadget, supaya bisa menikmati manfaatnya tanpa harus mengorbankan kesehatan kita. Karena pada akhirnya, teknologi seharusnya memudahkan hidup kita, bukan merusaknya.***

Follow WhatsApp Channel freentalk.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi ke Lampung: Silaturahmi atau Menjaga Api Politik Tetap Menyala?
Drama Comeback : Persib Bungkam Bhayangkara FC 4-2
Bhayangkara FC Kunci Mahkota Persib Bandung Raih Treble Winner
DPD PGK Lamsel Apresiasi A Burhanuddin Masuk Dewan Pendidikan Lampung
Saatnya Indonesia Menggerakkan GNB untuk Meredakan Konflik Iran–Israel dan AS
HMI Lampung Selatan Bersihkan Gedung Eks Kolonial 1883, Dorong Jadi Cagar Budaya
Alasan Tekanan Demonstran, HMI Pertanyakan Konsistensi Kepemimpinan Wali Kota
Pilkada oleh DPRD sebagai Jalan Tengah Memperbaiki Demokrasi dan Menekan Biaya Politik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jokowi ke Lampung: Silaturahmi atau Menjaga Api Politik Tetap Menyala?

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:33 WIB

Drama Comeback : Persib Bungkam Bhayangkara FC 4-2

Kamis, 30 April 2026 - 09:10 WIB

Bhayangkara FC Kunci Mahkota Persib Bandung Raih Treble Winner

Selasa, 14 April 2026 - 01:01 WIB

DPD PGK Lamsel Apresiasi A Burhanuddin Masuk Dewan Pendidikan Lampung

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:41 WIB

Saatnya Indonesia Menggerakkan GNB untuk Meredakan Konflik Iran–Israel dan AS

Berita Terbaru

Berita Terbaru Lampung Timur

IWO Lampung Timur Sosialisasi Hoaks dan Kekerasan Anak di SMPN 1 Labuhan Maringgai

Jumat, 7 Nov 2025 - 13:06 WIB

Tim KKL Wilhan Karhutla Dikreg LXVII Seskoad menyerahkan hasil penelitian kepada Pemda dan Kodim Lampung Timur, Sabtu (5/9/2026). Foto: Agus S

Nasional

KKL Wilhan Karhutla Serahkan Hasil Penelitian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:35 WIB

PETIR800 LOGIN PETIR800 Strategi Oura Menang Starlight Princess 1000 Pragmatic Play Medan Tuntungan Rahasia Multiplier Besar Mahjong Ways 2 Pg Soft Paling Gacor Medan Cara Analisa Tepat Gates Of Olympus Petir Merah X500 Viral Terbaru Trik Pecahan Besar Wild Bounty Showdown Cair Ratusan Juta Sumatera Utara Bocoran Jam Hoki Koi Gate Habanero Wilayah Delitua Paling Akurat Kisah Viral Gamer Binjai Tembus Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Hari Ini Update Rtp Live Sweet Bonanza Terpercaya 2026 Dan Teknik Simbol Emas Keberanian Rekt Main Game Digital Di Tanjung Morawa Cair Fantastis Pola Gacor Mahjong Ways Ala Pro Player Mobile Legends Indonesia Ampuh Teknik Rahasia Menang Besar Wild Bandito Pg Soft Jam Tiga Subuh Medan Bocoran Pola Mahjong Ways 2 Pecahan Besar Percut Sei Tuan Viral Rahasia Scatter Naga Mahjong Wins 3 Gacor Malam Ini Deli Serdang Trik Jitu Starlight Princess 1000 Pragmatic Play Paling Cair Medan Analisa Akurat Rtp Live Gates Of Olympus Terbaru Tahun 2026 Jam Gacor Bermain Wild Bounty Showdown Pg Soft Medan Helvetia Strategi Menang Permainan Digital Sweet Bonanza X100 Terbukti Ampuh Kisah Sukses Gamer Stabat Tembus Ratusan Juta Lewat Mahjong Ways Panduan Fitur Simbol Emas Koi Gate Habanero Paling Lengkap Medan Teknik Pancingan Multiplier Besar Mahjong Wins 3 Medan Marelan Bocoran Jam Hoki Main Game Online Terpercaya Di Sumatera Utara Makna Bermain Game Online Sebagai Bagian Dari Hiburan Dan Interaksi Digital Game Online Mengajarkan Arti Kerja Sama Komunikasi Dan Kebersamaan Memahami Arti Game Online Dari Sudut Pandang Hiburan Dan Pengalaman Sosial Bermain Game Online Bukan Sekadar Hiburan Tetapi Juga Ruang Belajar Digital Game Online Dan Makna Kebersamaan Yang Tumbuh Di Dalam Komunitas Pemain Makna Game Online Bagi Generasi Digital Yang Terbiasa Dengan Interaksi Virtual Game Online Sebagai Media Ekspresi Kreativitas Dan Relasi Di Era Modern Arti Bermain Game Online Dilihat Dari Pengalaman Tantangan Dan Proses Belajar Game Online Membawa Makna Baru Dalam Cara Pengguna Menikmati Waktu Luang Bermain Game Online Dengan Bijak Membantu Menciptakan Pengalaman Digital Yang Positif Game Online Terviral 2026 Mulai Ramai Dibahas Di Komunitas Digital Fenomena Game Online Viral Yang Mendadak Mencuri Perhatian Pengguna Internet Game Online Paling Viral Jadi Topik Hangat Di Tengah Tren Hiburan Digital Deretan Game Online Terviral Yang Mulai Dikenal Luas Oleh Pengguna Mobile Game Online Viral Membawa Tren Baru Dalam Dunia Hiburan Digital Modern Popularitas Game Online Terviral Tumbuh Seiring Ramainya Komunitas Gaming Game Online Yang Sedang Viral Muncul Dengan Konsep Dan Gaya Yang Berbeda Tren Game Online Terviral Mulai Mengubah Kebiasaan Pengguna Digital Game Online Viral Jadi Sorotan Setelah Ramai Diperbincangkan Di Media Sosial Gelombang Game Online Terviral Membawa Warna Baru Ke Ekosistem Hiburan Online Penghasilan Dari Game Online Mulai Dilirik Sebagai Bagian Dari Ekonomi Digital Game Online Membuka Peluang Penghasilan Melalui Streaming Konten Dan Komunitas Dari Hobi Ke Penghasilan Game Online Mendorong Munculnya Profesi Digital Baru Peluang Penghasilan Dari Game Online Tumbuh Bersama Industri Kreator Digital Content Creator Game Online Mulai Memanfaatkan Komunitas Untuk Membangun Penghasilan Streaming Game Online Jadi Salah Satu Jalur Penghasilan Di Era Digital Modern Esports Dan Kompetisi Game Online Membuka Peluang Penghasilan Bagi Pemain Keahlian Bermain Game Online Bisa Dikembangkan Menjadi Peluang Kerja Digital Komunitas Game Online Mendorong Munculnya Peluang Monetisasi Dan Kolaborasi Industri Game Online Membawa Peluang Penghasilan Baru Bagi Generasi Digital Etika Bermain Game Online Membantu Menciptakan Komunitas Digital Yang Lebih Sehat Sikap Sportif Menjadi Dasar Penting Dalam Interaksi Di Dunia Game Online Berkomunikasi Dengan Sopan Membuat Pengalaman Game Online Lebih Nyaman Menghargai Pemain Lain Jadi Bagian Dari Etika Dalam Game Online Modern Etika Digital Dalam Game Online Dimulai Dari Sikap Tanggung Jawab Pemain Menghindari Perilaku Toxic Membantu Menjaga Lingkungan Game Online Tetap Positif Bermain Game Online Dengan Bijak Juga Berarti Menjaga Batas Dan Waktu Privasi Dan Keamanan Akun Menjadi Bagian Penting Dari Etika Bermain Game Online Kerja Sama Dan Rasa Hormat Membentuk Budaya Positif Dalam Komunitas Game Online Aturan Sederhana Yang Membantu Pemain Menjaga Etika Saat Bermain Game Online